Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRENGTHENING THE PEDAGOGICAL COMPETENCE OF TECHERS AT TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) (QUR’ANIC EDUCATIONAL PROGRAM) THROUGH A SUSTAINABLE DEVELOPMENT PROGRAMS IN SOUTHERN PURWOKERTO REGION Sutrimo Purnomo; Novi Mulyani; Munjin; Muh. Hanif; Windhariyati Dyah Kusumawanti; Khafifatul Fian; Umi Khomsiyatun
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 01 (2025): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v4i01.7127

Abstract

This study aims to analyze the pedagogical competence of teachers at Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) or the Qur'anic Educational Program in the Southern Purwokerto Region using a Community-Based Research (CBR) approach through four stages: foundation laying, planning, data collection and analysis, and action through Focus Group Discussions (FGD). The initial stage revealed that only 28% of TPQ teachers demonstrated sufficient competence in learning management, while 52% were categorized as suboptimal. Regarding the use of strategies and teaching methods, only 39.6% of teachers exhibited adequate competence, whereas 48.4% lacked these skills. The second stage involved implementing a pedagogical competence enhancement program, which included planning, training in learning management, strengthening teaching strategies and methods, and providing mentoring during implementation. Subsequent evaluation through FGDs demonstrated a significant improvement in the pedagogical competence of TPQ teachers. Competence in learning management increased to 61.2%, while competence in utilizing teaching strategies and methods rose to 72.2%.
Jejak Sejarah dan Pemikiran Tokoh Jami'at Khair dan Al-Irsyad di Indonesia Eva Athifah; Abid Ilham Amanulloh; Sutrimo Purnomo
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah berdirinya Jami’at Khair dan Al-Irsyad Al-Islamiyyah, tokoh-tokoh yang berperan di dalamnya, serta persamaan dan perbedaan kedua organisasi tersebut dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research) melalui kajian terhadap berbagai sumber seperti buku, artikel, jurnal ilmiah, dan dokumen pendukung lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jami’at Khair berperan penting dalam pengembangan pendidikan Islam modern melalui pendirian lembaga pendidikan yang memadukan pelajaran agama dan ilmu pengetahuan umum dengan sistem pembelajaran yang lebih terstruktur. Sementara itu, Al-Irsyad Al-Islamiyyah berkembang sebagai gerakan pembaruan Islam yang menekankan pemurnian ajaran Islam, prinsip kesetaraan umat Islam, serta pembaruan sistem pendidikan. Kedua organisasi tersebut memberikan kontribusi besar dalam modernisasi pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam membangun sistem pendidikan yang lebih maju, terbuka, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, keberadaan kedua organisasi ini turut meningkatkan kesadaran masyarakat Muslim mengenai pentingnya pendidikan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan pemahaman keagamaan.
Analisis Penerapan Metode Yanbu’a Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Pada Anak Usia Dini Di TPQ Baiturrahim Adzijah Zahra; Diana Fitria; Tegar Filah Saputra; Sutrimo Purnomo
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7912

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini membutuhkan metode yang tepat agar kegiatan belajar dapat berlangsung secara efektif dan menyenangkan. Salah satu metode yang digunakan dalam pembelajaran tersebut adalah metode Yanbu’a. Kemampuan membaca menjadi aspek penting dalam pembelajaran Al-Qur’an, karena keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya diukur dari keikutsertaan peserta didik, tetapi juga dari kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur’an secara baik dan benar sesuai kaidah tajwid. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode Yanbu’a dalam pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini di TPQ Baiturrahim Teluk Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan ustazah pengampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Yanbu’a mencakup beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan murojaah, setoran bacaan dan hafalan, serta tadarus yang dilengkapi dengan materi tajwid dan ghorib. Adapun evaluasi dilakukan melalui ujian kenaikan jilid dan sima’an juz. Dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti kesulitan dalam pengondisian santri dan perbedaan kemampuan belajar. Secara umum, metode Yanbu’a dinilai mampu membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak usia dini.
Pembelajaran Al-Qur’an Anak Usia Dini Menggunakan Metode Salamy di TPQ Al-Birru Teluk Purwokerto Aisyah Putri Utami; Nur Habibah; Sania Salma Naila Najwa; Yuliasih Dwi Nur’aini; Sutrimo Purnomo
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v3i2.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan metode Salamy dalam pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini di TPQ Al Birru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Salamy mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui lagu, gerakan, dan pengulangan bacaan, sehingga memudahkan anak mengenal huruf hijaiyah. Respons peserta didik terhadap metode ini positif, terlihat dari keaktifan dan antusiasme anak saat belajar. Adapun kendala yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan belajar anak serta perlunya peningkatan pemahaman guru agar penerapan metode Salamy dapat berlangsung lebih optimal dan efektif. Pembelajaran Al-Qur'an sejak usia dini sangat penting, sehingga diperlukan metode yang tepat untuk mengajarkannya
Eksistensi Dan Institusionalisasi Ma’had Aly Dalam Pendidikan Islam: Studi Undang-Undang Pesantren Indonesia No. 18 Tahun 2019 Muhammad Angga Nugraha; Dea Octaviani; Najla Aulia Khaerunisa; Sutrimo Purnomo
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.916

Abstract

Ma’had Aly merupakan lembaga pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berakar pada tradisi pesantren dan berperan penting dalam pengembangan keilmuan Islam serta kaderisasi ulama di Indonesia. Keberadaannya semakin memperoleh penguatan legal setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang menjadi dasar hukum penyelenggaraan pendidikan pesantren, termasuk pengembangan pendidikan tinggi berbasis pesantren. Penelitian ini bertujuan mengkaji eksistensi dan kelembagaan Ma’had Aly dalam perspektif Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 serta dampaknya terhadap penguatan sistem pendidikan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis peraturan perundang-undangan, buku, dan artikel jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 memberikan pengakuan, dukungan, dan fasilitasi terhadap pesantren dalam menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini memperkuat posisi Ma’had Aly sebagai lembaga kaderisasi ulama yang menitikberatkan kajian kitab kuning dan tradisi akademik pesantren, sekaligus mengintegrasikan khazanah Islam klasik dengan pendidikan modern sehingga berkontribusi dalam penguatan pendidikan Islam di Indonesia.