Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Optimasi Rute Distribusi Menggunakan Metode Tabu Search Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bangun Kulon Progo Siti Dinar Rezki Ramadhani; Hafizhta Aryunda Tanggono; Rif’an Yusuf
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 1 (2021): Proceedings of Smart Advancement on Engineering and Applied Science
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.259 KB) | DOI: 10.30595/pspfs.v1i.134

Abstract

Logistics management is known as distribution and transportation management, while others call it physical distribution management. Distribution activities are very important for companies to deliver a product to consumers across various regions. The Regional Drinking Water Company (PDAM) Tirta Binangun Kulon Progo is one of the companies that produce Bottled Drinking Water (AMDK) under the product name AirKu. The high demand for AMDK AirKu products in 240 ml cup packaging was causing limited vehicles and the absence of a clear standard distribution route, which caused the distribution process to be carried out randomly. Therefore, to overcome the company's problems, it is possible to determine the Vehicle Routing Problem (VRP) route with the CVRP approach, where the route determination is based on fleet capacity. The method used was tabu search using the MATLAB application to minimize the bottled product delivery route traveled. The results obtained were the total distance traveled by 284.9 km. The proposed route had a distance savings of 118.26 km, which is better than the company route.
Optimasi Rute Distribusi Bantuan Logistik Kesehatan ke Daerah Rawan Bencana Banjir di Kota Yogyakarta Lukman Adhitama; Oktaviana Putri; Siti Dinar Rezki Ramadhani
Jagratara: Journal of Disaster Research Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Jagratara: Journal of Disaster Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the context of flood risk mitigation in Yogyakarta City, particularly in the districts of Gondokusuman and Umbulharjo, this study highlights the significant impact of geographical factors and high rainfall intensity. Floods not only cause damage to infrastructure but also pose a serious threat to public health. Flood-prone areas often become breeding grounds for diseases that can spread rapidly, especially in emergency conditions. This research aims to identify optimal routes for the distribution of health logistics in dealing with flood disasters in Yogyakarta City. Using the Simulated Annealing (SA) algorithm, the study compares the optimization results of distribution routes without clustering and with clustering (based on districts). Findings indicate that the use of clustering is effective in minimizing the distance and travel time of distribution, with the clustering scenario emphasizing time efficiency. The contribution of this research lies in the development of responsive and efficient health distribution strategies during flood emergencies. Thus, the implementation of the SA algorithm and clustering can serve as a foundation for better emergency response planning, providing tangible benefits for those involved in flood disaster management in the region.
OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI GULA PASIR PERUM BULOG GBB PURWOMARTANI DENGAN METODE CLARKE AND WRIGHT SAVINGS DAN NEAREST NEIGHBOR Afriana, Imas Wuri; Pramudyo, Cahyono Sigit; Adhitama, Lukman; Ramadhani, Siti Dinar Rezki
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i1.10701

Abstract

Aktivitas pengiriman sangat penting bagi perusahaan untuk menyampaikan suatu produk kepada konsumennya yang tersebar di berbagai wilayah. Pemilihan metode penentuan rute secara tepat harus dilaksanakan oleh perusahaan agar produk cepat sampai serta biaya distribusinya minimal. Pada pengiriman produk gula pasir oleh Perum BULOG DIY GBB Purwomartani ke wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta belum berdasarkan metode tertentu yang spesifik sehingga hasilnya dinilai belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan rute distribusi pada perusahaan tersebut dengan jarak tempuh minimum menggunakan metode Clarke and Wright Savings dan Nearest Neighbor. Kedua metode tersebut mampu mengurangi jarak tempuh yang semula 372,3 km menjadi 178,1 km dari hasil Clarke and Wright Savings dan 173,1 km dari hasil Nearest Neighbor. Biaya distribusi yang semula Rp1.528.038,88 juga dapat dihemat hingga mencapai lebih dari 50% yaitu sebesar Rp702.380,125 dari hasil Clarke and Wright Savings dan Rp697.598,880 dari hasil Nearest Neighbor.
IMPLEMENTASI ALGORITMA ANT COLONY SYSTEM PADA OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI BIBIT TANAMAN PENAHAN LONGSOR DI KABUPATEN SAMOSIR Ramadhani, Siti Dinar Rezki; Adhitama, Lukman
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 5, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v5i2.13951

