Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI DAN PENGGUNAAN TEHNOLOGI INFORMASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN Ni Kadek Suryani; G. Oka Warmana; I Nyoman Arya Wiguna
Jurnal Imagine Vol 1 No 1 (2021): Jurnal IMAGINE April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/imagine.v1i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi karyawan dan penggunaan informasi tehnologi terhadap kinerja karyawan, mengingat dalam pencapaian tujuan dan meningkatkan keunggulan kompetitif organisasi sangat tergantung dari kualitas karyawan yang kompeten di bidangnya. Penelitian ini dilakukan pada seluruh SMA dan SMK yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan dan Olah Raga Propinsi Bali, Indonesia. Populasi berjumlah 142 orang kepala tata usaha dan pegawai sekolah. Seluruhnya digunakan sebagai sampel dan responden untuk menjawab kuesioner yang diberikan. Data dianalisis menggunakan SMARTPLS 3 Structural Equation Modeling (SEM). Penelitian ini menemukan terdapat pengaruh positif dan signifikan dari ketiga hipotesis yang diajukan yaitu hubungan antara kompetensi terhadap kinerja pegawai, kompetensi terhadap penggunaan teknologi informasi dan antara penggunaan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai. Pada uji mediasi yang ditemukan adanya pengaruh mediasi parsial dimana kompetensi yang semakin berkualitas akan meningkatkan penggunaan teknologi informasi dalam organisasi sehingga nantinya dapat meningkatkan kinerja pegawai yang berdampak pada kemajuan perusahaan yang berkesinambungan.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN STRESS TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KOPERASI UNIT DESA PENEBEL Arya Wiguna, I Nyoman; Mahendra Da Lopez, Viktorianus; Agustian, Efandri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol. 7 No. 1 (2024): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh komunikasi dan stress kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel yang digunakan sebanyak 31 responden yang merupakan karyawan Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan. Penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil analisis penelitian diperoleh hasil bahwapertama komunikasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, hasil ini memberikan makna bahwa peningkatan komunikasi dapat mempengaruhi peningkatan kepuasan kerja karyawan pada Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan. Kedua stress kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, hasil ini memberikan makna bahwa peningkatan stress kerja dapat mempengaruhi peningkatan kepuasan kerja karyawan pada Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan.
Peran Stres Kerja dalam Memediasi Pengaruh Work Family Conflict Terhadap Kinerja Pegawai Wiguna, I Nyoman Arya; Aryono, Muhamad Dian; Swandewi, I Gusti Agung Ayu; Laksmana, I Nyoman Hendra
EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol. 19 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi (EJBA)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/ejba.v19i1.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work family conflict terhadap kinerja pegawai dengan stres kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi seluruh pegawai Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana yang berjumlah 52 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner sebagai sumber data primer. Analisis data dilakukan menggunakan software SmartPLS 3.2.9 dengan pengujian outer model, inner model, dan hipotesis menggunakan metode bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work family conflict dan stress kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta stres kerja terbukti berperan sebagai mediasi yang memperkuat pengaruh negatif tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan fleksibilitas kerja dan dukungan psikologis untuk mengurangi dampak negatif work family conflict dan stres kerja terhadap kinerja pegawai.
Analisis Implementasi Pemindahbukuan pada Layanan e-PBK terhadap Efevtivitas Kinerja Pegawai di Instansi Pengelola Pajak Aryono, Muhamad Dian; Arya Wiguna, I Nyoman
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2025): October
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i2.147

