Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

LEGALISASI UNDANG-UNDANG INTEGRASI PENGUNGSI DI JERMAN PADA ERA ANGELA MERKEL TAHUN 2014-2019 muhammad Reza Fauzan; Ismiyatun Ismiyatun
Qistie Jurnal Ilmu Hukum Vol 16, No 1 (2023): Qistie : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jqi.v16i1.7626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor pendorong serta kepentingan Jerman dalam melegalisasi Undang-undang Integrasi Pengungsi pada era Angela Markel tahun 2014-2019. Penelitian ini disusun dengan metode penelitian kualitatif dan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui studi kepustakaan library research dengan mengumpulkan dan mengolah data sekunder yang diperoleh dari literatur-literatur, jurnal ilmiah, websites, serta sumber-sumber lain yang memiliki korelasi terhadap penelitan ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor kepentingan Jerman dalam melegalisasi Undang-undang Integrasi Pengungsi pada era Angela Markel tahun 2014-2019 adalah untuk mencapai kepentingan nasional Jerman yang mencakup kepentingan Self Preservation, Territory Integrity, dan Economic Well Being. Ketiga kategori umum kepentingan nasional tersebut, penulis menggunakan teori kepentingan nasional milik Jack C. Plano dan Roy Olton. Kata kunci : Legalisasi Undang-undang, Pengungsi, Angela MarkeL
SOFT POWER TIONGKOK MELALUI DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 TERHADAP NEGARA-NEGARA DI ASIA TENGGARA TAHUN 2020-2022 Ismiyatun Ismiyatun; Friska Dwi Aprillia
Spektrum Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/spektrum.v20i2.9161

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk menggambarkan Soft Power Tiongkok dalam mendistribusikan vaksin covid-19 yang mereka produksi di Asia Tenggara selama pandemi covid-19 tahun 2020-2022. Adanya pandemi covid-19 yang mendadak membuat negara-negara Asia Tenggara membutuhkan vaksin covid-19 dan Tiongkok hadir sebagai tetangga baik yang menyediakan vaksin covid-19 baik melalui mekanisme pembelian dengan harga murah maupun pemberian secara Cuma-Cuma. Pentingnya keberadaan vaksin covid-19 asal Tiongkok dapat dilihat dari keseluruhan negara ASEAN yang menggunakan vaksin asal Tiongkok. Enam indeks soft power yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah enterprise, culture, digital, government, engagement, dan education. Selain menggunakan enam indeks tersebut, penelitian ini juga akan mengaitkan kebijakan Tiongkok dalam menggunakan soft powernya di kawasan Asia Tenggara dengan kepentingan geopolitik Tiongkok di kawasan tersebut
Kajian Fenimisme Dalam Hubungan Internasional Kontemporer Studi Kasus : Peranan Beauty Vlogger Dalam Perdagangan Kosmetik Internasional Chalimatus Sa’diyah; Ismiyatun Ismiyatun
Kajian Hubungan Internasional Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2021.1.1.6456

Abstract

The researcher aims to describe the supply, potential, development, tourism diplomacy in Dieng Tourism Destinations. this Skripsi writing the author uses the basic framework of Tourism Diplomacy theory to achieve the interests tourism activities supported by various facilities and services. And the research method used through data collection techniques by means of interviews, documentation, internet and surveys with qualitative descriptive types. The collected data is then analyzed and grouped based on existing research problems. The results of the study show that Tourism Diplomacy in making Dieng International Tourism Destinations, consists of Diplomacy by Stakeholders and Diplomacy through Eent. Diplomacy by  stakeholders includes: Stakeholders that have a direct influence on tourism activities, stakeholders who become community motivators, stakeholders in service providers and marketing and stakeholders who have an indirect influence on tourism activities. And diplomacy through events such as: DCF, Central Java Wow, Merdada Festiva
Hambatan Indonesia Dalam Implementasi Agreement On Agriculture (AoA) WTO Pada Masa Pemerintahan Jokowi Tahun 2014-2019 Alfat Naufal Amperawan; Ismiyatun Ismiyatun
Kajian Hubungan Internasional Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences - Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/khi.2021.1.1.6453