Abstract

Daerah Samosir terletak di wilayah dataran tinggi, memiliki jenis tanah topografi dan kontur tanah berbukit dan bergelombang dengan iklim tropis memiliki kelembaban udara rata-rata 85%, yang menyebabkan Samosir rawan longsor. Dinas lingkungan hidup dan kehutanan Provinsi Sumatera Utara melakukan program penghijauan lingkungan sebagai penyangga lahan rawan longsor kepada BPBD Kabupaten Samosir. Tujuan distribusi bibit yang optimal untuk mencari rute terdekat dari pengiriman bibit, proses penentuan rute distribusi menggunakan metode Ant Colony System sehingga dapat menjaga kualitas bibit yang di salurkan. Hasil rute yang diperoleh pada sembilan kecamatan rawan lonsor di Samosir memiliki jarak tempuh 218,7 km algoritma Ant Colony System (ACS) dapat digunakan pada kasus yang serupa karena telah teruji berhasil pada kasus ini.
DAUR ULANG LIMBAH TANDAN KOSONG (TANKOS) DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENSTIMULASI DAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PARA PETANI LANGGAM Ramadhani, Siti Dinar Rezki; Nasirly, Riri; Laila, Widya; Arsi, Fadli; Rahmad, Nuraini; Larasati, Tengku Indira; Herman, Winda; Qolby, Rohatul; Utomo, Muhammad Fitri Budi
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1479

Abstract

Limbah Tankos atau Tandan Kosong dari kelapa sawit adalah satu jenis limbah padat dari kelapa sawit, jumlahnya terus meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas produksi CPO. Setelah menjadi CPO sebagai bahan baku, kemudian CPO disimpan dalam tangki-tangki timbun sebelum siolah menjadi produk turunan (Mulyadi et al., 2023). Setiap proses produksi CPO tidak terlepas dari limbah terutama limbah tandan kosong (tankos). Menurut (Septiawan et al., 2014) strategi penghematan pupuk kimia dan perbaikan berkelanjutan dengan pemanfaatan limbah padat dan pengurangan limbah B3. Hal ini menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penumpukan limbah padat pada pabrik CPO, penurunan estetika lingkungan, dan dampak negatif terhadap kesehatan serta lingkungan akibat pengelolaan yang tidak tepat, seperti pembakaran tangkos yang menyebabkan polusi udara dan kontribusi pada pemanasan global. Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya pengetahuan mengenai alternatif pengolahan tangkos sering kali di biarkan begitu saja. Rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya pengetahuan mengenai alternatif pengolahan limbah tangkos memperparah situasi ini. Mengatasi permasalahan tersebut, program pelatihan dan pendampingan daur ulang tangkos menjadi pupuk organik merupakan solusi inovatif yang mudah dilakukan. Tujuan program ini mengintegrasikan edukasi lingkungan, pelatihan teknologi tepat guna, dan pengembangan kreativitas serta kewirausahaan. Kegiatan ini melibatkan warga desa Padang Luas, Langgam sebagai target utama dengan pendekatan berbasis partisipatif dan praktik langsung. Metode pelaksanaan kegiatan memiliki beberapa tahapan antara lain: Tahap sosialisasi dan penyuluhan, Tahap pelaksanaan pembuatan kompos tangkos dan Tahap refleksi kegiatan.
ANALISIS PERAMALAN PRODUKSI STANDARD INDONESIA RUBBER (SIR) MENGGUNAKAN APLIKASI POM QM DI PTPN 7 BENGKULU Ramadhani, Siti Dinar Rezki; Afifah, Belia
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i2.1764

