Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENGURAI PENGARUH POLITIK IDENTITAS ETNIS: SUKSES ETNIS LOKAL DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH Amirul Yadin; Najib Husain; La bilu; Sri Afrianti Utami
JAPMAS : Jurnal Politik dan Demokrasi Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/japmas.v1i1.6

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Politik Identitas Etnis Suku Mange dalam Merebut Kekuasaan pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah Politik Identitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara, obesarvasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pengaruh politik identitas etnis suku Mange dalam merebut kekuasaan pada Pemilihan Kepala Daerah langsung di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara Tahun 2020 dilatar belakangi oleh keberadaan etnis suku Mange disemua lini sangat mendominasi. Mulai dari partai politik, birokrasi pemerintahan, parlemen dan ekonomi. Selain mendominasi di semua lini yang ada, etnis suku Mange juga melakukan negosiasi politik dengan etnik-etnik yang lain di luar etnis suku Mange, dan pengaruhnya terhadap perebutan kekuasaan pada Pemilihan Kepala Daerah di Pulau Taliabu, dengan menjalankan praktik politik identitias yang mengedepankan kepentingan kelompok menggunakan identitas etnis sebagai instrumen dalam merebut kekuasaan, etnis suku Mange meraih kekuasaan secara mutlak pada kontestasi politik dalam Pemilihan Kepala Daerah langsung di Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara tahun 2020.  
Pelatihan Pembuatan Informasi Profil dan Potensi Desa Bagi Aparatur Desa Lawoila, Konda, Konawe Selatan Faturachman Alputra Sudirman; Saidin Saidin; Muh. Amir; Syamsul Alam; Aenal Fuad Adam; Fera Tri Susilawaty; Sri Afrianti Utami
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v2i1.24

Abstract

Pelatihan Pembuatan Informasi Profil dan Potensi Desa merupakan inisiatif penting untuk memperkuat kapasitas aparatur Desa Lawoila, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan dalam memanfaatkan teknologi informasi. Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Desa Lawoila, dengan tujuan utama mengembangkan kemampuan aparatur desa dalam pembuatan dan pengelolaan informasi digital yang efektif. Pelatihan ini dihadiri oleh dua pemateri yang memberikan pencerahan mengenai teknis pembuatan website dan pengelolaan konten digital. Melalui sesi teori, praktek, dan diskusi interaktif, peserta diajarkan cara-cara praktis untuk memperbaiki visibilitas digital desa dan mempromosikan potensi lokal kepada khalayak lebih luas. Hasil dari pelatihan ini diharapkan meningkatkan keterampilan digital aparatur desa dan memfasilitasi pengembangan ekonomi lokal melalui peningkatan informasi profil dan potensi desa di platform digital. Kegiatan ini tidak hanya mendukung peningkatan keterampilan teknis tetapi juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan inisiatif pembangunan berkelanjutan di Desa Lawoila.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Sosialisasi Transformasi Sosial-Ekonomi dan Kesehatan untuk Peningkatan Kualitas Generasi Muda Asriani Asriani; Eka Suaib; M Najib Husain; Faturachman Alputra Sudirman; Sri Afrianti Utami
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v3i1.50

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir di Kelurahan Purirano melalui sosialisasi mengenai transformasi ekonomi digital, pendidikan, dan kesehatan sebagai fondasi peningkatan kualitas generasi muda. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan mengedepankan pendekatan kontekstual berbasis kebutuhan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan, terutama terkait literasi digital, pola hidup sehat, dan pentingnya pendidikan anak. Evaluasi menunjukkan bahwa 82% peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti kegiatan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan infrastruktur digital, kegiatan ini memberikan dampak signifikan terhadap kesadaran dan kesiapan warga dalam melakukan perubahan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya melalui sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.