Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Posbindu di Wilayah Kerja Puskesmas Negara Ratu Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular yang Dapat Memperberat COVID-19 Heni Apriyani; Ihsan Taufiq; Sono Sono; Amrul Hasan
Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Volume 3 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jpk.v3i2.167

Abstract

Indonesia menghadapi beban ganda penyakit, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) terus meningkat dan pada tahun 2016 berkontribusi pada 73% dari seluruh kematian di Indonesia. Prevalensi penyakit jantung berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013 dan 2018 menunjukkan bahwa prevalensi penyakit jantung koroner berdasarkan diagnosis dan gejala sebesar 1,5%. Berdasarkan profil Puskesmas Negara Ratu tahun 2019 prevalensi penyakit tidak menular masuk ke dalam 10 macam penyakit tertinggi, dimana Hipertensi menempati urutan 5 sedangkan Diabetes Mellitus pada urutan ke 10. Kondisi ini dialami di Desa Hanakau Jaya dan Desa Padang Ratu yang merupakah wilayah kerja Puskesmas tersebut. Hipertensi dan DM merupakan penyakit serius yang dapat memperberat kondisi COVID-19. Peran aktif Kader Posbindu menjadi sangat penting dalam pengendalian COVID-19 melalui deteksi dini Hipertensi dan DM. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kader Posbindu dalam pengendalian Hipertensi dan DM dikaitkan dengan COVID-19. Metode pelaksanaan melalui Pelatihan Kader Posbindu di Desa Hanakau Jaya dan Padang Ratu, Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara, berupa ceramah, diskusi dan demonstrasi, dilaksanakan pada tahun 2021. Hasil dan simpulan menunjukkan bahwa 100% Kader Posbindu memiliki pengetahuan yang baik tentang Hipertensi dan DM dikaitkan dengan COVID-19, dan memiliki keterampilan untuk mengukur Indeks Massa Tubuh, Mengukur Tekanan Darah dan Mengukur Kadar Gula Darah secara sederhana.
Indonesia's Inclusive Economic Diplomacy Based on the Pancasila Ideology Ngurah Wisnu Murthi; Ihsan Taufiq; Emily Yee; Noval; Ninda Ayuk Aktaniensia
Jurnal Pelita Raya Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pelita Raya (JPR)
Publisher : Mahkota Science Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65586/jpr.v1i3.30

Abstract

Amid the hegemony of economic globalisation, which often reduces development to growth figures, this study lays a strong foundation for the urgency and contribution of Indonesia's inclusive economic diplomacy grounded in the Pancasila ideology, as an effort to respond to global challenges while realising national ideals. This study employs a qualitative approach with a conceptual-normative design integrated with policy analysis and critical discourse analysis. The results confirm that Pancasila-based inclusive economic diplomacy will only be meaningful if Indonesia dares to treat Pancasila as a moral veto against investments, trade, and green schemes that appear profitable in paper but are detrimental in terms of distribution to workers, MSMEs, farmers, indigenous peoples, and disadvantaged regions. Pancasila, as the state ideology, can function as a productive diplomatic resource, not merely a symbolic backdrop. At the same time, the practical policy implications require institutional mechanisms that transform Pancasila into decision-making metrics through indicators of local supply chains, skills transfer, protection of labour rights, environmental restoration, SME access to project contracts, and a framework for negotiations in the G20, ASEAN, BRICS, OECD, and UNFCCC forums that place transitional justice as a global moral obligation.