Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Eksistensi Industri Musik Korea (K-Pop) pada Perubahan Gaya Berkomunikasi dan Perilaku Konsumtif K-Popers di Surabaya Rohima , Qonitatul Mustafidha; Setyarahajoe, Ratna; Aini, Devi Nur
Kinesik Vol. 11 No. 2 (2024): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v11i2.1375

Abstract

The K-pop phenomenon has become one of the major forces in the global music industry. Not only trending in South Korea, K-pop has taken the international stage with a large and diverse fan base around the world. However, the appeal of K-pop is not only limited to the music aspect; this phenomenon also affects various aspects of teenagers' lives, including their communication style and consumptive behavior. This study aims to determine the communication style and consumptive behavior of fashion innovation kpopers in Surabaya. This research uses a qualitative approach by spreading google forms on social media, such as WhatsApp, Instagram, and Twitter. The results of this study show that the existence of K-Pop has changed communication patterns between fans and expanded interactions through social media. In addition, the K-Pop industry also encourages consumptive behavior among fans with increased interest in Korean pop culture merchandise (fashion).
Dampak Media Sosial Twitter Akun @FiersaBesari pada Gaya Komunikasi Remaja Dwi Inkasari, Adis; Setyarahajoe, Ratna; Widodo, Fitri Rahmatillah
Kinesik Vol. 11 No. 2 (2024): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v11i2.1377

Abstract

The use of social media, specifically Twitter, has a significant impact on teenagers' lives and their communication styles. Teenagers often use Twitter as a platform to share information, photos, videos, tweets, and engage with others through comments and likes. The @FiersaBesari Twitter account is an influential account that shares a variety of content including upset and encouraging quotes, jokes, poetry, and response to current problems. The account is popular among teenagers due to its unique and expressive language style. The research conducted on this topic used descriptive qualitative methods, which involved describing and analyzing the social activities, attitudes, beliefs, perceptions, and thoughts of individuals and groups. The study found that Twitter is widely used by teenagers as a source of the latest information that is easily accessible to anyone. Moreover, the communication style of the @FiersaBesari account is interactive, and it has influenced teenagers to comment using a poetic language style that aligns with Fiersa's unique writing style.
Pola Komunikasi Dalam Upaya Meningkatkan Keamanan & Ketertiban Serta Penertiban Ijin Bangunan di Kelurahan Jambangan Setyarahajoe, Ratna
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v2i2.1682

Abstract

Kelurahan Jambangan merupakan Kelurahan yang terletak di Wilayah Selatan Surabaya termasuk dalam Kecamatan Jambangan, terdiri dari 7 RW dan 29 RT daerah dimana kelurahan tersebut memiliki banyak sekali dengan ada nya tempat bangunan dan banyak juga area persawahan yang akhirnya akan menjadi sebuah lahan yang akan dibanguan. Dengan jumlah 12.026 jiwa. Untuk masyarakat yang berada di Kelurahan Jambangan kebanyakan berprofesi sebagai pegawai wiraswasta dan pekerja kantoran yang juga memiliki sebagian banyak tanah untuk di bangun. Dalm Kelurahan jambangan ini alhamdulillah untuk ekamanan dan Ketertibannya sangat aman dan minim adanya terjadinya Curanmor, Pembegalan, dan perampokan sehingga mesyarakatnya juga sangat membantu dalam keamanan dan ketertiban lingkungannya. Dengan adanya itu makan dapat kita ambil Pengamdian masyarakat yang bisa di dapat dengan adanya penyuluhan dan konsultasi terhadap masyarakat tentang pentingannya keamanan dan ketertiban serta izin bangunan untuk saling menjaga antar warga sekitra untuk mengamankan dan mengurangi dampak yang negatif bagi masyarakat sekitar.
Aktivitas Humas Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Dalam Melakukan Pelatihan Great Branding Kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sari, Nurmanda Etika; Fitriyawardhani, Tira; Setyarahajoe, Ratna
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wirausaha menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan pendapatan, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, banyak pelaku UMKM belum memahami pentingnya branding yang baik dalam membangun citra produk. Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Surabaya hadir sebagai wadah pemberdayaan wirausaha melalui pelatihan “Great Branding” bagi pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas humas TDA dalam merancang dan melaksanakan pelatihan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas TDA aktif melakukan edukasi, pendampingan, serta fasilitasi pelatihan branding dengan pendekatan kolaboratif dan komunitas. Pelatihan ini membantu pelaku UMKM mengenal pentingnya nama produk, citra merek, serta strategi pemasaran yang menarik. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM dan partisipasi pelaku usaha, sementara faktor pendukungnya adalah kekuatan jejaring komunitas dan kemauan tinggi dari pelaku UMKM. Pelatihan ini secara signifikan berkontribusi dalam meningkatkan daya saing produk UMKM di Surabaya.
Sociocultural Networks and Political Participation: A Communication Model for First-Time Voters in Indonesia Ratna Setyarahajoe; Tri Prasetijowati; Ernawati Huroiroh; Delmarrich Bilga Ayu
Mediakita Vol. 10 No. 2 (2026): Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Fakultas Usluhuddin dan Dakwah UIN Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/mediakita.v10i2.3291

