Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PROGRAM KEMITRAAN SMK KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DENGAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI DI KABUPATEN PURWOREJO Miftah Al Hafidz; Herminarto Sofyan
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk program kemitraan SMK Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan DU/DI di Kabupaten Purworejo; (2) mekanisme program kemitraan antara SMK Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan DU/DI di Kabupaten Purworejo; (3) hambatan yang terjadi pada pelaksanaan program kemitraan antara SMK Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan DU/DI di Kabupaten Purworejo dan cara mengatasi hambatan tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan bentuk program kemitraan, mekanisme program kemitraan, dan hambatan serta solusi pelaksanaan program kemitraan SMK Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan DU/DI di Kabupaten Purworejo. Penelitian dilakukan di tiga belas SMK yang memiliki Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di Kabupaten Purworejo. Teknik pengumpulan data berupa non tes menggunakan lembar angket bentuk kemitraan berbentuk checklist, angket tahapan kemitraan, dan wawancara dengan teknik semi terstruktur. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Data hasil angket dan wawancara dianalisis untuk ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk program kemitraan yang dilakukan SMK Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan DU/DI di Kabupaten Purworejo diwujudkan dalam berbagai bentuk kemitraan yaitu prekerin, bantuan tenaga ahli, kunjungan industri, ujian kompetensi, dan rekrutmen; (2) program kemitraan dilaksanakan dalam 10 aspek, 7 aspek atau 70% mekanisme program pada aspek analisis kebutuhan, analisis lingkungan, perencanaan, presentasi, MoU, pelaporan, serta aspek monitoring dan evaluasi terlaksana dalam kategori baik. Sedangkan 3 aspek atau 30% yaitu aspek persetujuan, aspek perundingan, aspek pelaksanaan berada pada kategori sangat baik. Hasil yang dicapai yaitu siswa memperoleh keterampilan, pengetahuan baru, serta karakter yang sesuai dengan dunia kerja. Sekolah mendapatkan peluang untuk memasarkan siswa di DU/DI; (3) hambatan yang terjadi yaitu masalah sarana prasarana dan biaya ketika hendak bermitra, tempat DU/DI yang jauh dan kurangnya kedisiplinan siswa. Dengan demikian perlu komunikasi yang baik dengan DU/DI dan membuat time schedule khusus. Komite sekolah mengalokasikan dana dan koordinasi internal terkait sarana dan prasarana. Kata kunci: program kemitraan, teknik kendaraan ringan, DU/DI
PENGARUH IMPLEMENTASI 5R DAN PRESTASI PRAKERIN TERHADAP KESIAPAN KERJA DI DUNIA INDUSTRI SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK BISNIS SEPEDA MOTOR SMK MUHAMMADIYAH 1 BLORA Chahyana, Rhizchy; Setiawan, Toni; Hafidz, Miftah Al
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 6 No 1 (2024): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v6i1.3212

Abstract

Tujuan penelitian (1) untuk mengethui pengaruh antara implementasi 5R terhadap kesiapan kerja siswa, (2) untuk mengetahui pengaruh antara prestasi praktik kerja industri (prakerin) terhadap kesiapan kerja siswa, (3) untuk mengetahui pengaruh implementasi 5R dan prestasi praktik kerja industri (prakerin) secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Muhammadiyah 1 Blora. Penelitian ini dilakukan Penelitian ini dilakukan di SMK Muhammaadiyah 1 Blora tahun pelajaran 2021/2022 pada tanggal 23 Mei 2022 sampai dengan 6 Juni 2022. Populasi penelitian sebanyak 75 siswa, teknik pengambilan sampel dengan teknik Purposive random Sampling dengan rumus Slovin sehingga didapatkan sampel sebanyak 63 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif ex post facto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner atau angket dan teknik dokumentasi. Validitas butir soal diperoleh dari korelasi product moment. Reliabilitas soal diperoleh dengan rumus alpha. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi berganda yang sebelumnya dilakukan uji prasarat analisis yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji linieritas. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) ada pengaruh antara implementasi 5R terhadap kesiapan kerja siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Muhammadiyah 1 Blora; (2) ada pengaruh antara prestasi Praktek Kerja Industri terhadap Kesiapan Kerja siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Muhammadiyah 1 Blora; (3) ada pengaruh implementasi 5R dan prestasi Praktek Kerja Industri secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor SMK Muhammadiyah 1 Blora. Kata kunci: Implementasi 5R, Praktek Kerja Industri, Kesiapan Kerja
ANALISIS VARIASI KOIL DAN CELAH BUSI TERHADAP PERFORMA PADA MOTOR 4 TAK 110 CC Arifin, Muhammad Zainal; Suwignyo, Joko; Hafidz, Miftah Al
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 6 No 2 (2024): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v6i2.3628

