Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru di SMA Negeri 1 Tembilahan Kota Provinsi Riau Evi Puspitasari; Nurmadia; Asmariani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 1 No 1 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v1i1.67

Abstract

Motivasi kerja dan kinerja guru memiliki keterkaitan yang erat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi kerja, bagaimana kinerja guru dan apakah ada pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah guru SMA Negeri 1 Tembilahan Kota sebanyak 54 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa angket/kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kolerasi sederhana, yaitu analisis deskriptif, Uji Validitas, Uji Reabilitas dan Uji-T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja di SMA Negeri 1 Tembilahan Kota dapat dikategorikan baik, dengan nilai rata-rata sebesar 80,4%, sementara kinerja guru juga termasuk dalam kriteria baik dengan nilai rata-rata sebesar 67%. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja (X) dan kinerja guru (Y). Hasil ini dikuatkan oleh nilai t-hitung sebesar 37.500, yang lebih besar dari t-tabel sebesar 1.675, dengan signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Artinya, motivasi kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja guru, yang dapat dianggap sangat baik.
Implementasi Manajemen Kearsipan Dalam Kinerja Tata Usaha Di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Enok Kabupaten Indragiri Hilir Putri Durrotus Saniah; Asmariani
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin melihat bagaimana implementasi manajemen kearsipan dalam kinerja tata usaha dan ingin melihat apa factor pendukung dan penghambat Implementasi Manajemen Kearsipan Dalam Kinerja Tata Usaha Di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Enok Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif yang menempuh tiga langkah secara bersama yaitu: Reduksi data (data reduction), Penyajian data (display data), Kesimpulan dan Verivikasi (conclusion drawing). Teknik Keabsahan Data menggunakan pendekatan, Member Check, Triangulasi, Menggunakan bahan Referensi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, maka diperoleh kesimpulan yaitu: Pertama: Kepala Madrasah telah melaksanakan dengan baik, mulai dari proses identifikasi jenis arsip, penetapan metode penyimpanan, Klasifikasi arsip dilakukan secara rapi dan terstruktur, sementara sistem penyimpanan diterapkan secara konsisten baik untuk arsip fisik maupun digital. Kepala madrasah menetapkan petugas arsip khusus yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pengamanan dokumen penting. Pencatatan arsip masuk dan keluar dilakukan secara tertib, dengan pengawasan langsung dari pimpinan. Standar penyimpanan pun dijaga dengan memperhatikan kondisi fisik ruang arsip, serta perlindungan dokumen dari kerusakan lingkungan. Dalam rangka menjaga mutu sistem, kepala madrasah secara berkala melakukan audit dan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Kedua, faktor pendukungnya adalah komitmen kepala madrasah, ketersediaan sarana prasarana, disiplin kerja staf tata usaha, serta mulai diterapkannya sistem digitalisasi. Faktor penghambatnya adalah, keterbatasan sumber daya manusia yang belum terampil dalam sistem digital, kurangnya pelatihan khusus, terbatasnya anggaran, kondisi sarana penyimpanan yang belum ideal.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMA Negeri 2 Enok Kabupaten Indragiri Hilir Risna Safitri; Suryani; Asmariani
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 2 Enok dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 2 Enok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian, strategi yang digunakan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru adalah pertama, memberikan peluang mengeksplorasi kemampuan dengan kegiatan MGMP. Kedua, menciptakan lingkungan kondusif dengan komunikasi terbuka dan transparan, pengembangan karakter, dan pemeliharaan fasilitas. Ketiga, membangun hubungan positif dengan keterbukaan dan komunikasi dua arah. Keempat, mendengarkan gagasan dan memberikan apresiasi dalam mendukung pengembangan potensi guru. Kelima, meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja. Keenam, memberikan reward dalam bentuk apresiasi dan kepercayaan. Ketujuh, mengevaluasi guru dengan menggunakan pendekatan humanis, Kedelapan, menyediakan pelatihan secara rutin. Kesembilan, melaksanakan supervisi terjadwal. Kesepuluh, memberikan umpan balik dengan menyediakan forum diskusi dan mengikut sertakan guru dalam refleksi. Adapun faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja guru yaitu: Pertama, kenyamanan dan keterbukaan. Kedua, pengembangan professional berkelanjutan dengan mengadakan pelatihan. Ketiga, kecerdasan emosional, yaitu mampu memahami situasi, mampu menyelesaikan konflik, dan memberikan motivasi kepada guru. Sedangkat faktor penghambat yaitu: pertama, rendahnya motivasi kerja guru, kedua, keterbatasan anggaran, ketiga, fasilitas yang kurang memadai.
Pengadaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Oleh Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok Nur Kumaya Sari; Asmariani; Maimunah
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksistensi penelitian ini untuk mengetahui bagaimana ketua yayasan melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Parit Surau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua yayasan dan seksi sarana dan prasarana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yayasan pondok pesantren miftahul huda parit surau belum mampu secara maksimal melakukan pengadaan sarana dan prasarana  dalam prosesnya yayasan pondok pesantren miftahul huda parit surau telah melakukan pembelian dengan cara mengumpulkan pengajuan kebutuhan dari lembaga-lembaga pendidikan, selanjutnya membuat sendiri barang yang dibutuhkan dengan menggunakan metode guna susun (kanibalisme) yaitu dengan memanfaatkan barang-barang yang rusak untuk dijadikan barang baru, selain itu yayasan pondok pesantren miftahul huda parit surau juga melakukan cara sewa menyewa untuk barang-barang yang anggarannya mahal dan tidak dipakai secara rutin, serta menerima hibah dari pihak lain dan dalam keadaan mendesak yayasan pondok pesantren miftahul huda parit surau menggunakan metode pinjam meminjam untuk memenuhi pengadaan sarana dan prasarana  pendidikan. Faktor yang mendukung berjalannya pengadaan sarana dan prasarana tersebut diantaranya: dukungan penuh dari dewan pengurus yayasan, jaringan dan relasi yang kuat, reputasi dan kepercayaan publik, ketersediaan sdm yang kompeten, visi dan misi yang jelas, partisipasi aktif masyarakat dan wali santri dan transparansi dan akuntabilitas. Sedangkan faktor yang menghambat berjalannya pengadaan sarana dan prasarana tersebut diantaranya: anggaran terbatas, lokasi yang terpencil, kualitas infrastruktur umum, keterbatasan ahli lokal, harga barang yang naik-turun, usia aset yang tua dan tantangan menjaga kualitas barang bantuan.  
Strategi Pemasaran Pendidikan Melalui Media Sosial Di Madrasah Aliyah Hizbul Wathan Keritang Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir Nurul Fadilah; Asmariani; Nur Komariah
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v2i2.313

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran pendidikan melalui media sosial di Madrasah Aliyah Hizbul Wathan dan mengetahui apa saja hambatan dalam strategi pemasaran pendidikan melalui media sosial di Madrasah Aliyah Hizbul Wathan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, humas dan pengelola akun media sosial. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh informasi yang diperlukan adalah dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran pendidikan melalui media sosial di Madrasah Aliyah Hizbul Wathan sebagai berikut: pertama plan, yaitu perencanaan strategi pemasaran dengan membentuk tim pengelola akun media sosial yang bertugas membuat dan mengunggah konten di media sosial. Kedua play, melaksanakan strategi pemasaran pendidikan dengan melibatkan organisasi-organisasi sekolah dalam membuat konten media sosial. Ketiga pattern, pola organisasi yang mendukung dengan cara mengunggah pemasaran Madrasah Aliyah Hizbul Wathan lewat media sosial pribadi guru-guru. Keempat positions, memperkuat posisi di masyarakat dengan membuat program yang berbeda dari sekolah lain. Kelima perspective, membangun citra yang baik dengan adanya lulusan yang baik sehingga memberikan sudut pandang baik dari masyarakat. Hambatan yang dilalui dalam strategi pemasaran pendidikan melalui media sosial di Madrasah Aliyah Hizbul Wathan sebagai berikut: kekurangan sumber daya manusia, belum ada sistem yang terstruktur, kurangnya fasilitas untuk produksi konten yang efektif dan perbaikan pengetahuan personal.
