Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

THE INFLUENCE OF LEADERSHIP STYLE AND ORGANIZATIONAL CLIMATE ON EMPLOYEE JOB SATISFACTION AT CV BARIS JAYA INDONESIA Barokatul Munawaroh; Syafi'ah; Latif, Elok Ainur
AmaNU: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/amn.v8i1.1428

Abstract

This research aims to determine the Influence of Leadership Style and Organizational Climate on Employee Performance at CV Baris Jaya Indonesia located in Kesugihan District, Cilacap Regency. This research uses a quantitative method by distributing questionnaires to 60 employees. Data analysis was carried out using multiple linear regression using SPSS. Based on the results of the research and data analysis, conclusions were obtained that showed that: (1) Leadership style partially has a significant effect on employee performance at CV Baris Jaya Indonesia. (2) Organizational climate partially has a significant effect on employee performance at CV Baris Jaya Indonesia. (3) Leadership style and organizational climate simultaneously have an effect on employee job satisfaction variables. Keywords: Leadership Style, Organizational Climate, and Job Satisfaction
Potensi Pengembangan Produk Pembiayaan Akad Salam Di Bank Wakaf Mikro Al-Ihya Baitul Aqof Cilacap Pamikatsih, Mutia; Elok Ainur Latif
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v7i2.2302

Abstract

The micro-agriculture sector is considered not bankable, which makes farmes look for sources of capital from the pengijon system. BMW aims to provide access to capital for the small community as well as provide guidance to micro-entrepreneurs. Based on the results of research on the salam contract, micro waqfbanks will help solve problems faced by farmers and micro waqf banks can maximize their role in community empowerment, especially the poor who are categorized economi cally active working poor and lower income communities. __________________________________________________________________ Sektor pertanian mikro dianggap tidak bankable sehingga membuat petani mencari sumber pemodalan dari sistem pengijon. BMW bertujuan menyediakan akses modal bagi masayarakat kecil serta melakukan pembinaaan kepada pelaku usaha mikro. Berdasarkan hasil penelitian akad salam pada bank wakaf mikro akan membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh petani dan Bank wakaf mikro dapat memaksimalkan perannya dalam pemberdayaan masyarakat, terutama masyarakat miskin yang berkatagori economically active working poor dan masyarakat lower income
PkM WORKSHOP PELUANG KARIR MELALUI PENDIDIKAN TINGGI PADA SISWA SMK ISLAM AR-ROYYANNA KAWUNGANTEN KABUPATEN CILACAP Yudi Agus Setiawan; Mutia Pamikatsih; Elok Ainur Latif; Syafi’ah; Suwono; Norma Eralita
Arunika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2025
Publisher : Unit Publikasi dan Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/ar.v4i1.637

Abstract

This Community Service aims to increase awareness and interest of regarding the importance of continuing their education to tertiary level. Vocational Schools are designed to produce work-ready graduates, the increasingly complex dynamics of the global job market demand competencies that are more than just technical skills. This outreach activity is carried out through interactive presentations, question and answer sessions, and student mentoring, which includes information about career prospects with higher education, various relevant academic study paths, as well as tips for preparing for selection and scholarships. This community service method is designed with an educational-participatory approach, which means we not only provide information, but also actively involve students in the socialization process. The results of the activities showed an increase in students' understanding of the long-term benefits of higher education, a positive shift in perceptions regarding options after graduating from vocational school, as well as a growing motivation to explore further information about further studies. It was concluded that comprehensive and sustainable socialization is very necessary to broaden the horizons of students, so that they can make more informed and strategic career decisions for a better future. This service provides an educative-participatory approach which is an effective strategy for opening students' insight into higher career potential in the future.
Peran Program Inkubator Bisnis Terintegrasi PLUT-KUMKM Untuk Mewujudkan UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing di Kabupaten Cilacap Hakim; Pamikatsih, Mutia; Latif, Elok Ainur; Suwono; Febriyanti, Elina
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan UMKM kegitan ini berKolaborasi PLUT–KUMKM Kabupaten Cilacap serta 5 perusahaan yang ada dikabupaten Cilacap meliputi, PT. Pertamina, Bank Negara Indonesia, PT. PLN Persero/Indonesia Power, PT Sumber Segara Primadaya dan PT. Solusi Bangun Indonesia, melalui Program Inkubator Bisnis Terintegrasi yang bertujuan memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM. Program ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra usaha UMKM tentang aspek-aspek Pelatihan legalitas usaha (Halal, P-IRT, BPOM, HAKI), Analisis bisnis model canvas dan SWOT, Pelatihan kemasan produk, Pelatihan branding produk, Pelatihan pembuatan konten digital dan foto produk, Optimalisasi media sosial (TikTok), Optimalisasi marketplace (Shopee), On boarding melalui grabfood/gofood/shopeefood, Pembukuan laporan akuntansi standar, Manajemen operasional usaha. Pelatihan ini di ikuti oleh 20 UMKM yang berasal dari Binaan 5 perusahaan yang ada dikabupaten Cilacap. Metode kegiatan ini dilakukan dengan melaksanakan pra inkubator, proses Inkubasi, Pelatihan dari narasumber berasal dari para praktisi, profesional dan akademisi, Tingkat keberhasilan kegiatan ini dinilai sangat berdampak bagi pengusaha UMKM, bisa dilihat dari transformasi pada bidang kemasan produk, aspek pemasaran sudah menggunakan digitalisasi, terhubung dengan akses pasar serta penyusunan laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi. Program ini berhasil mencapai tujuannya dengan memberikan peserta pengetahuan, pemahaman, dan keahlian sehingga pengusaha UMKM menjadi kompetitif, berdaya saing dan NAIK KELAS
Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial, Penerapan Aplikasi Padi UMKM dan Digital Marketing sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kemandirian dan Kemajuan UMKM di Kabupaten Cilacap Hakim Hakim; Ramat Alhakim; Mutia Pamikatsih; Elok Ainur Latif; Suwono Suwono; Dina Prasetyaningrum; Anisa Rizky Wiranegara
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember "Implementation of Social Service Programs to Increase Commu
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9w2cr164

