Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Kemampuan Literasi Numerasi Berbasis Digital dan Peningkatan Self Efficacy Resiliensi Guru SD Yulia Anita Siregar*; Anas Munandar Matondang; Fitriani; Putri Maisyarah Ammy; Muhammad Yusuf Harahap; Rossiah Rossiah; Ahir Manuddin Siregar; Rahmat Sholih; Elviza Nabila Pohan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i5.14431

Abstract

Tujuan diadakannya kegiatan Pengabdian Pelatihan dan pendampingan ini yaitu untuk mengembangkan kemampuan: 1) Penerapan mengenai literasi numerasi dalam pembelajaran di SD 101243 Muhammadiyah Sipirok, 2) Penggunaan teknologi berbasis digital SD 101243 Muhammadiyah Sipirok, 3) Self efficacy resiliensi guru di SD 101243 Muhammadiyah Sipirok. Metode Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan secara blended learning meliputi kegiatan sinkron dengan zoom atau google meet dan asinkron melalui google form dan Whatsapp group dan juga tatap muka secara langsung sesuai situasi dan kondisi yang diatur dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan. Untuk tahap akhir dilakukan proses review serta pemberian feedback yang dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2023. Berdasarkan hasil pelatihan dan pendampingan ini dapat mengembangkan kemampuan penerapan mengenai literasi numerasi dalam pembelajaran di SD 101243 Muhammadiyah Sipirok, mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi berbasis digital SD 101243 Muhammadiyah Sipirok, dan meningkatkan self efficacy resiliensi guru di SD 101243 Muhammadiyah Sipirok
Analisis Kemampuan Identifikasi Masalah Matematika Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Yulia Anita Siregar; Fitriani Fitriani; Ainun Mardiyah Lubis; Masdelima Azizah Sormin; Khairunnisah Khairunnisah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1562

Abstract

Identifikasi masalah merupakan kegiatan awal yang dilakukan dalam proses mencari dan menemukan sumber masalah, dimana seorang guru dituntut mampu melakukan identifikasi masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana mahasiswa PPG dalam jabatan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan mengidentifikasi masalah matematika. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan dokumen hasil penilaian di LMS Space PPG Daljab 2023. Tagihan identifikasi masalah pada siklus 1 dan 2 diunggah ke LMS. Penilaian menggunakan rubrik yang ada di LMS Space PPG Daljab 2023. Seluruh mahasiswa PPG Daljab angkatan 3 matematika tahun 2023 dari Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan adalah subjek dari penelitian ini. Analisis dilakukan menggunakan statistik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan identifikasi masalah mahasiswa termasuk dalam kategori baik, dimana mahasiswa memberikan solusi terhadap masalah matematika yang terjadi dalam kehidupannya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN SISWA MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA DI KELAS III SDI PLUS IMAM MUSLIM Nur Izatul Maula; Makhrus Makhrus; Suwanto Suwanto; Fitriani Fitriani
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 1 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i1.142–149

Abstract

The background for conducting this classroom action research was the achievement of student learning outcomes in class IV of Bustan El Firdaus Kawunganten Islamic Elementary School on low number pattern material, so there is a need for learning improvements. The learning improvement plan will be carried out by applying problem-based learning methods in 2 cycles. The sample for this research were 18 students in class IV of Bustan El Firdaus Islamic Elementary School, 10 boy students and 8 girls students. Research started from October to December. At the end of the cycle I showed an increase in the learning outcomes of number pattern material in the pre-cycle. Then in cycle II the learning outcomes obtained also increased significantly compared to cycle I. At the end of cycle II the classical completeness obtained was 94.4% while the indicator of success which was used as a reference in this research was the achievement of classical completeness of 80% so the research had been successful.
Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Manunggang Jae Kota Padangsidimpuan Masdelima Azizah Sormin; Fitriani; Benny Sofyan Samosir; Yani Sukriah sireg; Imelda Sari Harahap; Rani Annisa Dalimunthe; Windy Ariska Harahap; Amir Mahmud; Darmadi Erwin Harahap
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPI - Juli
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/7ysmsh12

Abstract

This study aims to examine the socialization of community empowerment through creative economy as an effort to improve the economy in Manunggang Jae Village, Padangsidimpuan City. Community empowerment through creative economy has great potential to improve economic welfare, especially in rural areas. Manunggang Jae Village has the potential of natural and cultural resources that can be developed through creative economic activities, such as handicrafts, local culinary, and technology-based creative industries. In this study, a participatory approach was used to involve the community in every stage of the empowerment process, from socialization to program implementation. The results of the study show that with effective socialization and appropriate training, the community can better understand the potential of the creative economy and apply it to create jobs, increase income, and strengthen the village economy. Therefore, strengthening community capacity and support from various parties are the keys to success in improving the economy in the village.
PENDAMPINGAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI MTS. & MAS SWASTA AL - HAKIMIYAH PARINGGONAN KECAMATAN ULU BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Khatib Lubis; Lili Herawati Parapat; Rahmad Huda; Tsania Azzahra; Indah Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/n15a6b90

