Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh edukasi Range of Motion (ROM) pasif terhadap pengetahuan sikap dan keterampilan keluarga dalam merawat pasien stroke Marwanti Marwanti; Fitriana Noorkhayati; Sri Rahayuningsih
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.602 KB) | DOI: 10.32504/hspj.v5i1.455

Abstract

Stroke is the highest cause of disability. Stroke patients with paralysis need to do the ROM exercise regularly. Families of stroke patients need an enough knowledge in ordet to do the ROM exercise at home. The purpose of the study is to determine the effect of passive ROM education on families’ knowledge, attitudes and skills in stroke patients at the Klaten Islamic Hospital. This research was a quantitative type with a research design using a quasi-experiment with a pretest-posttest design with a control group. The population in this study were all stroke patients at Klaten Islamic Hospital with an average of 42 patients per month. The sampling technique used was total sampling. The samples were grouped, a total of 21 research respondents were included in the intervention group and there were 21 samples in the control group. The data research instrument used questionnaires and observation sheets to measure and observe the knowledge, attitudes and skills of the family in performing passive ROM on patients. Data analysis used Wilcoxon and Mann Whitney test. The results showed an increase in family knowledge, attitudes and skills about ROM both in the intervention group and the control group. The category of improvement towards the good category mostly occurred in the intervention group. In the intervention group, the results of the assessment showed that the majority of respondents with poor knowledge (71.4%) changed to be good (100%). The attitude of the respondents also increased, from the majority (72.6%) to be good (90.5%). And also on the skill variable, from the majority was less (81%) to be good (100%). The results of the different test showed that there was an effect of passive ROM education on knowledge, attitudes and skills with  p value of 0.000. The conclusion obtained shows that there is an effect of passive ROM education on the knowledge, attitudes and skills of stroke patients' families in both the control and intervention groups.
Relationship of Knowledge Levels with the Preparedness Abilities in Dealing with Earthquake Disasters Retno Yuli Hastuti; Fitriana Noor Khayati; Vita Marta Fatimah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 2 No 4 (2020): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.299 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v2i4.279

Abstract

The importance of the knowledge of disaster preparedness can be done early through a disaster alert program if children in particular youth can understand how to save themselves during a disaster. SMP Negeri 1 Gantiwarno had been hit by the 2006-magnitude tectonic earthquake on a 5.9 Richter scale so that the teaching and learning process in class was interrupted by the earthquake. The socialization or simulation of disaster preparedness in the school itself is still rare. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge and the preparedness ability of SMP Negeri 1 Gantiwarno in facing earthquake disasters. This type of research is non-experimental quantitative. This study used a cross-sectional approach which was done on July 8th -14th. The population in this study were 224 students of VIII grade class at SMP Negeri 1 Gantiwarno, Klaten city, Central Java Province, Indonesia. The sample used in this study were 143 grade VIII students of SMP Negeri 1 Gantiwarno. Data collection was performed by visiting groups of students at school. The spearman rank test was done in the statistical testing of this study. The results showed P value of less than α of 0.05, so that there was a relationship between the level of knowledge and ability with the readiness of students of SMP Negeri 1 Gantiwarno. Based on the results, it can be concluded that there is a relationship between the level of knowledge and ability with preparedness in dealing with earthquake in SMP Negeri 1 Gantiwarno.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Lembar Balik Terhadap Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang Perkembangan Anak Kejang Demam Fitriana Noor Khayati; Nana Nabilla; Sri Suparti
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 2 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.857 KB) | DOI: 10.32584/jika.v2i1.221