Abstract

Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Coil Racing pada kendaraan standart Jupiter Z 110 cc dan penambahan Coil racing dengan mengunakan variasi celah busi 0.5, 0.7, 0.9. Terhadap performa kendaraan meliputi : 1). Torsi, 2). Daya, 3). Konsumsi bahan bakar. Metodologi penelitian ini adalah : 1). Metode eksperimen dengan desain penelitian A,B/C desain untuk mengungkap tentang efektivitas penggunaan Coil Racing terhadap; 2). Performa mesin sepeda motor Jupiter Z 4 tak 110 cc; 3). Uji bahan bakar spesifik; 4). Menggunakan Coil Racing; 5). Celah busi 0.5, 0.7, 0.9. pada penelitian ini menganalisa perbedaan pada kendaraan Jupiter Z 110 cc 4 tak. Hasil penelitian ini adalah; 1). Hasil Torsi mendapatkan hasil paling tinggi pada saat menggunakan variasi celah busi 0.7 dengan hasil 12,1 N.m pada 3000 RPM dan untuk hasil pengujian dengan hasil pengujian paling rendah yaitu 11,5 N.m pada 3000 RPM 2). Hasil Daya mendapatkan hasil paling tinggi pada saat menggunakan variasi celah busi 0.7 dengan hasil 8,7 HP pada 7500 RPM dan untuk hasil pengujian dengan hasil pengujian paling rendah yaitu 8,17 HP pada 7500 RPM, 3). Hasil pengujian Konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) paling tinggi didapatkan pada saat menggunakan variasi celah busi 0.7 dengan menggunakan Coil racing mendapatakan hasil 0,156 kg/jam pada motor standart mengalami penurunan menjadi 0,1061 kg/jam. Kata kunci : Coil Racing, performa, Uji bahan bakar spesifik, Emisi gas buang
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO BERBASIS KKNI DAN SN-DIKTI UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI MBKM: Studi pada Kurikulum Outcome-Based Education Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin Universitas Ivet Mahendra, M.T., Sena; Suwignyo, Joko; Hafidz, Miftah Al; Bahtiar, Fahmy Zuhda
Journal of Automotive Technology Vocational Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a portfolio assessment instrument based on the Indonesian National Qualifications Framework (KKNI) and the National Higher Education Standards (SN-DIKTI) to support the implementation of the Merdeka Learning Campus Merdeka (MBKM) program in the Outcome-Based Education (OBE) curriculum. The research subject is the Mechanical Engineering Vocational Education (PVTM) study program at IVET University. The research method uses the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate), which consists of the stages of needs definition, instrument design, validation, and development. The developed instrument was designed in a five-level Likert scale format, covering three main aspects: cognitive, affective, and psychomotor. The results of validation by experts showed a high level of validity with an average score of 0.85 (very valid). Testing was conducted in the Research Methods course involving 30 students, resulting in an average portfolio assessment score of 78.5 (good). Feedback from lecturers showed that this instrument increased the accuracy of the assessment, while students found the instrument easy to understand and use. Keywords: Portfolio Assessment Instrument, KKKNI, SN-Dikti, MBKM, OBE, Vocational Education, Mechanical Engineering
Pelayanan Service CVT pada Sepeda Motor Matic di Kecamatan Gunung Pati Budiyanto, Budiyanto; Burhan, Nurul; Hafidz, Miftah Al; Fatra, Fahmy
Manggali Vol 4 No 2 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i2.3368

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul pelayanan service CVT pada sepeda motor matic di Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang Jawa Tengah bertujuan untuk memberikan pelayanan perawatan dan perbaikan sepeda motor jenis matic bagi pemilik kendaraan di Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan metode praktik langsung. Metode praktik langsung digunakan untuk mengerjakan perawatan berkala CVT pada sepeda motor matic. Metode praktik langsung ini dilakukan oleh mahasiswa Program Studi PVTM, PVTO, PJJ PVTM, serta team dosen pengabdian masyarakat Universitas Ivet. Simpulan hasil pengabdian ini : 1. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan benar, hal tersebut dibuktikan dari banyakanya dukungan dan antusias dari masyarakat Kecamatan Gunung Pati. Selain itu dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk melakukan service CVT motor matic. Kemudian banyak masyarakat yang paham akan perlunya melakukan perawatan berkala transmisi CVT motor matic.; 2. Selama kegiatan berlangsung total kendaraan sepeda motor jenis matic yang mampu dilayani untuk perawatan berkala adalah 447 sepeda motor matic.
KARAKTERISTIK MESIN MATIC 4 TAK 110CC DENGAN CAMPURAN METANOL PADA PERTALITE DAN RE-MAPPING ECU MELALUI PENGUJIAN PERFORMA Nugroho, Agung; Abdillah, Fuad; Hafidz, Miftah
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 1 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i1.4100

