Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ILMU KEFARMASIAN DALAM DUNIA ISLAM Arini Khaerunnisa; Dimas Danang Indriatmoko
International Journal Mathla’ul Anwar of Halal Issues Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mathla’ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu farmasi saat ini telah berkembang dengan pesat, dan telah terjadi perubahan orientasi dalam perkembangan tersebut, yang dahulu berorientasi pada produk sekarang berorientasi pada pasien. Perkembangan ilmu farmasi ini tidak bisa dilepaskan dari dunia Islam. Turunnya Al-Qur’an serta ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW mengajarkan prinsip-prinsip pengobatan yang mengandung nilai-nilai yang tinggi dan mulia. Prinsip ini sama sekali menolak cara-cara pengobatan jahiliah yang berdasarkan pada nilai perdukunan serta cara lainnya yang tidak sesuai dengan syariat seperti yang telah dilakukan oleh orang terdahulu. Banyak tokoh-tokoh Islam yang menghidupkan ilmu farmasi serta ilmu-ilmu lain yang berkaitan dengannya sehingga ilmu farmasi dapat lebih berkembang dengan pesat. Tokoh-tokoh tersebut juga membentuk pondasi dalam perkembangan ilmu farmasi saat ini.
Penyuluhan DAGUSIBU Obat Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat di Desa Kutakarang – Cibitung, Kabupaten Pandeglang Eka Yulli Kartika; Arini Khaerunnisa; Dhyneu Dwi Jayanti; Eneng Elda Ernawati; Candra Junaedi; Dimas Danang Indriatmoko; Tarso Rudiana; Cory Novi; Agus Setiawan; Dwi Marwati Juli Siswanti; Gina Siti Nurhayati; Hadi Susilo; Swastika Oktavia
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.662

Abstract

Swamedikasi (pengobatan sendiri) meningkat dikalangan masyarakat, tidak terkecuali masyarakat di Desa Kutakarang, Cibitung Kabupaten Pandeglang. Hal ini perlu diimbangi dengan pengetahuan cara mengelola obat dengan baik dan benar agarr obat dapat memberikan efek terapeutik yang diharapkan dan menghindari kesalahan dalam penggunaan dan pengelolaan obat. DAGUSIBU adalah dapat, guna, simpan dan buang obat dengan benar merupakan salah satu upaya peningkatan penggunaan obat bagi masyarakat yang diselenggarakan melalui kegiatan pelayanan kesehatan oleh tenaga kefarmasian. Pelayanan kesehatan yang dapat diberikan tenaga kefarmasian kepada masyarakat yakni kegiatan pemberian informasi tentang penggunaan dan penyimpanan sediaan farmasi dan alat kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memahami cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat, serta memahami cara mengkonsumsi obat dengan baik dan benar. Metode yang digunakan adalah presentasi dan penyulihan. Peserta kegiatan sosialisasi tentang DAGUSIBU berjumlah 54 peserta. Para peserta yang hadir sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan dan aktif bertanya terkait penggunaan obat dan penanganannya. Harapan setelah Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu peserta dapat lebih memahami dalam mengkonsumsi dan mengelola obat dengan baik dan benar. Self-medication is increasing among the community, including the people in Kutakarang Village, Cibitung, Pandeglang Regency. This needs to be balanced with knowledge of how to administer drugs properly and correctly so that drugs can provide the expected therapeutic effect and avoid errors in drug use and management. DAGUSIBU is getting, using, storing and disposing of drugs properly is one of the efforts to increase the use of drugs for the community which is organized through health service activities by pharmacists. Health services that can be provided by pharmacists to the community are the activities of providing information about the use and storage of pharmaceutical preparations and medical devices. The purpose of this service was to increase public knowledge in understanding how to obtain, use, store and dispose of drugs, and understand how to take drugs properly and correctly. The method used is presentation and lecture. Socialization activities about DAGUSIBU went well. There were 54 participants in this activity. The participants who attended were very enthusiastic in listening to explanations and actively asked questions regarding the use of drugs and their treatment. The hope after this Community Service is that participants can have a better understanding of consuming and managing drugs properly and correctly.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Antihiperpigmentasi Serum Biji Alpukat (Persea americana Mill.) sebagai Inhibitor Enzim Tirosinase Fatimah Zahra; Arini Khaerunnisa; Dhyneu Dwi Jayantie; Eva Vauziah; Irfan Iryana
Journal of Pharmascience Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i2.21458

Abstract

Melanin merupakan pigmen utama yang memiliki fungsi melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet. Sintesis melanin berlebih dapat menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi. Kandungan utama dalam biji alpukat (Persea americana Mill) adalah katekin yang berpotensi sebagai inhibitor enzim tirosinase. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuat formulasi sediaan serum ekstrak biji P.americana Mill dan mengetahui bagaimana aktivitas penghambat enzim tirosinase. Sampel Biji P.americana di maserasi dengan etanol 70%. Diformulasi dengan tiga formula yaitu F0 sebagai basis, F1 formula dengan 50x nilai antioksidan, dan F2 formula dengan 100x nilai antioksidan. Uji stabilitas sediaan dilakukan selama 28 hari uji stabilitas sediaan meliputi uji organoleptis, viskositas, pH, daya sebar, dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan %rendemen ekstrak sebesar 13,168%. Hasil skrining fitokimia ekstrak Biji P. americana mengandung flavonoid, tanin, saponin, steroid dan alkaloid. Ekstrak biji P. americana memiliki nilai IC50 sebesar 22,26 ppm. Pengujian stabilitas sediaan serum ekstrak biji P. americana memiliki stabilitas yang baik. Aktivitas inhibisi enzim tirosinase F0, F1, F2 dan serum komersial memiliki nilai IC50 masing-masing sebesar 3274, 3585, 2809 dan 2165 ppm. Aktivitas inhibisi enzim tirosinase sediaan serum ekstrak biji P. americana mempunyai nilai IC50 yang paling baik berada pada sediaan serum dengan formula 100x nilai antioksidan. Kata Kunci: Alpukat, Antioksidan, Hiperpigmentasi, Serum, Tirosinase  Melanin is the main pigment that has the main function of protecting the skin from damage due to ultraviolet exposure, excess melanin synthesis can lead to the occurrence of hyperpigmentation. The main ingredients in Avocado Seeds (Persea americana Mill) are catechins which have potential as tyrosinase enzyme inhibitors. The aim in this study was to create a formulation of P. americana Mill seed extract serum preparation and to find out how tyrosinase enzyme inhibitor activity in P. americana seed extract serum preparations. A sample of P. americana seed was macerated with 70% ethanol. It is then formulated with three formulas namely F0 as the base, F1 formula with 50x the antioxidant value, and F2 formula with 100x the antioxidant value. A preparation stability test was performed over a 28-day preparation stability test covering organoleptic, viscosity, pH, dispersibility, and homogeneity assays. The tyrosinase enzyme inhibition assay was analyzed in vitro. Results of phytochemical screening of P. americana seed extract contain flavonoid group compounds, tannins, saponins, steroids and alkaloids. P. americana Seed Extract has an IC50 value of 22.26 ppm. Stability testing of serum preparation P. americana Seed extract has good stability. The inhibitory activity of tyrosinase enzyme F0, F1, F2 and commercial serum had IC50 values of 3274, 3585, 2809 and 2165 ppm respectively. The inhibitory activity of tyrosinase enzyme of serum preparation of P. americana seed extract had the best IC50 value in serum preparation with formula 100x antioxidant value.