Abstract

PBK merupakan digitalisasi layanan perpajakan yang dapat digunakan Wajib Pajak untuk mengajukan pemindahbukuan secara daring. Melalui laman pajak.go.id, wajib pajak dapat mengakses layanan permohonan pemindahbukuan kapan saja dan di mana saja. Wajib pajak juga dapat memantau proses penyelesaian permohonan pemindahbukuan yang diajukan secara real time. Sebelum rilis e-PBK, permohonan pemindahbukuan hanya bisa diajukan secara manual ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat wajib pajak terdaftar, baik secara langsung maupun mengirim surat via Pos atau ekspedisi, untuk kemudian ditindaklanjuti oleh petugas KPP melalui proses penerimaan berkas, penelitian, persetujuan, hingga pencetakan Surat Keterangan Pemindahbukuan yang akan dikirimkan kembali ke alamat wajib pajak pemohon. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis kemampuan e-PBK dalam menciptakan efektivitas pada alur penyelesaian permohonan pemindahbukuan, hingga memberikan layanan yang lebih cepat kepada Wajib Pajak dibandingkan dengan permohonan pemindahbukuan secara manual. Populasi pada penelitian ini adalah pegawai yang bertugas pada setiap tahapan alur penyelesian permohonan pemindahbukuan di KPP Pratama. Pegawai yang dimaksud merupakan pegawai seksi pelayanan yang berjumlah 21 (dua puluh satu) orang.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN STRESS TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KOPERASI UNIT DESA PENEBEL Arya Wiguna, I Nyoman; Mahendra Da Lopez, Viktorianus; Agustian, Efandri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol. 7 No. 1 (2024): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh komunikasi dan stress kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel yang digunakan sebanyak 31 responden yang merupakan karyawan Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan. Penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil analisis penelitian diperoleh hasil bahwapertama komunikasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, hasil ini memberikan makna bahwa peningkatan komunikasi dapat mempengaruhi peningkatan kepuasan kerja karyawan pada Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan. Kedua stress kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, hasil ini memberikan makna bahwa peningkatan stress kerja dapat mempengaruhi peningkatan kepuasan kerja karyawan pada Koperasi Unit Desa (KUD) Penebel Tabanan.
MENGENALKAN KEAJAIBAN NTT MELALUI MUSEUM: STRATEGI KREATIF UNTUK MENGGUGAH MINAT GENERASI MUDA Da Lopez, Viktorianus Mahendra; Riwu, Yonas Ferdinand; Nastiti, Dyah Wahyu; Wiguna, I Nyoman Arya; Klau, Herlina Helmy; Bon, Sergius Fribontius; Arthana, I Komang
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32154

Abstract

Abstrak: Museum sebagai penjaga warisan budaya mengalami penurunan minat dari generasi muda, padahal memiliki potensi sebagai ruang edukatif yang menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam mengenalkan keajaiban NTT melalui strategi kreatif berbasis media sosial dan melatih softskill penggunaan media sosial. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan oleh dua narasumber dan workshop oleh satu narasumber, dengan fokus pada peran museum serta pelatihan pembuatan konten promosi. Kegiatan dilaksanakan di Aula UPTD Museum Daerah Provinsi NTT dan melibatkan 84 peserta (69 siswa dan 15 guru dari 15 SMA/SMK). Evaluasi dilakukan melalui angket (sebanyak 5 soal) untuk mengukur kepuasan dan minat siswa menjadi digital ambassador. Hasil menunjukkan 97% peserta merasa puas dan 100% siswa aktif membuat dan mengunggah konten promosi museum ke media sosial. Namun, lima sekolah masih memerlukan pelatihan tambahan. Kegiatan ini disarankan untuk dilakukan secara berkala dan konten siswa dipublikasikan melalui kanal resmi museum untuk meningkatkan literasi budaya generasi muda.Abstract: Museums as guardians of cultural heritage have experienced a decline in interest from the younger generation, even though they have the potential to be fun educational spaces. This activity aims to encourage the participation of the younger generation in introducing the wonders of NTT through creative strategies based on social media and training soft skills in using social media. The methods used include counseling by two speakers and a workshop by one speaker, focusing on the role of museums and training in creating promotional content. The activity was carried out in the Hall of the NTT Provincial Museum UPTD and involved 84 participants (69 students and 15 teachers from 15 high schools/vocational schools). The evaluation was carried out through a questionnaire (5 questions) to measure student satisfaction and interest in becoming digital ambassadors. The results showed that 97% of participants were satisfied and 100% of students actively created and uploaded museum promotional content to social media. However, five schools still need additional training. This activity is recommended to be carried out periodically and student content published through the museum's official channels to improve cultural literacy for the younger generation.