Abstract

Kejang demam adalah kejang yang terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun yang mengalami peningkatan suhu tubuh yang tidak disebabkan oleh proses tersebut. Kejang demam dapat dikendalikan dengan meningkatkan pengetahuan orang tua. Penting untuk melakukan pendidikan kesehatan bagi orangtua dengan metode dan media yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flip pada tingkat pengetahuan orangtua tentang perkembangan anak-anak dengan kejang demam. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu dengan desain one pretest posttest group dan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah 16 orang tua dari anak-anak yang mengalami kejang demam. Instrumen menggunakan kuesioner dan intervensinya adalah pendidikan kesehatan menggunakan media lembar balik. Hasil Uji Homogenitas Marginal menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media lembar balik terhadap peningkatan pengetahuan orangtua dengan nilai p=0,005 (α = 0,05). Dianjurkan untuk menggunakan media lembar balik untuk pendidikan kesehatan bagi orangtua dengan kejang demam.Kata kunci: perkembangan anak, kejang demam, lembar balik, pendidikan kesehatan, pengetahuan orang tuaThe Effect of Health Education with Flip Sheet Media on Parent’s Knowledge Level abaout Development of Children with Febrile SeizuresAbstractFebrile seizures are seizures that occur in children aged 6 months to 5 years who experience an increase in body temperature that are not caused by the process. Febrile seizures can be controlled by increasing parental knowledge. It is important to do health education for parents with the right methods and media. This study aimed to measure the effect of health education with flip media on parent’s knowledge level about development of children with febrile seizures. This study was a quasi-experimental study with the one group pretest posttest design and using purposive sampling technique. The subjects of the study were 16 parents of children who had experienced febrile seizures. The instrument used a questionnaire and the interventions was health education using flip sheet media. The Marginal Homogeneity Test results showed that there was an effect of health education with flip sheet media on increasing parental knowledge with a p value = 0.005 (α = 0.05). It is recommended to use flip sheet media for health education for parents with febrile seizures.Key words: child development, febrile seizure, flip sheet, healt education, parent’s knowledge
Pemberdayaan Kelompok Ternak “Ngudi Rejeki’ dan Sarjana Membangun Desa Melalui Implementasi Tehnologi dan Pengembangan Aneka Produk Pengolahan Susu Fitriana Noor Khayati; Daryani Daryani
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.844 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2227

Abstract

Jatinom merupakan salah satu kecamatan diwilayah Klaten yang penduduknya mayoritas peternak dan petani. Desa Bengking, merupakan desa yang penghasil susu terbaik dengan produksi 150 liter/hari di kecamatan Jatinom. Peternak menjual susu di koperasi Desa dengan harga Rp 4.200/Liter. Hal tersebut tentu merupakan harga yang sangat murah, tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan peternah untuk membeli pakan ternak (sapi). Hal tersebut membuat perekonomian peternak terpuruk dan jauh dari sejahtera. Padahal susu merupakan komoditi yang bisa diolah menjadi aneka produk yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Pada kegiatan PKM kali ini telah dilakukan diversifikasi dan pengembangan aneka produk olahan dari bahan baku susu di desa Bengking, kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Dua kelompok mitra yang dilibatkan adalah Kelompok peternak Ngudi rejeki dan Sarjana Membangun Desa di desa Bengking. Pada kegiatan PPKM kali ini telah dilakukan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk berbahan baku susu, diantaranya yoghurt, susu pasteurisasi, stik susu, es krim dan permen susu. Untuk mendukung proses produksi tersebut diintroduksi alat yang sangat menunjang produksi yaitu Genset. Merupakan alat yang sangat vital karena letak Mitra didaerah pertengahan kampung yang sering sekali mengalami gangguan listrik. Hal tersebut tentu menganggu proses produksi bahkan membuat produksi menjadi gagal. Hasil dan Luaran dalam kegiatan PKM kali ini adalah terjadi peningkatan pemahaman dan ketrampilan dari ibu-ibu peternak Nguji Rejeki, dalam pengolahan susu sebagai produk yang bernilai ekonomi tinggi. Terbentuk UMKM baru berbasis produk olahan susu sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok ternak yang ada di desa Bengking, kecamatan Jatinom, kabupaten Klaten.
DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA PRA SEKOLAH Fitriana Noor Khayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v4i2.9958

Abstract

Masa awal kehidupan, terutama masa sejak dalam kandungan ibu sampai anak berusia 2 tahun, merupakan masa yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Deteksi dini kesenjangan perkembangan sangat penting untuk deteksi dini kesenjangan perkembangan pada balita, termasuk memantau setiap keluhan dari orang tua tentang masalah tumbuh kembang anak. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat mendeteksi dini tumbuh kembang anak usia pra sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Senin-Selasa, 15-16 November 2021 di KBTKIT Buah Hati Kita Danguran, Klaten Selatan, Klaten. Instrumen yang digunakan berupa timbangan digital dan pengukur tinggi badan serta form Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dari Kemenkes RI. Peserta mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 58 siswa dari 70 siswa (82,9%). Siswa yang tidak hadir dikarenakan sedang sakit. Hasil pengukuran status gizi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tergolong status gizi normal. Gambaran perkembangan anak di KBTKIT Buah Hati Kita seluruhnya sesuai (100%). Kesimpulannya adalah pertumbuhan siswa di KBTKIT Buah Hati Kita sebagian besar normal dan perkembangan siswa di KBTKIT Buah Hati Kita seluruhnya sesuai.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Pola Pemberian Makanan Terhadap Status Gizi Anak Usia Toddler Fitriana Noor Khayati; Ririn Munawaroh
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.922 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i1.83

