Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Motivasi dan Budaya Organisasi terhadap Work-Life Balance: Studi Kasus Pekerja yang Menjadi Anggota Suporter the Jakmania Ciledug, Kota Tangerang Muhammad Daffa; Setyani Dwi Lestari
Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 4 (2025): Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/maslahah.v3i4.2760

Abstract

Football supporters are often referred to as the "12th player" due to their crucial role in creating a lively match atmosphere and boosting players' morale. Nearly every province or city in Indonesia has its own football club and a passionate fanbase. Notable examples include The Jakmania (supporters of Persija Jakarta), Bobotoh (Persib Bandung), and Bonek (Persebaya Surabaya). The challenges faced by these supporters extend beyond organizational involvement and relate closely to their ability to manage and allocate time effectively between work and non-work domains. For members of The Jakmania who are also employed, balancing professional responsibilities, personal life, and supporter-related activities has become a significant issue. This study aims to examine the influence of Motivation (X1) on Work-Life Balance (Y), as well as the influence of Organizational Culture (X2) on Work-Life Balance (Y) among working members of The Jakmania Ciledug, Tangerang City. The research utilized probability sampling through a simple random sampling method to ensure randomness and avoid selection bias, thereby enhancing the representativeness of the sample. The total population consisted of 112 members, and using the Slovin formula, a final sample of 53 respondents was determined. The analysis was conducted using multiple linear regression, assisted by SPSS version 25 and Microsoft Excel 2017. The findings reveal that Motivation (X1) has a positive and significant influence on Work-Life Balance (Y), and Organizational Culture (X2) also has a positive and significant influence on Work-Life Balance (Y).
Multisensori Al-Qur’an: Model Pembelajaran Al-Qur’an bagi Siswa Tunagrahita Abd. Aziz; Ahmad Zain Sarnoto; Muhammad Daffa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2225

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an bagi siswa tunagrahita menghadapi tantangan kompleks karena keterbatasan kognitif, konsentrasi, dan daya ingat yang menghambat proses pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan, serta pemahaman ayat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis efektivitas model pembelajaran Multisensori Al-Qur’an sebagai strategi inovatif yang mengintegrasikan indera visual, auditori, kinestetik, dan taktil untuk meningkatkan kemampuan membaca dan motivasi belajar siswa tunagrahita. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi dalam enam tahap, meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan produk, uji coba terbatas, revisi, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multisensori secara signifikan meningkatkan pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan, daya ingat, konsentrasi, serta motivasi belajar. Guru menilai model ini praktis dan mudah diadaptasi dalam konteks kelas inklusif, sementara siswa menunjukkan keterlibatan aktif dan peningkatan hasil belajar yang konsisten. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi multisensori dalam pembelajaran Al-Qur’an dapat menjadi solusi strategis dalam pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan humanis bagi anak berkebutuhan khusus.