Efektivitas Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Dalam Menunjang Kompetensi Lulusan Santri Di Pondok Pesantren Ummul Qur’an Annurani Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Sindy Marsanda Putri; Suryani; Asmariani
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas pengelolaan sarana dan prasarana dalam menunjang kompetensi lulusan santri di Pondok Pesantren Ummul Qur‟an Annurani Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Fokus penelitian ini meliputi aspek pengadaan, inventarisasi, penataan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyimpanan sarana dan prasarana serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Ummul Qur‟an Annurani sudah berjalan cukup efektif, terutama dalam aspek pengadaan dan inventarisasi. Namun, pengawasan penggunaan dan pemeliharaan fasilitas masih belum optimal. Beberapa faktor pendukung di antaranya adalah komitmen pimpinan pesantren, partisipasi wali santri dan masyarakat, serta adanya bantuan dari pemerintah. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan dana, kurangnya SDM profesional, lemahnya pengawasan, serta terbatasnya ruang belajar yang memaksa penggunaan musholla sebagai ruang kelas. Dengan demikian, pengelolaan sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Ummul Qur‟an Annurani memiliki peran penting dalam menunjang pembentukan kompetensi lulusan santri, baik dari aspek Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan. Namun, upaya perbaikan dalam pengawasan, pemeliharaan, dan pengembangan fasilitas masih sangat dibutuhkan agar proses pendidikan berjalan optimal.
Peran Kepala Sekolah Dalam Supervisi Akademik Guru PAI di SD 016 Sungai Perak Tembilahan Riko Arianto; Asmariani; Maimunah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.4980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik terhadap guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 016 Sungai Perak Tembilahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) untuk menggambarkan kondisi nyata supervisi akademik yang dilaksanakan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah dan guru PAI sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai supervisor akademik melalui perencanaan program supervisi yang sistematis, pelaksanaan supervisi kelas secara individual dan kelompok, serta tindak lanjut berupa pembinaan profesional guru. Supervisi akademik berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru PAI, khususnya dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan tindak lanjut pembelajaran. Meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana, supervisi akademik di SD Negeri 016 Sungai Perak Tembilahan dilaksanakan secara berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran PAI.
Strategi Pengembangan Guru dalam Mewujudkan Pembelajaran Berkualitas Heri Susanto; Asmariani; Irjus Indrawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6025

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi pengembangan kompetensi guru dalam upaya mewujudkan pembelajaran yang bermutu. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research), yaitu teknik pengumpulan data yang bersumber dari berbagai bahan tertulis, seperti buku, artikel ilmiah, jurnal, serta dokumen lain yang relevan dengan fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pembelajaran merupakan aspek yang sangat diperhatikan dalam dunia pendidikan karena memiliki pengaruh signifikan terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, guru dituntut untuk menjalankan tugasnya secara profesional, yang memerlukan pemahaman dan wawasan yang kuat mengenai proses pembelajaran. Guru perlu memiliki gambaran yang komprehensif tentang bagaimana pembelajaran berlangsung, serta memahami faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat proses tersebut. Dengan pemahaman tersebut, tugas keguruan dapat dilaksanakan secara optimal dan mampu menghasilkan capaian pembelajaran sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Proses pembelajaran juga menuntut perhatian terhadap keberagaman karakter peserta didik, sehingga guru perlu menyesuaikan strategi dan pengelolaannya. Pembelajaran dapat dipandang sebagai suatu sistem, sehingga keberhasilannya ditentukan oleh berbagai komponen yang saling berkaitan, baik komponen internal yang berhubungan langsung dengan proses belajar mengajar maupun komponen eksternal. Di antara berbagai komponen tersebut, peran guru menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, karena guru merupakan ujung tombak yang berinteraksi secara langsung dengan peserta didik sebagai subjek sekaligus objek pembelajaran.