Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DESAIN E-KATALOG UMKM FESYEN “WOMANPRENEUR COMMUNITY” SURAKARTA DALAM TRANSFORMASI EKONOMI DIGITAL Nadia Sigi Prameswari; Maria Krisnawati; Pratama Bayu Widagdo; Karina Hanum Luthfia
Fashion and Fashion Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v12i2.74315

Abstract

UMKM di Indonesia terus mengalami perkembangan dan mampu menjadi garda terdepan dalam perkembangan perekonomian. Seperti pada komunitas UMKM yang tergabung dalam Womanpreneur Community (WPC) Surakarta. UMKM yang tergabung dengan WPC sebagian besar bergerak dalam bidang fesyen. Bidang fesyen mengalami pertumbuhan yang menjanjikan di pasaran dan termasuk ekspor andalan indonesia dalam memajukan perekonomian. Pemerintah juga sangat mendukung supaya UMKM mampu naik kelas dan mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas dengan beralih pada ekonomi digital. Sehingga perlu untuk memperbaiki citra UMKM fesyen di Indonesia, karena fesyen Indonesia turut melestarikan budaya yang dikenal hingga ke mancanegara dengan memakai kain batik sebagai mode fesyen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain e-katalog bagi UMKM yang tergabung dalam komunitas Womanpreneur Community (WPC) Surakarta sebagai media promosi sekaligus memperluas jaringan pemasaran digital. Metode yang digunakan dalam perancangan desain e-katalog adalah model prototype yang dikembangkan secara berkelanjutan berdasarkan analisis dengan pengguna. Adapun tahapan model prototype meliputi: (1) pengumpulan kebutuhan pengguna; (2) perancangan prototype; dan (3) evaluasi prototype. Hasil penelitian ini berupa E-Katalog yang telah di publish atau disebarluaskan melalui internet atau media sosial, UMKM yang tergabung dalam WPC juga telah mengetahui pembuatan E-katalog supaya nantinya dapat dikembangkan bila terdapat inovasi produk. Keunggulan yang dimiliki E-katalog sebagai media promosi dianggap mampu memasarkan layanannya secara online dengan lebih efektif dan efisien
Pemberdayaan Remaja Panti Asuhan Yatim Putri Siti Khadijah Melalui Pelatihan Konten Dakwah Berbahasa Inggris dengan Menggunakan Aplikasi Snapseed dan Canva Intan Permata Hapsari; Fatma Hetami; Karina Hanum Luthfia; Christianti Tri Hapsari; Setyarini Setyarini; Fasya Safira Maysarah; Devan Cikal Pramukti; Bintang Priyanto Putri
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan pembatasan kegiatan masyarakatuntukmengurangidampakpenyebaranCovid-19,strategipenyebarandakwahmengalamiperubahan yang signifikan. Dakwah yang dulunya dilakukan di masjid, di tabligh akbar, di radio,ataupun televisi, sekarang mulai bergeser ke media digital seperti website, instagram, Youtube,Twitter, Facebook, atau media digital lainnya. Kenyamanan dalam mengakses dakwah dimanapun,kapanpun, dan oleh siapapun menjadi keunggulan utama dakwah melalui media digital. Kondisi inisangat sesuai dengan pasar pengguna aktif sosial media di Indonesia yaitu sekitar 61, 8% dari totalpopulasi (Hootsuite, 2021).Inovasi penyebaran dakwah melalui media digital dianggap menjadialternatif solusi yang cukup efektif untuk menyasar semua generasi terutama generasi milenial.Dengan jumlah aktif pengguna internet yang mencapai 200 juta jiwa, jumlah konten kreatorYoutube selevel gold di Indonesia masih berkisar 600 channel (Makarim, 2020). Selain itu, kontenkreatif di Indonesia masih berkisar konten terkait prank, tutorial, musik, berita, atau web series.Masih sedikitnya konten kreator yang berfokus pada dakwah, membuka peluang besar bagi generasimillennial untuk mendalaminya. Untuk itu, pengabdian yangberfokus untuk memberdayakanremaja melalui pelatihan pembuatan konten dakwah menggunakan aplikasi terkini seperti Canvadan Snapseed sangat diperlukan. Sasaran program pengabdian ini adalah remaja putri panti asuhanSiti Khadijah, yang masih bersekolah di jenjang SMP dan SMA/SMK. Mereka merupakan gen Z yangsangat familiar dengan penggunaan teknologi informasi namun masih minim mendapat pelatihanpembuatan konten kreatif berbahasa Inggris yang memanfaatkan aplikasi terkini. Pemilihan pesertapelatihan ini didasarkan pada kebutuhan untuk membangun ketahanan generasi bangsa Indonesiamelalui gerakan pemberdayaan perempuan yang memfasilitasi penguatan keterampilan, kolaborasidan kebermanfaatan secara lebih luas. Metode ceramah, cooperative learning, dan group discussiondigunakansebagaimetodepelatihanpembuatankontenkreatifberbahasaInggrisdenganmenggunakanaplikasiCanvadanSnapseed.Denganmemaksimalkanpenggunaanteknologiinformasi, peserta pelatihan menunjukkan respon positif selama proses pelatihan, mereka aktifberusaha untuk dapat menguasai aplikasi dan menghasilkan konten dakwah yang menunjukkanstyle mereka sebagai generasi Z. Walaupun mengalami sedikit kendala teknis seperti koneksi wifiyangkurangstabildandeviceyangkurangmendukung,pesertabertumbuhdarimemahamipenggunaan aplikasi untuk kebutuhan pribadi seperti eksistensi di media sosial menjadi memahamipenggunaan aplikasi untuk kebermanfaatan yang lebih besar yaitu untuk penyebaran dakwah. Daripelatihan yang berfokus pada hasil visual dua dimensi seperti poster atau photo untuk konten 2314dakwah, pelatihan selanjutnya dapat difokuskan untuk memberi pelatihan pembuatan kontenkreatif dakwah yang menghasilkan ceramah generasi milenial berbahasa Inggris.Kata Kunci:pemberdayaan, perempuan, konten dakwah, Snapseed, Canva