Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru PAK Terhadap Disiplin Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Nainggolan Tahun Pembelajaran 2023/2024 Lestari Aritonang; Malani Simanungkalit; Dame Taruli Simamora; Simion D. Harianja; Taripar Aripin Samosir
Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jpat-widyakarya.v1i4.1424

Abstract

The aim of this research is to determine the positive and significant influence of the Personality Competence of Religious Education Teachers on the Learning Discipline of Class VIII Students of SMP Negeri 2 Nainggolan for the 2023/2024 Academic Year. The method used in this research is a quantitative research method with descriptive statistics. The population is all students in class VIII of SMP Negeri 2 Nainggolan for the 2023/2024 academic year, totaling 67 people and the sample was determined to be 67 people so it is a research population. Data was collected using a positive closed questionnaire with 40 items. The results of data analysis show that there is a positive and significant influence of the Personality Competence of Religious Education Teachers on the Learning Discipline of Class VIII Students of SMP Negeri 2 Nainggolan in the 2023/2024 Academic Year: 1) Test the analysis requirements: a) positive relationship test obtained by the value rxy = 0.421 > rtable (a=0.05; CI=95%; n=67) = 0.244, thus it is known that there is a positive relationship between variable 05;dk=n-2=65) = 2,000, thus there is a significant relationship between variable b) Regression coefficient of determination test (r2) = 17.7%. 3) Test the hypothesis using the t test to obtain tcount > ttable, namely 3.742 > 2.000. Thus Ha is accepted and H0 is rejected.
Pengaruh Kreativitas Mengajar Guru Terhadap Keaktifan Belajar Pendidikan Agama Kristen Dan Budi Pekerti Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Pangururan Kabupaten Samosir Tahun Pembelajaran 2023/2024 Mencelina Sihotang; Simion D. Harianja; Limmarten Simatupang; Lustani Samosir; Risden Anakampun
Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/yudistira.v1i4.235

Abstract

The purpose of this study was to determine the positive and significant effect of teacher teaching creativity on the activeness of learning Christian Religious Education and Budi Pekerti of class VIII students of SMP Negeri 1 Pangururan in the 2023/2024 academic year. The method used is quantitative inferential descriptive statistics. The population is all VIII grade students of SMP Negeri 1 Pangururan in the 2023/2024 academic year, totaling 191 people. The research sample was determined by random sampling (random) and a sample of 38 people was determined, namely 20% of the population. Data were collected with a positive closed questionnaire of 36 items. Thus it is known that there is a positive relationship between teacher's teaching creativity and students' activeness in learning Christian Religious Education and Budi Pekerti. 1) Correlation test obtained the value of rxy = 0.796> rtable (=0.05, n=38) = 0.320. 2) Effect test: a) Regression determination coefficient test (r2) = 63.4%. b) Regression equation test, obtained regression equation Y ̂ = "13.81"+0.72X. 3) Hypothesis testing using the t test obtained tcount> ttable, namely 7.903> 2.021 Thus Ha is accepted and H0 is rejected. The results of data analysis show that there is a positive and significant effect of teacher teaching creativity on the activeness of learning Christian Religious Education and Budi Pekerti of class VIII students of SMP Negeri 1 Pangururan in the 2023/2024 academic year.
Spiritualitas Misi Ingwer Ludwig Nommensen: Sebuah Refleksi Perkembangan Misi di HKBP Dame Saitnihuta, Tapanuli Utara Simion D. Harianja; Rogate Artaida Tiarasi Gultom; Romauli Nababan; Jojor Silalahi
KURIOS Vol. 9 No. 1: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v9i1.641