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian: untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang gizi balita dan pola pemberian makanan terhadap status gizi anak usia toddler. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun di Desa Kunden, Karanganom, Klaten. Sampel berjumlah 56 orang yang diambil dengan teknik concecutive sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2016. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner pengetahuan ibu tentang status gizi, kuesioner pola pemberian makanan, timbangan berat badan, serta stature meter. Pengukuran status gizi menggunakan indeks BB/TB. Analisis data menggunakan uji koefisien kontingensi untuk mengetahui korelasi. Hasil: Ibu yang memiliki pengetahuan tentang gizi balita cukup baik sejumlah 41,1% dan ibu yang memiliki pengetahuan tentang pola pemberian makanan baik sejumlah 78,6%. Balita di Desa Kunden sebagian besar memiliki status gizi normal, yaitu sejumlah 62,5%. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan ibu (p=0,166) dan pola pemberian makanan (p=0,313) terhadap status gizi balita (a=0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi anak usia toddler dan pola pemberian makanan terhadap status gizi anak usia toddler.Kata Kunci: pengetahuan ibu, pola pemberian makanan, status gizi, toddlerCORRELATION OF MOTHER’S KNOWLEDGE AND FEEDING PATTERN WITH NUTRITIONAL STATUS IN TODDLERSABSTRACTObjective: to analyze the correlation of mother’s knowledge about toddler’s nutrition and feeding pattern with nutritional status of toddlers. Methods: This research was analytical descriptive with cross sectional approach. The population was mothers who had children aged 1-3 years in Kunden, Karanganom Village, Klaten. Samples consisted of 56 people taken using consecutive sampling technique. The research was conducted in June-July 2016. The instruments used were a questionnaire of mother’s knowledge about nutritional status, feeding pattern questionnaire, body weight scales, and stature meter. The nutritional status was measured using Weight/Height index. Data were analyzed using contingency coefficient test to figure out the correlation. Results: 41.1% of mothers had relatively good knowledge about nutrition of toddler and 78.6% mothers had good knowledge about feeding pattern. 62.5% of toddlers in Kunden Village mostly had normal nutritional status. The results of statistical test showed that there was no correlation of mother’s knowledge (p=0.166) andfeeding pattern (p=0.313) with nutritional status of toddles (a=0.05). Conclusion: There is no correlation of mother’s knowledge about toddlers’ nutrition and feeding pattern with nutritional status of toddlers.Keywords: mother’s knowledge, feeding pattern, nutritional status, toddlers
PENGARUH PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DAN POLA PEMBERIAN MAKANAN TERHADAP STATUS GIZI BALITA Fitriana Noor Khayati
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i1.39

Abstract

Tujuan penelitian : untuk menganalisa pengaruh pengetahuan ibu tentang gizi balita dan pola pemberian makanan terhadap status gizi balita. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun di Desa Kunden, Karanganom. Sampel berjumlah 56 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2016. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Ibu yang memiliki pengetahuan tentang gizi balita cukup baik 41,1% dan pola pemberian makanan ibu yang baik 78,6%. Balita di Desa Kunden sebagian besar memiliki status gizi normal yaitu 62,5%. Hasil uji Chi Square menunjukkan tidak ada pengaruh pengetahuan ibu (p=0,113) dan pola pemberian makanan (p=0,503) terhadap status gizi balita (α=0,05). Diskusi: Status gizi balita selain dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan pola pemberian makan, dipengaruhi juga oleh faktor genetik.  Kesimpulan: Tidak ada pengaruh antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dan pola pemberian makanan terhadap status gizi balita.Kata Kunci: pengetahuan ibu, pola pemberian makanan, status gizi, balita
Effect of Diabetes Exercise on Depression Score in Type II Diabetes Mellitus Patients Romadhani Tri Purnomo; Puput Risti Kusumaningrum; Fitriana Noor Khayati; H Harjana
Urecol Journal. Part D: Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2021): January - June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.29 KB) | DOI: 10.53017/ujas.38

