Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : WASATHON

Pelaksanaan Senam Lansia Dalam Mencegah Demensia Fitri Suciana; Daryani
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 02 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i02.631

Abstract

Penurunan fungsi kognitif pada lansia di dunia mencapai 50 juta dan 60% memiliki penghasilan yang rendah dan menengah. Gangguan kognitif serting terjadi pada lansia dan merupakan masalah yang serius bagi lansia. Pencegahan penurunan fungsi kognitif dapat dilakukan dengan farmakologis yangmenggunakan obat-obatan dan mengandung bahan kimiawi, kemudian non farmakologis seperti aktifitas fisik, aktifitas mental dan aktifitas sosial .Pencegahan non farmakologis yang dapat dilakukan sendiri oleh lansia yaitu aktifitas fisik berupa senam otak. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui 3 tahap yaitu persiapan dengan melakukan perijinan dan koordinasi, pelaksanaan dengan melakukan senam otak dan evaluasi dengan redemonstrasi oleh lansia. Senam otak meningkatkan keterampilan belajar menggunakan kemampuan otak , senam otak dapat dilakukan selama 3 minggu sebanyak 4 kali dalam satu minggu dengan durasi 15-20 menit. Senam otak membutuhkan koordinasi fungsi tubuh mulai dari kepala, tangan, jari dan kaki yang akan menstimulasi keseimbangan tubuh, motoric dan daya ingat.
Peningkatan Kapasitas Preceptor dalam Pembelajaran Preceptorship di Rumah Sakit Solo Raya Setianingsih Setianingsih; Istianna Nurhidayati; Sri Sat Titi; Retno Yuli Hastuti; Saifudin Zukhri; Daryani Daryani
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i04.830

Abstract

Preceptorship is a clinical learning process that aims to help students in their new role to acquire initial competencies in a short period of time. Preceptors are often faced with many demands but they are not well prepared to accomplish these demands. Capacity building of preceptors is an effort for clinical supervisors by providing specialized training for the practice of nursing professional education. This activity aims to ensure harmony and readiness in the nursing professional education process. This capacity building is expected to improve the ability of preceptors to provide guidance to nursing students so that students on the practice field can achieve competence in each phase. Capacity building for preceptors was carried out at Politeknik Insan Husada Surakarta on March 16-17, 2023 with 43 participants. This capacity building increases preceptor knowledge with a significance value of 0.000 (α < 0.005). Participants actively participated in the activity and could immediately play an active role in the role play. Role play was carried out by dividing participants into 5 groups. The materials presented in this activity include effective communication in pre and post conferences, Bed Side Teaching, Journal and Presus Analysis, Mini Cex and DOPS. The ability to facilitate students in learning in the clinic is seen when preceptors do role play. Preceptors can perform their roles very well.