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik misi Ingwer Ludwig Nommensen meliputi bidang penginjilan, kesehatan dan pendidikan serta pelaksanaannya di HKBP Dame Saitnihuta, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Jumlah jemaat di gereja HKBP Dame Saitnihuta sebanyak 81 kepala keluarga dan jumlah keseluruhan jemaat sebanyak 218 orang. Data dasar diperoleh dari Pimpinan Jemaat (full timer), Guru Jemaat, Penatua dan seluruh jemaat HKBP Dame Saitnihuta Penelitian ini menggunakan metode Snowball (pemilihan) untuk menjadi informan dalam penelitian ini. Hasil analisis data dan dokumen observasi HKBP Dame Saitnihuta yang dulu ditetapkan oleh Nommensen mengalami sedikit pergeseran. HKBP Dame Saitnihuta masih tetap menjalankan misi Nommensen. Namun sedikit berbeda dengan misi Nommensen pada masa awal. Program-program ataupun kegiatan yang dilakukan oleh Nommensen sedikit dimodifikasi oleh HKBP Dame Saitnihuta pada masa sekarang ini. Nommensen yang dahulunya hanya melakukan penginjilan di tanah Batak, maka HKBP sekarang ini melakukan penginjilan kepada orang-orang yang belum mengenal kekristenan. Beberapa hal yang telah Nommensen ajarkan, pada masa awal penginjilan yang dilakukannya tetap berjalan dan menjadi tolak ukur bagi HKBP Dame Saitnihuta untuk semakin mengembangkan jenis pelayanannya. Dengan ajaran Nommensen HKBP tetap maju dan menjadi suatu gereja yang besar, yang tetap setia mengabarkan Injil keselamatan sampai ke ujung dunia. 
Membentuk Gen Z sebagai agen perdamaian: Pedagogi pembebasan Paulo Freire dalam revitalisasi pendidikan gerejawi di Gereja-gereja arus utama Tapanuli Utara Pestaria Naibaho; Sandy Ariawan; Simion D. Harianja; Preciliana Harianja
KURIOS Vol. 11 No. 3: Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i3.1310

Abstract

Social violence, intergenerational intolerance, and a values crisis among young people represent concrete challenges facing Christian communities in North Tapanuli. Mainstream churches, predominantly composed of Batak denominations such as HKBP, have largely continued to apply unidirectional, transmissive, and ritually oriented church education models, thereby failing to optimally empower children as active subjects and agents of peace. This study aims to examine the relevance of Paulo Freire's liberating pedagogy for the revitalization of church education in the context of forming Gen Z children as agents of peace. Employing critical literature review and conceptual analysis, this study examines Freire's pedagogical framework, encompassing conscientização, dialogical pedagogy, and the critique of banking education, along with its limitations and implications for child theology and ecclesiology. The findings indicate that integrating liberating pedagogy into church education, grounded in the theology of imago Dei and the example of Christ, holds significant potential to foster peaceful character and critical consciousness among Gen Z children. This revitalization requires a shift from doctrinal transmission to a dialogical, transformative learning community.   Abstrak Kekerasan sosial, intoleransi antargenerasi, dan krisis nilai di kalangan generasi muda merupakan tantangan nyata bagi komunitas Kristen di Tapanuli Utara. Gereja arus utama yang didominasi oleh denominasi seperti HKBP masih cenderung menerapkan model pendidikan gerejawi yang bersifat satu arah, transmisif, dan ritualistik, sehingga belum optimal memberdayakan anak sebagai subjek aktif dan agen perdamaian. Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi pedagogi pembebasan Paulo Freire bagi revitalisasi pendidikan gerejawi dalam konteks pembentukan anak Gen Z sebagai agen perdamaian. Dengan menggunakan metode studi literatur kritis dan analisis konseptual, penelitian ini menelaah ke-rangka pedagogis Freire, mencakup conscientização, pedagogi dialogis, dan kritik atas banking education, beserta keterbatasannya dan implikasinya bagi teologi anak serta eklesiologi. Temuan menunjukkan bahwa integrasi pedagogi pembebasan dalam pendidikan gerejawi yang dijangkarkan pada teologi imago Dei dan teladan Kristus berpotensi signifikan membentuk karakter damai dan kesadaran kritis pada anak Gen Z. Revitalisasi ini mensyaratkan transformasi dari model transmisi doktrinal menuju komunitas belajar yang dialogis dan transformatif.