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan metanol pada pertalite dan remapping ECU terhadap performa sepeda motor Beat eSP 110cc. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) hasil torsi terbaik pada ECU remapping 3% metanol 20% yaitu sebesar 9.77 N.m, (2) hasil daya terbaik pada ECU remapping 3% metanol 20% yaitu sebesar 5.12 HP, (3) hasil SFC tertinggi pada ECU remapping 3% metanol 20% yaitu sebesar 0.5086 L/HP.h, (4) emisi gas ECU standard dan 3 variasi remapping ECU yaitu remapping 1%, 2%, 3% dengan pengapian dimajukan 1 derajat menggunakan bahan bakar pertalite ditambah metanol 5%-20%. Pada karbonmonoksida (CO) mengalami penurunan sebesar 85.8%, sedangkan untuk hydrocarbon (HC) juga mengalami penurunan yaitu sebesar 33.9%, kemudian pada karbondioksida (CO2) mengalami kenaikan sebesar 31.4%, lalu untuk oksigen (O2) mengalami penurunan sebesar 32.3%.buang. Harga ekonomis bahan bakar, dengan kita menambahkan metanol 5% pada pertalite dapat memperoleh harga Rp.10.060 per liter dengan nilai oktan 110 RON.
PELATIHAN PENGGUNAAN TRAINER SIMULATOR ELECTRIC VEHICLE SEPEDA MOTOR BAGI GURU SMK NEGERI 3 KARAWANG Sugeng Priyanto; Imam Mahir; Rani Anggrainy; Agung Gumelar; Hari Din Nugraha; Miftah Al Hafidz; Diandra Keisha Gunadi; Rizky Malik Arrahman
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14906

Abstract

The electric motorcycle ecosystem in Indonesia is expanding, yet 2025 sales stood at 55,059 units, down 28.6% from 77,078 units in 2024, and still accounted for less than one percent of national motorcycle sales, leaving vocational high schools (SMK) with automotive programmes short of practical media for this topic. SMK Negeri 3 Karawang faced three problems: teachers' understanding of electric motorcycle architecture was uneven, inspection practice still relied on conventional electrical habits that carry risk on battery-voltage systems, and the school lacked practical media for safe repeated training. This community service programme donated one electric motorcycle simulator trainer unit to the school and trained teachers to operate it through competency-based training held on 23 June 2026, comprising material exposure, demonstration, and hands-on practice, with occupational health and safety (K3) included as training content. Evaluation used a 15-item satisfaction questionnaire on a 1-to-4 scale and a 10-item multiple-choice knowledge test completed by five participating teachers. The mean questionnaire score was 3.80 out of 4.00, categorised as very good, with no item scoring below 3. The mean test score was 184 out of 200, ranging from 170 to 200. Of the 50 test responses analysed, 43 were correct; six items were answered correctly by all participants, while the item on battery specifications was answered correctly by only one participant. The main finding is a split in participant mastery by item type: all participants answered the procedural and occupational safety items correctly, whereas only one answered the battery specification item correctly, directing follow-up mentoring towards reading the technical specification sheet rather than towards operating procedures. The limited number of respondents means the results describe the five teachers who completed the instruments rather than all vocational teachers at the partner school. ABSTRAK Ekosistem sepeda motor listrik di Indonesia berkembang, tetapi penjualannya pada 2025 tercatat 55.059 unit, turun 28,6% dari 77.078 unit pada 2024, dan porsinya masih di bawah satu persen dari total penjualan sepeda motor nasional, sehingga sekolah menengah kejuruan (SMK) program keahlian otomotif belum banyak memiliki media praktik untuk topik ini. SMK Negeri 3 Karawang menghadapi tiga persoalan, yaitu pemahaman guru terhadap arsitektur sepeda motor listrik yang belum merata, praktik pemeriksaan yang masih mengacu pada kebiasaan kelistrikan konvensional, padahal berisiko terhadap sistem bertegangan baterai, dan ketiadaan media praktik untuk berlatih berulang secara aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghibahkan satu unit trainer simulator sepeda motor listrik kepada sekolah dan melatih guru menggunakannya melalui pelatihan berbasis kompetensi pada 23 Juni 2026, mencakup pemaparan materi, demonstrasi, dan praktik langsung, dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai salah satu materi. Evaluasi menggunakan angket kepuasan 15 butir berskala 1 sampai 4 dan tes pengetahuan pilihan ganda 10 butir yang diisi oleh lima guru peserta. Rerata skor angket sebesar 3,80 dari 4,00 pada kategori sangat baik, tanpa satu pun butir bernilai di bawah 3. Rerata skor tes sebesar 184 dari 200, dengan rentang 170 sampai 200. Dari 50 jawaban tes yang dianalisis, 43 jawaban benar; enam butir dijawab benar oleh seluruh peserta, sedangkan butir tentang spesifikasi baterai hanya dijawab benar oleh satu peserta. Temuan utamanya adalah penguasaan peserta yang terbelah menurut jenis materi: butir prosedural dan butir keselamatan kerja dikuasai seluruh peserta, sedangkan butir hafalan spesifikasi baterai dikuasai satu peserta, sehingga pendampingan lanjutan diarahkan pada pembacaan lembar spesifikasi teknis dan bukan pada prosedur pengoperasian. Jumlah responden yang terbatas membuat hasil ini berlaku bagi lima peserta yang mengisi instrumen, bukan bagi seluruh guru produktif sekolah mitra.