Abstract

Perubahan kebijakan kurikulum ini biasanya menimbulkan kebingungan di kalangan guru dan sekolah, terutama guru dan sekolah yang belum pernah mengikuti sekolah mengemudi dan belum pernah mendapatkan pelatihan apapun. Permasalahan yang dialami MTs. Swasta & MAS Al - Hakimiyah berhubungan dengan implementasi pembelajaran diferensiasi kurikulum merdeka serta penyusunan dan pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada mata pelajaran bahasa Indonesia serta masih ditemukan adanya guru yang kurang menguasai penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Maka jalan pintasnya adalah ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adopsi atau menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran buatan orang lain atau bahkan copy paste Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dari media internet tanpa mempertimbangkan dan menelaah kondisi peserta didik dan lingkungan belajar pada satuan pendidikan dimana pendidik tersebut melaksanakan kegiatan pembelajaran. Jumlah mitra yang diikutsertakan adalah 2 yaitu kepala sekolah pondok pesantren Al-hakimiyah dan seluruh guru Bahasa Indonesia Pondok pesantren Al-hakimiyah yang terdiri dari Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah. Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM, dapat disimpulkan 80% Guru Madrasyah Tsanawiyah & Madrasyah Aliyah mampu mengaplikasikan media canva untuk mendesaik pembelajaran berdiferensiasi dengan baik dan tepat
Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Dan Anorganik Masyarakat Kelurahan Pancuran Kerambil Sibolga Yulia Anita Siregar; Fitriani; Vitria Larseman Dela; Ainun Mardiyah Lubis; Eli Marlina Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/849sjh66

Abstract

Keberadaan sampah menimbulkan masalah baru yang terjadi di lingkungan masyarakat karena sistem pengelolaan limbah/sampah yang tidak baik dan tidak memiliki adanya pengetahuan yang baik di dalam masyarakat itu sendiri. Hal ini juga lah yang dialami dan terjadi di kelurahan Pancuran Kerambil Kota Sibolga akibat dari minimnya pengetahuan masyarakat. Keadaan fasilitas pendukung yang tidak sesuai standar dan tidak memenuhi indikator untuk mendukung kebersihan yang seharunya tidak memadai dan juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah. Maka penting untuk menumbuhkan kepedulian warga agar tidak sembarang membuang sampah serta mengedukasi bagaimana memilah sampah. Bermula dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi melalui edukasi pentingnya menjaga kebersihan, memilih dan membedakan sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan olahan sampah tersebut sehingga memiliki nilai ekonomis. Bentuk nyata kegiatan ini berupa bantuan penyediaan fasilitas tempat sampah yang terpilah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah edukasi melalu tahapan sosialiasi, perijinan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini warga masyarakat menjadi peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan, adanya peningkatan pemahaman pemilahan sampah secara mandiri serta pengetahuan akan manfaatnya. Selain itu, masyarakat Pecalongan juga dapat mengetahui manfaat pengolahan sampah dengan cara 3R yaitu : Reduce, Reuse, Recycle
Penerapan Metode Learning Start with A Question dalam Meningkatkan Kreativitas Matematika Siswa Masdelima Azizah Sormin; Yulla Anita Siregar; Fitriani; Benny Sofyan Samosir; Wiwik Novitasari
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v6i1.66678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas matematika siswa melalui penerapan metode Learning Start with A Question (LSQ). Metode LSQ dipilih karena kemampuannya dalam merangsang rasa ingin tahu dan partisipasi aktif siswa melalui pengajuan pertanyaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa MTs. Muhammadiyah 29 Kota Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, angket dan observasi, alat pengumpulan data yaitu lembar tes, lembar angket dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah analisis data tes, analisis angket, analisis hasil observasi aktivitas siswa, dan analisis hasil observasi kinerja guru. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan terdapat hasil angket kreativitas belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata persentase sebesar 59,70% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 81,50% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 21,80%. Dilihat dari hasil tes belajar matematika pada siklus I dengan persentase 70,64% sedangkan siklus II persentase sebesar 87,20% dengan peningkatan persentase sebesar 16,56%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I rata-rata persentase sebesar 69,50% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 80,60% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 11,10%. Hasil observasi kinerja guru pada siklus I rata-rata persentase sebesar 67,05% sedangkan pada siklus II rata-rata persentase sebesar 89,77% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 22,72%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode LSQ efektif dalam meningkatkan kreativitas matematika siswa, terbukti dari kenaikan signifikan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Oleh karena itu, disarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan LSQ sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika untuk mengembangkan kreativitas siswa. 
Hubungan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Aktivitas Ibu Rumah Tangga terhadap Kemampuan Literasi Matematis Anak Usia Dini Fitriani; Wiwik Novitasari; Benny Sofyan Samosir; Vitria Larseman Dela; Fatma Suryani Harahap; Husni Al Zahra; Ahyar
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5779

Abstract

This study was motivated by the limited use of household activities as a medium for mathematics learning for early childhood children, although daily activities have significant potential to introduce numeracy concepts in a concrete and meaningful manner. The study aimed to analyze the relationship between a contextual learning model based on housewives’ activities and the mathematical literacy skills of early childhood children in Bandar Hapinis Village. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The research sample consisted of 25 housewives and 25 children aged 4–6 years. Data collection was conducted through observation, and the data were analyzed using the Pearson correlation test. The findings revealed that the implementation of the contextual learning model was categorized as good, with an average observation score of 17.92. Children’s mathematical literacy skills improved from an average pretest score of 58.83 to a posttest score of 82.27. The Pearson correlation result (0.687; significance 0.000 < 0.05) indicated a positive and significant relationship between contextual learning and children’s mathematical literacy skills. However, future studies should involve larger samples and stronger research designs.