Abstract

Tujuan program pengabdian melakukan pemberdayaan dan pendampingan kepada pelaku usaha, metode pelaksanaan pengabdian dilakukan secara terstruktur dan sistematis mulai dari proses perencanaan sampai dengan implementasi program kegiatan, luaran yang dihasilkan dari kegiatan program ini secara garis besar dapat simpulkan bahwa ada beberapa perubahan dari aspek yang dihasilkan, seperti 1) optimaliasi penggunaan media sosial yang sudah mulai diterapkan sebagai upaya untuk menciptakan brand identity melalui penggunaan Wahatsapp Business, Instagram Ads, Facebook Ads dan Tiktok  2) UMKM sudah melakukan on boarding malalui PADI UMKM, dimana platform digital ini merupakan bentukan dari BUMN yang memiliki potensi pasar sangat besar untuk dikembangkan 3) UMKM sudah memanfaatkan digital marketing seperti marketplace tokopeda, grabfood, shopee dan bermitra dengan perusahaan agregator untuk melakukan eskpansi pasar lebih luas. Penggunaan digital marekting membawa perubahan sangat besar bagi pelaku usaha, UMKM langsung terhubung melalui ekosistem digital sehingga memberikan dampak positif dalam jangka panjang, dengan pengggunaan teknologi juga secara tidak langsung mampu menciptkan lingkungan yang stabil bagi kemajuan dan kemandirian UMKM. Program baik ini perlu mendapatkan dukungan dan support dari pihak terkait dalam hal ini OPD kabupaten Cilacap, untuk bisa melanjutkan porgam ini dalam jangka panjang sehingga akan lebih banyak UMKM menerima manfaat dengan adanya kehadiran program yang PRO terhadap pemberdayaan UMKM.
Peran Fasilitator Pendamping Terhadap Pengembangan Usaha Nasabah Prasejahtera BTPN Syariah Sidiq Musyafa; Suhud Munfadil; Elok Ainur Latif
As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Vol. 4 No. 2 (2025): As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal 
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/4y5e2a78

Abstract

The Certified Independent Internship and Study Program (MSIB) is part of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek). PT. Bank BTPN Syariah TBK is one of the partners of the MSIB Batch 3 program. Bank BTPN Syariah provides an intermediary as a facilitator to support customers in achieving their expected goals. The role of the assistant here is to help customers maximize sales. BTPN Syariah customers as ultra-micro actors who receive facilities in the form of assistants so that they can help them develop their businesses. The assistant facilitators provided by Bank BTPN Syariah aim to support the empowerment activities of BTPN Syariah customers, especially women/mothers from productive underprivileged communities or micro entrepreneurs, who have the capacity and skills along with customer skills in running their businesses, so that they can develop further and open wider market access, both offline and online.