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease that occurs when the pancreas is unable to produce enough insulin. Indonesia is the 7th most DM sufferer in the world. Patients when diagnosed with DM experience psychological stress, anxiety because they are no longer like normal people, causing depression. The way to reduce depression is to do physical activity such as gymnastics. The purpose of this study was to determine the effect of diabetic exercise on the reduction of depression scores at Persadia RSI Klaten. This study used a quasy experimental pre post test design with a cross sectional approach. The study population was type II DM patients who joined Persadia Islamic Hospital Klaten. The sampling technique was purposive sampling with a total of 30 respondents. The data collection instrument used the PHQ questionnaire. Bivariate data analysis using the Wilcoxon test. The results of the research on the characteristics of respondents were dominated by women as many as 23 (76.7%). The average age of the respondents was 49 years. The ethnic group is dominated by Javanese as many as 28 (93.3%). Most of the respondents' occupation is Labor 12 (40.0%). The average score for depression before the intervention for diabetic exercise was 7,400 and after the intervention for diabetic exercise decreased to 2.166. The results of the Wilcoxon test showed that there was a significant effect of diabetes exercise on the reduction of depression scores in type II diabetes mellitus patients at Persadia RSI Klaten values ??(p = 0.000, Z = -4.813). Conclusion based on the results of the study, the average depression score in Type II DM patients before diabetes exercise was 7,400. Meanwhile, the average depression score after diabetes exercise was 2.166. The results of statistical tests showed that there was an effect of diabetes exercise on depression scores in Type II DM patients with a p value of 0.000.
Nutritional Status of Toddlers in Klaten: A Case Report Fitriana Noor Khayati; Fitri Suciana; Nur Wulan Agustina; Dinda Risky Tiara
Urecol Journal. Part G: Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 1 (2021): January - June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.114 KB) | DOI: 10.53017/ujmr.16

Abstract

Background: Good nutritional status is very important for infant growth. A good nutritional status will support growth, development, energy production, body defense, brain structure and function. Nutritional problems suffered by babies can have serious consequences for their health and their future. Poor nutrition can cause the baby to be prone to disease and stunted body tissue growth. Objective: To understand the characteristics of the respondents and to know the description of the nutritional status of children under five in the village of Sidorejo, Kemalang, Klaten. Methods: Design This study is a quantitative descriptive study. This research was conducted to determine the description of the nutritional status of children under five in the village of Sidorejo, Kemalang. The sampling technique in this study was total sampling. The sample in this study was 31 toddlers. The instrument used in this study was a demographic data questionnaire that was filled out via google form. Results: The characteristics of toddlers who were respondents in this study were at least 0 months and a maximum age of 52 months with an average age of 17.45 months and more of the toddlers who were female with a percentage of 54.8%. The results of this study were the nutritional status of children under the category of good nutrition, which was 61.3% compared to children who had less nutrition with a percentage of 19.4%, malnutrition with a percentage of 12.9%, and over nutrition with a percentage of 6,5%.
Pengaruh Edukasi Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Kepatuhan Berobat Pada Penderita TB Paru Di Balkesmas Wilayah Klaten Fitriana Noor Khayati; Endang Sri Mulyani; Romadhani Tri Purnomo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.802 KB)

Abstract

Pengobatan TB paru memerlukan jangka waktu lama. Pasien TBparu memerlukan edukasi yang tepat dan benar dalam keberhasilanpengobatanya.Banyak kasus yang terjadi di masyarakat, penderitaTB paru putus berobat dalam pengobatannya,karena tidak tahupengobatan TB dilakukan. Tujuan penelitian menganalisa pengaruhEdukasi dengan Media Video terhadap Pengetahuan Sikap danKepatuhan Berobat pada Penderita TB Paru di Balkesmas WilayahKlaten. Jenis penelitian menggunakan metode quasy eksperimentdengan pretest-posttes without control group design. Populasisebanyak 51 orang. teknik sampling purposive sampling, jumlahsampel 21 orang, intervensi yang digunakan adalah edukasi metodevideo. Analisa data menggunakan wilcoxon dengan α=0,05.Pengetahuan pada penderita TB paru sebelum diberikan edukasidengan media video dengan rerata 11,47 dan sesudah dengan rerata14,85. Sikap pada penderita TB paru sebelum diberikan edukasidengan media video dengan rerata 14,09 dan sesudah adalah denganrerata 15,28. Kepatuhan berobat pada penderita TB paru sebeludiberikan edukasi dengan media video dengan rerata 7,66 dansesudah dengan rerata 8,42. Ada pengaruh edukasi dengan mediavideo pada penderita TB paru terhadap pengetahuan dengan nilai pvalue = 0,000, sikap dengan nilai p value = 0,047 dan kepatuhanberobat dengan nilai p value = 0,002. Kesimpulan ada pengaruhedukasi dengan media video pada penderita TB paru di BalkesmasWilayah Klaten terhadap pengetahuan, sikap dan kepatuhan