Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penguatan Keterampilan Wirausaha Remaja melalui Produksi Kuliner Sehat di Klaten Rahmawati Riantisari; Arie Rachma Putri; Alfiati Nurrokhmini; Rezyana Budi Syahputri; Faizah Khotimatul Husna
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.335

Abstract

Kabupaten Klaten memiliki potensi besar di bidang pertanian dan peternakan dengan ketersediaan bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk kuliner sehat dan bernilai ekonomi. Namun, remaja LKSA Aisyiyah Klaten masih menghadapi keterbatasan pengetahuan kewirausahaan, keterampilan produksi, manajemen usaha, serta pemasaran produk. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kewirausahaan remaja melalui pelatihan kewirausahaan dan pendampingan pengelolaan produk spring roll sehat. Metode kegiatan meliputi pendampingan kewirausahaan, pencatatan keuangan sederhana, praktik produksi kuliner sehat, pengemasan dan branding produk, serta pemasaran. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 28 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan total skor dari 653 menjadi 718 atau naik sebesar 65 poin. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek manajemen usaha, diikuti oleh produksi kuliner sehat dan pemasaran produk. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Secara keseluruhan, program ini efektif memperkuat kapasitas kewirausahaan remaja LKSA Aisyiyah Klaten, sekaligus menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha kuliner sehat.
Analisis Konten Pesan Penerimaan Diri @chriseldamd dalam Reels Instagram Noor Afy Shovmayanti; Faizah Khotimatul Husna
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v1i1.584

Abstract

Media sosial saat ini merupakan platform yang paling banyak digunakan beberapa segmen masyarakat. Salah satu tujuan penggunaan media sosial adalah cara untuk mengekspresikan diri. Reels di Instagram dianggap menarik karena di dalamnya kita dapat membuat video yang menarik dan imersif. Pengguna secara kreatif dapat mengekspresikan cerita, membuat konten edukasi, dan membantu mempromosikan bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pesan teks dari akun @chriseldamd dengan caption “Menangis tanpa suara. Bicara dalam tulisan, Menatap penuh arti” yang ditonton lebih dari 17.000 viewers, 889.000 likes, dan komen sebanyak 8.000-an. Video reels tersebut menunjukkan bagaimana Selda berproses untuk menerima kondisi dirinya dan mencintai diri seutuhnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pesan yang dibentuk dalam konten tersebut menyiratkan bahwa proses penerimaan diri dibangun dari pembentukan konsep diri untuk menerima kelebihan dan kekurangan diri seutuhnya.
Peran Orang Tua Dalam Financial Education Pada Anak Usia Dini Arie Rachma Putri; Faizah Khotimatul Husna; Habib Ismail; Tutik Indraswati; Safira Nur Sulistya
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 02 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v1i02.689

Abstract

Dalam meningkatkan pendidikan pada anak, peran orang tua sangatlah diperlukan. Saat ini kehidupan anak semakin kompleks, begitu juga untuk masa depan mereka, sehingga apa yang ditanamkan dan diajarkan saat ini menjadi penentu kesejahteraan anak dimasa yang akan datang. Tanggung jawab orang tua tidak sekedar membesarkan anak secara fisik, materi dan emosional saja, tetapi orang tua juga perlu menanamkan nilai-nilai kehidupan sebagai bekal untuk perkembangan anak, seperti mengajarkan tentang kecerdasan financial pada anak dalam mengelola keuangannya dengan cara menabung.. Financial education pada anak usia dini perlu diawali oleh orang tua yang menjadi pendidik pertama di keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam melakukan financial education pada anak usia dini. Metodologi pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan responden murid dan wali murid siswa Paud Kasih Ibu Desa Delanggu. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebesar 87% siswa sudah mengenal tentang uang dan 80% siswa memperoleh pendidikan keuangan dari orang tua. Selain itu 86% siswa sudah melakukan aktivitas menabung dan 64% siswa memperoleh pengajaran menabung dari orang tua, sehingga nampak bahwa peran orang tua dalam Financial Education sangatlah penting.
THE IMPACT OF DIGITAL MARKETING TRAINING ON MARKETING AND SALES OF SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES AND THE ROLE THE GOVERNMENT IN THE DIGITALIZATION PROCESS Faizah Khotimatul Husna; Noviadry Nur Tamtama; Alfiati Nurrokhmini
SEGMEN: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 22, No 1 (2026): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v22i1.9241

Abstract

The urgency of this research lies in the importance of ensuring that digital marketing training programs are truly effective in increasing the competitiveness of MSMEs. Although digitalization has great potential to expand market reach and improve business efficiency, many MSMEs still face obstacles such as low digital literacy, limited resources, and restricted access to quality training. This research aims to analyze the extent to which digital marketing training contributes to improving the marketing and sales performance of MSMEs.The results of this research conclude that digital marketing training has a significant impact, both directly and indirectly, on enhancing the marketing and sales capabilities of MSMEs. This shows that the more intensive and higher-quality digital training received, the greater the competitiveness of MSMEs in marketing their products. However, the digital transformation of MSMEs cannot rely solely on individual initiatives; the government’s role as a facilitator is also crucial
INOVASI EDUKASI SEGARATA: MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PENGELOLAAN KEUANGAN Rezyana Budi Syahputri; Arie Rachma Putri; Alfiati Nurrokhmini; Faizah Khotimatul Husna; Rahmawati Riantisari
SINAR SANG SURYA Vol 9 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4144

Abstract

Program pengabdian masyarakat "Inovasi Edukasi SEGARATA" bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Klaten melalui integrasi edukasi gizi seimbang dan pengelolaan keuangan. Latar belakang program ini didasarkan pada tantangan gizi ganda, seperti stunting (14,7%), anemia pada ibu hamil (46,2%) dan remaja putri (30,4%), serta obesitas (21,3%), yang diperparah oleh rendahnya literasi keuangan (hanya 38,6% keluarga merencanakan anggaran pangan sehat). Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan, pelaksanaan (edukasi dan pelatihan), evaluasi, dan penyusunan luaran (booklet "SEGARATA" dan artikel ilmiah). Kegiatan ini melibatkan 35 peserta, sebagian besar ibu rumah tangga berusia 46–55 tahun dengan penghasilan Rp 2–5 juta/bulan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi seimbang (mean difference -1,343; p-value 0,000), keterampilan menyusun menu (mean difference -4,286; p-value 0,000), dan pemahaman pengelolaan anggaran (mean difference +7,914; p-value 0,000). Selain itu, 80% peserta mampu menyusun menu sehat, 70% mengidentifikasi makanan kaya zat besi, dan 50% keluarga mulai merencanakan anggaran pangan. Pendekatan partisipatif melalui diskusi dan praktik langsung terbukti efektif dalam mengubah sikap dan perilaku. Program ini juga mendorong pemanfaatan pangan lokal, dengan peningkatan konsumsi sebesar 25%. Dampak program mencakup peningkatan ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan melalui pemberdayaan berbasis edukasi. Booklet "SEGARATA" yang terdaftar sebagai HKI menjadi media berkelanjutan untuk penyebaran informasi. Kesimpulannya, integrasi gizi dan literasi keuangan dalam program SEGARATA berhasil menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan, relevan dengan kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya adalah perluasan cakupan peserta dan pendampingan jangka panjang.Kata kunci: gizi seimbang, literasi keuangan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, Kabupaten Klaten.