Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Total Productive Maintenance Pada Industri Percetakan Farid Marhaban; Dwi Indra Prasetya; Fibi Eko Putra
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 1 - Juli 2022
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the production process there is still a lot of damage suffered on the machine, one of which is the production target that was not achieved due to the defective product. In the production process, one of the machines in the printing industry is the HD Speed ​​Master’s machine which often has problems, the HD Speed ​​Master’s machine used in the production process serves as a paper printing machine. A common problem with this machine is the high frequency of damage, so that the printing paper suffers from defects such as blurred ink, skewed process results, torn paper and there are parts that are not printed so as to interfere with production process. The purpose of this study was to identify the effectiveness of HD Speed ​​Master’s machine using Overall Equipment Effectiveness (OEE) approach. Based on the analysis conducted on the HD Speed ​​Master’s machine, the result from the OEE calculation is 81%. Does not meet the company's standard of 85%. The low OEE value is due to the large amount of downtime that occurs in the machine, so the machine does not work effectively and efficiently. Keywords: Maintenance, downtime, Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness
ANALISIS PENGUJIAN SUPER DECISION V.3.2.0 DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Rizky Dwi Herliansyah; Ade Nurul Hidayat; Dwi Indra Prasetya
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 2 - Februari 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah Teori pengukuran menggunakan perbandingan berpasangan dan mengandalkan penilaian ahli untuk mendapatkan skala prioritas. Banyak penelitian menggunakan metode AHP dalam mengambil keputusan, berjalannya perkembangan jaman membuat metode ini dikalahkan dengan aplikasi atau software untuk mempercepat pengolahan data dan menghasilkan data secara cepat salah satu contohnya adalah aplikasi Super Decision V.3.2.0. Pada penelitian kali ini kita menggunakan data dari salah satu peneliti dalam pengambilan keputusan yaitu penelitian pemilihan supplier umkm nadhyva ice cream, sehingga pada penelitian ini peneliti ingin menganalisis penggunaan software tersebut sudah sesuai atau belum dengan metode AHP yang sudah teruji. Perhitungan alternatif supplier yang diprioritaskan untuk dipilih pada UMKM Nadhyva Ice Cream berdasarkan perhitungan manual AHP adalah PT.Aice dengan skor tertinggi yaitu 0.53 sedangkan berdasarkan perhitungan otomatis dengan aplikasi Super Decision v.3.2.0. adalah PT.Aice dengan skor tertinggi yaitu dan skor 0.53611. Perhitungan yang dilakukan oleh software Super Decision v.3.2.0 memiliki kemiripan 93% dengan metode AHP, sehingga bisa di simpulkan abahwa software tersebut bisa digunakan untuk mengolah data dalam pengambilan keputusan.
Optimalisasi Line Balancing pada Proses Produksi PCB Line KMM-X704KN PT. XYZ Rahmat Hidayat; Tri Ngudi Wiyatno; Dwi Indra Prasetya
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i1.6879

Abstract

This study aims to analyze and balance the production line in the assembly process using two Line Balancing methods, namely Helgeson–Birnie (H-B) and the Largest Candidate Rule (LCR), with a cycle time (CT) set at 2.28 minutes (137 seconds) based on the manual bottleneck workstation. The total element work time was recorded at 19.39 minutes, with a minimum required number of 9 workstations. The calculation results from both methods showed consistent and identical solutions, yielding 10 actual workstations (N_actual = 10). The line performance achieved a Line Efficiency (LE) of 85.04% with a Balance Delay (BD) of 14.96%. Although this efficiency is considered good, idle time analysis revealed a total waste of 3.41 minutes, most of which occurred at Workstation 10, which operated for only 0.20 minutes. These findings indicate that improvements should focus on restructuring the final workstation to eliminate waste, increase LE, and streamline total element time to approach the Takt Time, thereby optimizing overall line performance. This study provides practical recommendations for production management to enhance productivity and the efficiency of the assembly line.
Implementasi Root Cause Analysis (RCA) dan Fault Tree Analysis (FTA) terhadap Kegagalan Operasi Control Valve untuk Mitigasi Steam Turbine Trip (Studi Kasus: PLTP XYZ, Wonosobo) Iman Suyuti; Syarah Rizkia Feriaty; Dwi Indra Prasetya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8809

Abstract

Kegagalan operasi control valve pada sistem turbin uap dapat menyebabkan steam turbine trip yang berdampak pada penurunan produksi dan keandalan sistem pembangkit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mode kegagalan control valve, mengetahui faktor penyebab utama, serta memberikan rekomendasi mitigasi untuk mencegah terulangnya kegagalan di PLTP XYZ Wonosobo. Metode yang digunakan adalah Root Cause Analysis (RCA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara teknis, dokumentasi histori operasi, dan data hydraulic pressure control valve periode Oktober 2025. RCA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan melalui fishbone diagram dan 5-Why Analysis, sedangkan FTA digunakan untuk memodelkan hubungan sebab–akibat hingga terjadinya steam turbine trip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan utama meliputi filter actuator clogging, stem valve macet, kerusakan mechanical thrust ring, serta tersumbatnya injection grease pada stem dan shaft valve. Faktor dominan penyebab kegagalan berasal dari faktor metode dan mesin, terutama belum diterapkannya predictive maintenance serta meningkatnya gesekan dan tekanan hidrolik hingga 47–48 bar. Selain itu, tidak adanya monitoring trend performa sistem secara real-time menyebabkan indikasi awal penurunan performa control valve tidak terdeteksi dengan cepat. Hasil Fault Tree Analysis menunjukkan bahwa control failure menjadi faktor dominan yang berkontribusi terhadap steam turbine trip akibat ketidakstabilan sistem kontrol dan keterlambatan respon valve terhadap perubahan beban operasi turbin. Rekomendasi mitigasi meliputi penerapan predictive maintenance, monitoring hydraulic pressure secara berkala, inspeksi rutin actuator dan stem valve, penggantian spare part secara preventif, serta penerapan sistem early warning untuk meningkatkan keandalan operasi control valve dan mencegah steam turbine trip.
Evaluasi Kinerja Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) untuk Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode PIECES Framework (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service) di PT Yuju Indonesia Rizka Dwi Utami; Dwi Irwati; Dwi Indra Prasetya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8968

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan manufaktur untuk menerapkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis, khususnya dalam pengelolaan persediaan bahan baku. PT Yuju Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang injection molding komponen otomotif dan elektronik yang telah menerapkan sistem ERP dalam aktivitas logistik dan inventory. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala seperti ketidakstabilan jaringan, keterlambatan input data, serta pencatatan manual ketika sistem mengalami gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem ERP menggunakan metode PIECES Framework yang terdiri dari aspek Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode mixed method yang mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada pengguna sistem ERP di PT Yuju Indonesia. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, dan analisis rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ERP secara umum telah berjalan dengan baik hingga sangat baik. Dimensi Control (4,267) dan Service (4,398) memperoleh kategori Sangat Baik, sedangkan dimensi Performance (3,729) dan Efficiency (3,810) memperoleh nilai terendah dalam kategori Baik. Permasalahan utama disebabkan oleh jaringan sistem yang tidak stabil sehingga menyebabkan proses input data menjadi lambat dan terkadang dilakukan secara manual. Oleh karena itu, rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi peningkatan stabilitas jaringan, penyediaan sistem backup offline, pemeliharaan server secara berkala, dan peningkatan monitoring sistem ERP agar efisiensi kerja dapat berjalan lebih optimal.