Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Agroforestri di Lahan Gambut untuk Ketahanan Pangan dan Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Pebriandi Pebriandi; Lefdi Agung Nugraha; Ewi Irfani; Wahyu Tegar Pratama; Eka Hidyatulah; Viny Volcerina Darlis; Maryani Maryani; Muhammad Mardhiansyah; Evi Sribudiani; Yossi Oktorini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1333

Abstract

Agroforestri merupakan salah satu pendekatan pengelolaan lahan yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim melalui integrasi tanaman kehutanan dan pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dan implementasi agroforestri dalam pengelolaan lahan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 April 2026 di Aula Hotel Dika Raya, Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang yang berasal dari LSM Daemeter, LPHD, SPLP, serta mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Riau. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi, sharing session, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep agroforestri, manfaatnya dalam meningkatkan produktivitas lahan, serta perannya dalam penyerapan karbon dan konservasi lingkungan. Selain itu, interaksi aktif antar peserta melalui diskusi dan berbagi pengalaman turut memperkuat pemahaman kontekstual dan mendorong potensi adopsi praktik agroforestri di tingkat masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendukung pengelolaan sumber daya lahan yang berkelanjutan.
Pengenalan Penggunaan Chainsaw sebagai Alat Semi Mekanis Pada Kegiatan Pemanenan Kayu Bagi Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Ika Lestari; Anesha Allasselcida; Dinda Tri Agustina; Lefdi Agung Nugraha; Hanifah Ikhsani; Agung Kartika Putra; Maryani Maryani; Viny Volcherina Darlis; Pebriandi Pebriandi; Ewi Irfani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.428

Abstract

Pemanenan kayu merupakan proses penting dalam pengelolaan hutan yang melibatkan penebangan pohon dengan berbagai alat, termasuk chainsaw sebagai alat semi mekanis. Chainsaw memerlukan keterampilan khusus agar penggunaanya efektif dan aman. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan penggunaan chainsaw kepada siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru dan meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa terkait chainsaw baik penggunaanya, komponen-komponen alat dan aspek K3. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan partisipatif dengan pendekatan kualitatif melalui pemberian materi, diskusi, pengenalan komponen chainsaw dan video simulasi penggunaan alat, serta pendekatan kuantitatif dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Responden dipilih secara purposive sampling dari siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru sebanyak 30 siswa yang memili minat  pada mata pelajaran pemanenan hasil hutan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa setelah pelatihan, dengan rata-rata skor pre-test 66 meningkat menjadi 91 pada post-test, yaitu peningkatan rata-rata 24 poin. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi pada sesi teori, pengenalan komponen, dan simulasi video. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk keselamatan kerja. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pengenalan penggunaan chainsaw efektif meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa. Pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan simulasi praktik mendukung pemahaman yang lebih baik dan memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja dibidang kehutanan.
Analisis Keanekaragaman Flora dan Fauna di Hutan Mangrove, Kelurahan Bagan Barat, Kabupaten Rokan Hilir Hanifah Ikhsani; Anesha Allasselcida; Dinda Tri Agustina; Erwanda Trio Bintan Sabri; Maryani Maryani
Jurnal Ilmu Ilmu Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jiik.10.1.%p

Abstract

This study aims to analyze the diversity of flora and fauna in the mangrove forest of Bagan Barat Village, Rokan Hilir Regency. The research was conducted using a combination of transect and nested sampling methods to assess vegetation structure at different growth levels, including trees, poles, saplings, and seedlings, while fauna observations were carried out through direct and indirect approaches. The results showed that the mangrove ecosystem is dominated by three main species, namely Avicennia marina, Avicennia alba, and Acanthus ilicifolius. The Shannon-Wiener diversity index of flora at all growth levels ranged from moderate to relatively high, indicating a fairly stable ecosystem, although species composition remains limited and dominated by Avicennia marina. The Simpson dominance index at the tree level indicated moderate dominance, while the evenness index showed low distribution among species. A total of 15 fauna species were identified, consisting of reptiles, birds, mammals, arthropods, and fish. The fauna diversity index was categorized as moderate to high, with relatively high evenness and low dominance, reflecting a balanced community structure. Overall, the mangrove ecosystem in the study area has a moderate level of biodiversity and stability, but efforts to increase species diversity are needed to support sustainable ecosystem management.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat akan Fungsi Hutan untuk Mewujudkan Pengelolaan Hutan Lestari di Desa Kuala Tolam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau Ika Lestari; Maryani Maryani; Dinda Tri Agustina; Hanifah Ikhsani; Lefdi Agung Nugraha; Gandhiko Mohta; Anesha Allasselcida; Agung Kartika Putra; Erwanda Trio Bintan Sabri; Nurul Qomar; Pebriandi Pebriandi; Ewi Irfani
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.236-245

Abstract

Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency, Riau Province, is one of the regions that still possesses significant peatland forests, which are ecologically, socially, and economically important. However, pressures from plantation expansion, land conversion, and limited community knowledge about forest functions have made this area vulnerable to degradation. This community service activity aimed to enhance public knowledge of the importance of forests. The method employed was socialization through an educational, participatory, and interactive approach combined with small group discussions. The respondents in this activity were stakeholders involved in community deliberations with the Siak Pelalawan Landscape Program in the context of forming a collective commitment to maintain forest functions and areas. The results of this activity showed an increase in community knowledge about forest functions as measured by several aspects, namely forest definition, forest types, and forest functions. Community understanding of the definition of forests increased by 39%, knowledge of forest types around Kuala Tolam Village increased by 36%, and knowledge of forest functions increased by 30%. These findings indicate that the socialization and educational approaches applied were successful in raising public awareness of the importance of forests in supporting the community’s commitment to preserving forest functions and areas. Furthermore, the formation of such commitment, supported by enhanced knowledge and understanding, is expected to serve as a strong foundation for establishing a forest patrol and monitoring team in Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Kuala Tolam tentang Mitigasi Bencana Ekosistem Gambut Partisipatif Gandhiko Mohta; Maryani Maryani; Erwanda Trio Bintan Sabri; Anesha Allasselcida; Dinda Tri Agustina; Lefdi Agung Nugraha; Agung Kartika Putra; Hanifah Ikhsani; Evi Sribudiani; Nurul Qomar; Muhammad Mardhiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1823

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge of residents of Kuala Tolam Village regarding drought control, flood management, peatland ecosystems, and riverbank landslide mitigation in areas vulnerable to hydrometeorological hazards. The education program was conducted through material delivery, discussions, and pre-test and post-test evaluations using a questionnaire. Data were analyzed using IBM SPSS Statistics 20 to describe respondent characteristics and to examine knowledge improvement using a paired sample t-test. The results showed that 66.67% of participants were initially in the low knowledge category; however, after the intervention, all participants improved to the moderate and high categories. The mean knowledge score increased from 47.33 to 69.73, with a statistically significant difference (p 0.05). This improvement was supported by the relevance of the materials, including peatland hydrology, drought control, flood mitigation, and riverbank bioengineering. Participatory education is therefore important for strengthening community capacity and village preparedness in managing environmental risks in peatland ecosystems.