Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas
STIE Yadika Bangil

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Transparan

ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) SEBAGAI SALAH SATU PERENCANAAN PENJUALAN DAN LABA (STUDI KASUS PADA PENGUSAHA BUTIK DI PASURUAN) Harfiahani Indah R N, SST.,M.SA; Khamdan Suriyok, SE., MSA
Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL TRANSPARAN – Vol. 15 No. 02 (2023)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53567/jtsyb.v16i1.42

Abstract

Analisis Break Even Point merupakan teknik untuk menghubungkan biaya tetap, variable, laba, volume penjualan dan menafsirkan distribusi untuk membantu menjemen dalam mengambil keputusan. pengusaha perlu memperhatikan laba, biaya dan volume dalam menentukan perencanaan laba pengusaha untuk mencapai besanya target laba yang didinginkan. Tujuan penelitian untuk memeberikan gambaran perencanaan laba dan penetapan harga produk. Perencanaan tersebut untuk mengetahui titik impas melalui perencanaan penjualan dan laba bahwa perusahaan tidak untung atau menderita rugi. jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa perhitungan pemisahan biaya semivariabel sebesar Rp. 67.596.375. berdasarkan analisis perilaku biaya perhitungan total biaya sebesar Rp. 4.127.880.683 yang terdiri atas biaya tetap Rp. 179.021.529 dan biaya variable Rp. 3.948.859.154. Dengan analisis data pengusaha menginginkan kenaikan laba sebesar 20% dimana volume penjualan menjadi meningkat menjadi Rp. 18.948.630.036. kesimpulan hasil analisis Break Even Point hendaknya BEP digunakan untuk mengetahui titik impas sebuah perusahaan agar tidak menderita rugi dan tidak mendapat laba.
MULTIPARADIGMA DALAM ETIKA DAN AKHLAK KEPERILAKUAN DIBIDANG ILMU AKUNTANSI Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas
Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Transparan – Vol. 13 No. 01 (2021)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53567/jtsyb.v13i1.5

Abstract

Accounting is a system that produces financial information that is used by its users for making a decision. The purpose of the information is to provide guidance in choosing the best course of action in allocating scarce resources in economic business activities. Thus, accounting cannot be separated from human behavior that requires information. To carry out daily activities or the surrounding environment. So that accounting is not something passive, but accounting will always evolve throughout its era. In this study will discuss about a debate between academics and practitioners "whether there is a relationship between behavioral accounting and accounting science in a multiparadigm point of view (Interpretivism). This study aims to determine how important behavioral accounting is in the field of accounting science (financial accounting, cost accounting). and management, and public sector accounting. This study uses an interpretive qualitative paradigm. This study attempts to explain the relationship between action and meaning. The research subjects are several lecturers in Indonesia who represent various fields of accounting. an accountant and manager in terms of financial accounting, cost and management, and finally public sector accounting. It is very clear that a manager and accountant is obliged to perform an ethical action must be in accordance with the standards or rules that have been set.
ANALISIS FULL COSTING SEBAGAI METODE DALAM PENENTUAN HARGA JUAL (STUDI PADA KONVEKSI KECAMATAN BUGUL KIDUL) Maulida Dwi Eriyanti; Indah Rakhma Ningtyas, Harfiahani
Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL TRANSPARAN – Vol. 15 No. 01 (2023)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53567/jtsyb.v15i1.36

Abstract

Menentukan Harga Jual Produk Merupakan Hal Yang Penting Dan Tidak Mudah Untuk Dilakukan.Mengembangkan Usaha Penggunaan Laporan Keuangan Harus Ditanamkan Pada Pelaku Usaha AgarMendapatkan Laba Yang Optimal, Agar Dapat Membiasakan Untuk Mencatat Dan Menyusun KegiatanUsaha, Guna Pengembangan Usaha Yang Sedang Dijalankan. Tujuan Penelitian Untuk Mengetahui Perhitungan Harga Jual Pada Konveksi Kecamatan Bugul Kidul. Sekaligus Untuk Mengetahui PerhitunganDengan Menggunakan Metode Full costing. Metode Yang Dilakukan Dalam Penelitian Ini Adalah Kualitatif Deskriptif Dengan Teknik Pengumpulan Data Menggunakan Observasi, Wawancara, Dokumentasi, Dan Studi Pustaka. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Perhitungan Harga Pokok Produksi Yang Selama IniDilakukan Oleh Konveksi Kecamatan Bugul Kidul Masih Belum Memperhitungkan Seluruh Biaya Yang Digunakan Pada Proses Produksi. Penentuan Harga Jual Menggunakan Full costing Lebih Rinci Dan AkuratDibandingkan Dengan Perhitungan Yang Diterapkan Oleh Konveksi Kecamatan Bugul Kidul Setiap Harinya.
PENGARUH PENERAPAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, DAN GOVERNANCE TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN DI INDONESIA (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di PROPER Periode 2018 - 2022) Ifan, M. Ifan Safiudin; Ningtyas, Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas
Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL TRANSPARAN
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53567/jtsyb.v16i2.82

Abstract

Beberapa perusahaan masih menghadapi tantangan emisi karbon yang tinggi dan pengelolaan limbah, terdapat problem terkait dengan hak pekerja dan keterlibatan dalam praktik bisnis yang dapat merugikan komunitas lokal, tantangan mengenai transparansi dan konflik kepentingan di antara anggota dewan direksi. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan environmental, social, dan governance terhadap profitabilitas pada perusahaan di Indonesia. Peneliti menggunakan metode Sampling Purposive, memilih sampel perusahaan makanan dan minuman di Indonesia, dan mengeluarkan laporan tahunan, menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Dampak baik penerapan ESG dapat memberikan keuntungan kompetitif untuk perusahaan. Kesimpulannya adalah Perusahaan yang unggul dalam implementasi ESG lebih mampu menarik dan mempertahankan kinerja terbaik, karena banyak karyawan yang mencari perusahaan yang sejalan dengan nilai-nilai pribadi mereka terkait keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
The Impact of Corporate Environmental, Social, and Governance Disclosure on Cash Holdings: Moderating the Influence of Financial Uncertainty Indah Rakhma Ningtyas, Harfiahani
Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL TRANSPARAN
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53567/jtsyb.v16i2.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kebijakan cash holding perusahaan, serta menguji peran moderasi financial uncertainty dalam hubungan tersebut. Penelitian ini metode kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ESG berpengaruh positif terhadap kebijakan cash holding. Perusahaan dengan skor ESG yang lebih tinggi cenderung mempertahankan lebih banyak kas, yang digunakan untuk mengantisipasi biaya tambahan terkait dengan kebijakan keberlanjutan, seperti investasi dalam teknologi ramah lingkungan atau pemenuhan standar sosial dan lingkungan. Selain itu, ketidakpastian finansial terbukti memperkuat hubungan antara ESG dan cash holding. Dalam kondisi ketidakpastian yang tinggi, perusahaan lebih konservatif dalam pengelolaan kas dan lebih memilih untuk menyimpan kas sebagai cadangan. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk berhati-hati dalam mengelola cash holding, mengingat adanya kebutuhan likuiditas tambahan yang timbul akibat ketidakpastian finansial. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor kontekstual lain yang dapat mempengaruhi hubungan ini, serta untuk merancang kebijakan yang mendukung implementasi ESG tanpa menghambat likuiditas perusahaan.