Abstract

Pada penelitian ini berdasarkan perhitungan dan analisis menggunakan metode time naive method, moving average 3 bulan, moving average 5 bulan dan exponential smoothing dapat dilihat dari nilai MAD, MASE, dan MAPE terkecil terdapat pada metode Singel Exponential Smoothing dengan α = 0.117 ≈ 0.12. Metode Singel Exponential Smoothing diperoleh nilai MAD (Mean Abusolute Deviation) sebesar 130.63, sedangkan MSE (Mean Squared Error) sebesar 27635.69, kemudian MAPE (Mean Absolute Precent Error) sebesar 0.25 atau sebesar 25%, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ini merupakan metode yang efektif digunakan untuk meramalkan produksi SIR PTPN VII  di periode berikutnya dibandingkan dengan 3 metode lainnya. Hasil permalan produksi SIR memiliki rata-rata produksi sebesar 663.25 palet ≈ 664 palet/bulan dengan hasil peramalan per bulan berikutnya selama satu tahun dapat dilihat pada gambar 11. Sehingga dalam penelitian ini metode terpilih yang dapat digunakan untuk penentuan peramalan produksi adalah Exponential Smoothing yang dapat diterapkan pada PT. Perkebunan Nusantara VII karena memilik nilai error  terkecil.
Penerapan Algoritma Simulated Annealing pada Proses Penentuan Rute Distribusi Cabai di Kota Yogyakarta Lukman Adhitama; Siti Dinar Rezki Ramadhani
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 3 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i3.001

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas penting yang dapat menunjang perekonomian dan kebutuhan pangan masyarakat. Oleh sebab itu, kepedulian instansi pertanian agar masyarakat mampu berswadaya untuk menanam cabai pun tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan pemberian bantuan benih tanaman cabai kepada pemerintah Kota Yogyakarta untuk diberikan kepada sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut. Bantuan tanaman benih cabai akan dilakukan secara continue maka dari itu penentuan rute distribusi yang optimal diperlukan untuk dapat menjaga kualitas bibit yang disalurkan. Penelitian ini menggunakan metode Simulated Annealing (SA) untuk menentukan rute terpendek dalam proses distribusi bibit cabai. Hasil yang diperoleh dari penentuan rute distribusi dengan menggunakan metode Simulated Annealing (SA) yang menerapkan 3 kombinasi parameter dan replikasi sebanyak 5 kali menunjukkan hasil terbaik berupa rute dengan total jarak tempuh yaitu 26,14 km dengan estimasi waktu distribusi yaitu 1 jam 12 menit. Hasil tersebut diperoleh dari penerapan parameter Simulated Annealing (SA) dengan nilai suhu awal (T0) = 50, suhu akhir (TF) = 0,001 dan koefisien pendinginan (α) = 0,99 pada replikasi ke 2. Dengan hasil ini maka jika diterapkan dalam kasus distribusi bibit cabai akan membuat proses pengirimannya menjadi lebih cepat karena memiliki jarak yang minimal.
Penerapan Algoritma Simulated Annealing pada Proses Penentuan Rute Distribusi Cabai di Kota Yogyakarta Lukman Adhitama; Siti Dinar Rezki Ramadhani
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 19 No. 3 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i3.001

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas penting yang dapat menunjang perekonomian dan kebutuhan pangan masyarakat. Oleh sebab itu, kepedulian instansi pertanian agar masyarakat mampu berswadaya untuk menanam cabai pun tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan pemberian bantuan benih tanaman cabai kepada pemerintah Kota Yogyakarta untuk diberikan kepada sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut. Bantuan tanaman benih cabai akan dilakukan secara continue maka dari itu penentuan rute distribusi yang optimal diperlukan untuk dapat menjaga kualitas bibit yang disalurkan. Penelitian ini menggunakan metode Simulated Annealing (SA) untuk menentukan rute terpendek dalam proses distribusi bibit cabai. Hasil yang diperoleh dari penentuan rute distribusi dengan menggunakan metode Simulated Annealing (SA) yang menerapkan 3 kombinasi parameter dan replikasi sebanyak 5 kali menunjukkan hasil terbaik berupa rute dengan total jarak tempuh yaitu 26,14 km dengan estimasi waktu distribusi yaitu 1 jam 12 menit. Hasil tersebut diperoleh dari penerapan parameter Simulated Annealing (SA) dengan nilai suhu awal (T0) = 50, suhu akhir (TF) = 0,001 dan koefisien pendinginan (α) = 0,99 pada replikasi ke 2. Dengan hasil ini maka jika diterapkan dalam kasus distribusi bibit cabai akan membuat proses pengirimannya menjadi lebih cepat karena memiliki jarak yang minimal.