Abstract

Framework of agricultural trade liberalization in the context of World Trade Organization (WTO) General Agreement set out in the field of Agriculture or the Agreement on Agriculture (AOA). AOA is one of the international treaties that are generated through a series of WTO negotiations in the Uruguay Round of General Agreement on Tariffs and Trade (GATT). Pact is applied simultaneously with the establishment of the WTO on January 1, 1995 which contained 13 parts and 21Articles which is equipped with 5 Annex and an appendix to the Annex 5. The AoA has three main pillars, namely the expansion of market access, domestic support and export subsidies. Through Law No. 7 of 1994, Indonesia has ratified the WTO provisions which obliges WTO member states to adapt the rules contained in Annex WTO. One of them is the rules of the food policy Indonesia through Law No. 7 of 1996 concerning Food and Government Regulation No. 68 of 2002 on Food Security.
Spatial Planning Regulation and Legal Governance for Sustainable Urban Development in Semarang Anna Yulia Hartati; Ali Martin; Ismiyatun Ismiyatun; Areif Prasetyo
JURNAL AKTA Vol 12, No 4 (2025): December 2025
Publisher : Program Magister (S2) Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/akta.v12i4.49388

Abstract

This study examines the implementation of spatial planning regulations and law-based urban governance in Semarang City under the leadership of Hendrar Prihadi, focusing on their impact on urban development, public services, and environmental management. This study answers three main questions: how regulations and spatial planning influence urban development, how law-based governance improves infrastructure, public services, and environmental quality, and what factors support successful implementation. The study uses a descriptive-analytical method with a socio-legal approach, examining policy objectives, regulatory validity, legal principles, norms, and values of justice in urban management, and the implementation of the Smart City concept. Data were obtained from legal documents, government reports, academic studies, and public records to assess the effectiveness of regulations in practice. The results show that consistent implementation of Regional Regulations and Mayoral Regulations, monitored through a web-based monitoring system, ensures high compliance and effective land use control. Integration with the Smart City masterplan supports innovation, service efficiency, and environmental sustainability. the combination of clear regulations, law-based leadership, community participation, and integrated city management creates orderly, inclusive, and sustainable urban development, making Semarang a model for law-based urban governance. 
Analisis Pengaruh Korean Wave Dan Perilaku Xenosentrisme Terhadap Minat Beli Produk Skincare Korea Di Kota Semarang Mellynda Alvinia Zuma Laily Zuma Laily; Ismiyatun Ismiyatun; Anna Yulia Hartati
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v11i1.16766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Korean Wave dan perilaku xenosentrisme terhadap minat beli produk skincare Korea di Kota Semarang. Fenomena Korean Wave yang mencakup musik K-Pop, drama Korea, hingga gaya hidup ala Korea telah melampaui batas hiburan dan bertransformasi menjadi tren budaya global yang membentuk pola konsumsi masyarakat. Dalam konteks ini, minat beli masyarakat Indonesia terhadap produk skincare Korea tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh citra budaya asing yang melekat padanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sejumlah responden di Kota Semarang, yang terdiri dari mahasiswa, pekerja kantoran, beauty creator, hingga karyawan sektor jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Korean Wave memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan kesadaran merek dan menciptakan preferensi terhadap produk skincare Korea, terutama melalui paparan media sosial, drama Korea, dan musik K-Pop. Di sisi lain, perilaku xenosentrisme muncul sebagai faktor psikologis yang mendorong konsumen untuk lebih memilih produk asing, dengan keyakinan bahwa kualitas dan prestise produk luar negeri lebih unggul dibandingkan produk lokal. Temuan ini memperlihatkan bahwa interaksi antara budaya populer global dan kecenderungan psikologis konsumen berperan penting dalam membentuk keputusan pembelian