Abstract

Low voter turnout is an indicator of voter apathy in exercising their right to vote. The national voter turnout target is estimated at 79.5%, achievable if the abstention rate does not exceed 20.5%. The objective of this study is to develop a model for first-time voter participation through a communication strategy based on sociocultural networks for the 2024 general elections. A purposive sampling method was used in this study. Data were collected through interviews and questionnaires. The results showed that, among 111 respondents, 41% received information about the presidential elections and presidential candidates through social media. A total of 97% declared their intention to exercise their right to vote. Social media plays a crucial role as an intercultural social communication strategy for first-time voters. They use social media posts as a medium for discussion with their friends (51%), family (20%), and organizations (7%). Others follow discussions on WhatsApp groups, Twitter, Instagram, and Facebook. The results of this study show that, for the first time, it is possible to improve the development of electoral participation patterns by using social media as a communication strategy, creating shorter but clearer, simpler, more streamlined, and more attractive messages.
Pola Komunikasi Dalam Upaya Meningkatkan Keamanan & Ketertiban Serta Penertiban Ijin Bangunan di Kelurahan Jambangan Ratna Setyarahajoe
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v2i2.1682

Abstract

Kelurahan Jambangan merupakan Kelurahan yang terletak di Wilayah Selatan Surabaya termasuk dalam Kecamatan Jambangan, terdiri dari 7 RW dan 29 RT daerah dimana kelurahan tersebut memiliki banyak sekali dengan ada nya tempat bangunan dan banyak juga area persawahan yang akhirnya akan menjadi sebuah lahan yang akan dibanguan. Dengan jumlah 12.026 jiwa. Untuk masyarakat yang berada di Kelurahan Jambangan kebanyakan berprofesi sebagai pegawai wiraswasta dan pekerja kantoran yang juga memiliki sebagian banyak tanah untuk di bangun. Dalm Kelurahan jambangan ini alhamdulillah untuk ekamanan dan Ketertibannya sangat aman dan minim adanya terjadinya Curanmor, Pembegalan, dan perampokan sehingga mesyarakatnya juga sangat membantu dalam keamanan dan ketertiban lingkungannya. Dengan adanya itu makan dapat kita ambil Pengamdian masyarakat yang bisa di dapat dengan adanya penyuluhan dan konsultasi terhadap masyarakat tentang pentingannya keamanan dan ketertiban serta izin bangunan untuk saling menjaga antar warga sekitra untuk mengamankan dan mengurangi dampak yang negatif bagi masyarakat sekitar.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN PERAJIN MELALUI PELATIHAN DESAIN DAN HAK CIPTA MOTIF CANTING CAP BATIK ASLI SAMPANG Amirullah Amirullah; Tri Wardoyo; Achmad Yulianto; Nur Laily; Ratna Setyarahajoe
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 6 No 1 (2026): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v6i1.7499

