Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Masyarakat Dalam Mengembangkan Nilai Kearifan Lokal di Suku Baduy Mas Fierna Janvierna Lusie Putri; Dwi Septipane; Denti Sulistiawati; Kornelia Efriana Mumung
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5466

Abstract

Abstrak Artikel ini bertujuan tentang pengembangan nilai kearifan lokal yang berperan di dalam masyarakat suku Baduy. Sebelum pengetahuan modern terkait tentang pengembangan nilai kearifan lokal, masyarakat Indonesia juga telah mengenal tentang konsep pengembangan nilai kearifan lokal di desa Baduy dalam berbagai hal. Artikel ini menggunakan metode kajian sejarah, dengan menggunakan dan mempelajari suatu peristiwa-peristiwa yang atau kejadian-kejadian yang terjadi di masa lalu dengan berdasarkan jejak-jejak yang di hasilkan melalui beberapa tahap seperti diantaranya, heuristik, interpretasi, kritik, dan historiografi. Sehingga, menjelaskan bagaimana kearifan lokal dapat berperan dalam proses masyarakat setempat, dan juga peranan masyarakat dalam pengembangan nilai kearifan lokal ini sangat penting dalam mengimplementasikan di kehidupan bermasyarakat serta mampu menerapkan berbagai hal kebijakan dalam melestarikan kearifan lokal agar dapat berfungsi dengan baik di dalam masyarakat Baduy tersebut. Masyarakat Baduy, memiliki ciri kekhasan dalam cara pandang dan wawasannya mengenai lingkungan masyarakatnya, yang dimana kearifan lokal lebih luas cakupannya. Kearifan lokal dalam masyarakat sangat beragam dan bervariasi dalam pengetahuan, keterampilan, serta tingkah laku yang di lakukan masyarakat tertentu dalam mengembangkan kearifan lokal. Kata Kunci: Peranan, Masyarakat, Kearifan Lokal, Desa Baduy
Pengabdian Kepada Masyarakat: Edukasi Pengelolaan Sampah sebagai Media Pembelajaran Nilai Pancasila dan Green Citizenship di Pesantren Nurul Huda Kurniati, Pat; Susi, Susi; Septipane, Dwi; Rosalina, Ria; Febriansyah, Muhammad Raihan
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i4.969

Abstract

Permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, menjadi isu krusial yang juga dihadapi oleh lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ekologis dan menanamkan nilai-nilai Green Citizenship di lingkungan Pesantren Nurul Huda melalui program edukasi pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan nilai-nilai Pancasila dan ajaran keagamaan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif yang melibatkan penyampaian materi langsung kepada santri dan pengasuh, diikuti oleh evaluasi menggunakan instrumen kuesioner. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku ramah lingkungan, serta tumbuhnya kesadaran akan tanggung jawab ekologis sebagai bagian dari kewargaan. Sebagian besar responden merespons positif program ini dan mengakui keterkaitannya dengan nilai-nilai Islam, moralitas, dan kehidupan bermasyarakat di pesantren. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa belum meratanya kesadaran yang tumbuh dari dalam diri dan keterbatasan fasilitas pendukung. Kesimpulannya, edukasi pengelolaan sampah di pesantren berpotensi menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter santri yang berwawasan lingkungan, berjiwa Pancasila, dan bertanggung jawab sebagai warga negara yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Penguatan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi melalui Program Kampus Mengajar di SD Negeri Inpres 21 Sowi Revisika Revisika; Fitri Armiati; Dian Indriyani; Dwi Septipane; Gunawan Gunawan
Elevasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/elevasi.v2i1.136

Abstract

Basic education in peripheral areas continues to face various challenges, particularly in terms of literacy, numeracy, and the utilization of learning technologies (Pratiwi, 2021; OECD, 2019). SD Impres 21 Sowi in Manokwari Regency is one of the elementary schools experiencing limited resources, low student reading interest, and minimal use of technology-based learning media (Direktorat Sekolah Dasar, 2020; Nugroho & Prasetyo, 2022). The Kampus Mengajar program is part of the Merdeka Belajar policy, which involves university students in contributing directly to the improvement of basic education quality (Kemendikbud, 2020; Kemendikbudristek, 2021). This community service activity aims to strengthen the role of university students in supporting the learning process through literacy and numeracy assistance as well as technology adaptation at SD Impres 21 Sowi. The implementation method employs a participatory and collaborative approach through stages of observation, planning, implementation, and evaluation (Rahmawati & Susanto, 2020; Astuti & Lestari, 2022). The activities include reading and writing assistance, contextual numeracy learning, and the use of simple digital learning media (Widodo & Kadarwati, 2021; Nugroho & Prasetyo, 2022). The results indicate an increase in students’ learning interest, improvement in basic literacy and numeracy skills, and greater student engagement in the learning process. In addition, the program has a positive impact on strengthening the social and pedagogical competencies of university students (Yuliana & Hartono, 2022; Sutrisno & Widodo, 2022). The Kampus Mengajar program has proven to contribute positively to improving the quality of basic education, particularly in schools with limited facilities and infrastructure (Kemendikbudristek, 2022)