Abstract

Mitra PM-UPUD adalah UD Batik Tulis Shalempang (Mitra 1) dan Kelompok Pembatik Rumahan, Pemasok Bahan, dan Penjahit Dusun Pliyang (Mitra 2). Permasalahan ditinjau dari aspek produksi adalah Mitra 1 kesulitan memenuhi permintaan pesanan batik tulis seragam karena pembuatan pola batik masih dilakukan secara manual dan membutuhkan banyak pekerja. Dampaknya adalah penyelesaian pesanan batik tulis seragam sering tidak tepat waktu. Pola gambar juga sering tidak sama sehingga menghasilkan batik tulis yang tidak seragam. Kondisi ini menyebabkan komplain dari konsumen sehingga dapat menurunkan kredibilitas Mitra 1. Tujuan program adalah (1) meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan desain motif canting cap batik motif asli Sampang, dan (2) mengusulkan hak cipta dua motif canting cap batik asli Sampang yaitu Motif Klampok dan Jambu Monyet ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Metode kegiatan ditempuh melalui (1) pelatihan, praktek, dan pendampingan pembuatan motif canting cap batik asli Sampang kepada Mitra 2, (2) pelatihan, praktek, dan pendampingan penyusunan rancangan (draf) dokumen hak cipta motif canting cap batik asli Sampang ke DJKI Kemenkumham ke Mitra 1, dan (3) Pengusulan hak cipta motif canting cap Motif Klampok dan Jambu Monyet ke DJKI Kemenkumham. Luaran kegiatan adalah (1) Motif canting cap batik asli Sampang, (2) surat pencatatan ciptaan canting cap batik Motif Klampok dan Jambu Monyet dari DJKI Kemenkumham.
Upaya Membangun Personal Branding Prilly Latuconsina Dengan Citra Wanita Karir Melalui Akun Instagram @Prillylatuconsina96 Sevia Yussinta Sari; Ratna Setyarahajoe; Muhammad Fadeli
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i3.4262

Abstract

Instagram has become one of the tools used by public figures to build their self-image and strengthen their personal branding widely in the digital era. This study aims to analyze how Prilly Latuconsina's efforts to build her personal branding with the image of a career woman through her Instagram account @prillylatuconsina96. Prilly Latuconsina as an actress uses Instagram not only as an entertainment medium, but also as a communication strategy to display her professionalism, independence, and the values ​​of a modern career woman. This study uses a descriptive qualitative method through observation and documentation of content in the form of uploaded photos, videos, and captions using Peter Montoya's eight pillars of personal branding theory. The results show that Prilly Latuconsina consistently displays professional activities, discipline, commitment to work, and inspirational messages that can strengthen her image as an independent and high-achieving young career woman. Prilly Latuconsina has succeeded in building a strong and relevant personal branding for the younger generation, especially women. This study confirms that Instagram is an effective medium in shaping the self-image of public figures in the digital era.
Strategi Komunikasi Pemulihan Citra Positif Pt. Deltamas Menghadapi Krisis Reputasi Kepada Stakeholder Nazwa Pratiwi Syah Putri; Muhammad Fadeli; Ratna Setyarahajoe
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i3.4284

Abstract

This study aims to analyze the communication strategies for restoring PT. Deltamas Maju Abadi's positive image in addressing a reputation crisis in front of stakeholders. The reputation crisis was caused by internal management errors in responding to the decline in wood pallet market prices, which resulted in financial losses, delayed payments to business partners, and incorrect product deliveries to consumers. These conditions led to a decrease in stakeholder trust, especially among business partners, investors, and consumers. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through in-depth interviews and documentation. Data analysis was carried out using the Situational Crisis Communication Theory (SCCT) approach to identify the type of crisis and the communication strategies employed by the company. The results of the study indicate that the crisis experienced by PT. Deltamas Maju Abadi falls into the category of a preventable crisis, prompting the company to implement a rebuild strategy in the image recovery process. This strategy is realized through open and transparent communication, conveying apologies to stakeholders, and corrective actions such as renegotiating collaborations, changing the payment system from credit to cash, adjusting purchase prices according to market indices, and consistently fulfilling commitments. The findings show that stakeholder trust is gradually being restored, although the company's image recovery has not yet been fully achieved.
Analisis Komunikasi Persuasif Film 12 Angry Men (1957) Menggunakan Pendekatan Retorika Aristoteles Dalam Semiotika Roland Bhartes Atiyya Vidia Falika; Ratna Setyarahajoe; Muhammad Fadeli
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i3.4291

Abstract

This study analyzes persuasive communication in the film 12 Angry Men (1957) directed by Sidney Lumet through the integration of Roland Barthes’ semiotic theory and Aristotle’s rhetorical approach. Using a qualitative descriptive method, this research examines key scenes, dialogues, body language, and visual elements to understand how persuasive meaning is constructed during jury deliberation. The findings reveal that signs operate at three levels: denotation, connotation, and myth. Denotatively, the film presents logical debate over trial evidence. Connotatively, it reflects themes of empathy, prejudice, and emotional tension. At the myth level, the narrative reinforces ideological concepts of justice, rationality, and moral responsibility. Rhetorical analysis shows that Juror #8 effectively employs ethos, pathos, and logos to influence other jurors without coercion. The integration of semiotics and rhetoric demonstrates how persuasive communication can transform attitudes and promote critical thinking within group decision-making contexts.