Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Perbandingan BLAKE2S dan SHA3-512 dalam Pengujian Ketahanan terhadap Serangan Bruteforce Mokolanot, Rizky Akbar; Eliasta Ketaren; Mans Lumiu Mananohas
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 7 No. 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v7i3.9667

Abstract

Perkembangan teknologi komputasi modern, seperti high-performance computing, cloud computing, dan GPU, telah meningkatkan kemampuan penyerang dalam melakukan serangan brute force terhadap sistem kriptografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketahanan dua algoritma hash modern, yaitu BLAKE2s dan SHA3-512, terhadap serangan brute force dalam konteks pengamanan data berbasis steganografi video. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian empiris dengan mengukur waktu cracking, hash rate, serta jumlah percobaan yang dibutuhkan untuk menemukan nilai hash. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SHA3-512 memiliki ketahanan yang lebih tinggi dibandingkan BLAKE2s, dengan waktu cracking sebesar 511.479 detik, sementara BLAKE2s hanya membutuhkan 216.156 detik. Perbedaan ini dipengaruhi oleh hash rate BLAKE2s yang lebih tinggi, yaitu 1.350.846 H/s, dibandingkan SHA3-512 sebesar 570.881 H/s, sehingga mempercepat proses brute force. Meskipun demikian, waktu embedding kedua algoritma relatif sama, dengan selisih yang tidak signifikan. Jumlah percobaan brute force pada kedua algoritma juga identik, yaitu 291.993.781 percobaan, yang menunjukkan bahwa perbedaan ketahanan lebih dipengaruhi oleh efisiensi komputasi daripada kompleksitas ruang pencarian. Dengan demikian, SHA3-512 direkomendasikan sebagai algoritma hash yang lebih aman untuk melindungi data rahasia terhadap serangan brute force, meskipun memiliki performa yang lebih rendah dibandingkan BLAKE2s
PENENTUAN RUTE TERPENDEK ARMADA PEMADAM KEBAKARAN MENGGUNAKAN PENGEMBANGAN ALGORITMA FLOYD WARSHALL Rio Ferdiani Harahap; Eliasta Ketaren; victor tarigan
Jurnal TIMES Vol 15 No 1 (2026): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.15.1.2026926

Abstract

Peristiwa kebakaran yang terjadi di Kota Manado sebanyak 139 peristiwa sepanjang tahun 2024, sedangkan periode 1 Januari 2025 hingga 31 Juli 2025 sebanyak 76 peristiwa kebakaran. Waktu rata-rata respon time Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado adalah 5 menit 15 detik. Penentuan jalur terpendek merupakan aspek penting dalam meningkatkan responsibilitas armada pemadam kebakaran, karena reduksi waktu tempuh langsung berdampak pada penyelamatan nyawa dan pengurangan kerugian materil. Penelitian ini mengusulkan pengembangan algoritma Floyd–Warshall untuk optimasi penentuan rute pada jaringan jalan berbobot. Representasi jaringan menggunakan graf terhubung berbobot yang mengintegrasikan parameter jarak dan estimasi waktu perjalanan. Modifikasi algoritma difokuskan pada peningkatan efisiensi komputasi sehingga mampu menghasilkan solusi rute terpendek ke seluruh simpul. Hasil penelitian ini menunjukan pengembangan algoritma Floyd Warshall mampu memberikan solusi jalur terpendek dari pos pemadam kebakaran ke lokasi rawan kebakaran Kota Manado dan mempersingkat respon time sebesar 46.67%.
Implementasi Kriptografi Algoritma Rivest Shamir Adleman (RSA) pada Pengamanan Pesan Suara : Studi Kasus: Pada File WAV Hutasoit, Las Dorenta; Nelson Nainggolan; Eliasta Ketaren
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i3.7827

Abstract

Voice message security has become increasingly important in digital communication due to the risk of unauthorized access and eavesdropping during data transmission. Ensuring the confidentiality of voice data requires effective cryptographic techniques capable of protecting information from unauthorized parties. This study aims to implement the RSA cryptographic algorithm to secure voice messages through encryption and decryption processes. The research employed a software development approach by designing and developing a Python-based desktop application integrated with the RSA algorithm. Voice messages were encrypted using a public key and subsequently restored using the corresponding private key. The effectiveness of the implementation was evaluated through functional testing and signal analysis using waveform and Mel-spectrogram visualizations to compare the original, encrypted, and decrypted voice signals. The results demonstrate that the RSA algorithm successfully transforms voice messages into encrypted data that cannot be interpreted without the appropriate private key. Furthermore, the decrypted voice messages closely match the original recordings, confirming the correctness of the decryption process. The waveform and Mel-spectrogram analyses also reveal significant differences between the original and encrypted signals, while the decrypted signals exhibit characteristics similar to the original voice data. These findings indicate that RSA can be effectively applied to enhance the confidentiality and security of voice messages in digital communication systems, making it a reliable solution for protecting sensitive voice information from unauthorized access.
Sistem Point of Sale (POS) Berbasis Andoid Menggunakan Barcode pada Umkm Kue Tradisional (Studi Kasus: Toko Kue Fahril Tanawangko Desa Borgo) Arilaha, Fadilah; Djoni Hatidja; Eliasta Ketaren
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i3.7870

Abstract

Toko Kue Fahril merupakan UMKM yang bergerak di bidang penjualan kue tradisional di Desa Borgo. Proses transaksi yang masih dilakukan secara manual menimbulkan kendala, seperti kesalahan pencatatan, kesulitan pengelolaan stok, dan risiko kehilangan data penjualan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem Point of Sale (POS) berbasis Android menggunakan barcode scanner pada Toko Kue Fahril. Metode yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian berupa aplikasi POS berbasis Android yang dilengkapi fitur barcode scanner, pengelolaan produk dan stok, transaksi penjualan, diskon otomatis, laporan penjualan, serta fitur backup dan restore data menggunakan Firebase Firestore. Sistem menggunakan SQLite sebagai database utama sehingga dapat beroperasi secara offline, sedangkan Firestore digunakan sebagai penyimpanan cadangan (cloud) untuk menjaga keamanan data. Sistem yang dibangun membantu proses transaksi, pengelolaan stok, dan penyimpanan data penjualan secara digital.
Developing A Web-Based Lost and Found System For University: Case Study: Sam Ratulangi University Valda Berlian Reswara Palembatas; Benny Pinontoan; Dodisutarma Lapihu; Eliasta Ketaren; Christian Soewoeh; Edwin Tenda
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i3.7964

Abstract

Lost and found activities at Sam Ratulangi University are still handled mainly through informal communication channels, making reports difficult to organize, trace, and verify. This study develops UnsratFound, a web-based Lost and Found Information System intended to centralize reporting, searching, matching, claiming, and administrative verification. The study applies an applied mixed-methods approach and the Prototyping methodology through communication, quick planning, modelling, prototype construction, and evaluation. Requirements were identified from observation, stakeholder interviews, documented lost-item reports, and literature review. The resulting system provides lost and found reporting, item search and filtering, claim submission, notifications, report verification, claim verification, and administrative monitoring. Functional evaluation using Black Box Testing covered 17 administrator and user scenarios, all of which passed. Usability evaluation involved 10 participants, consisting of eight students and two faculty administrators. The System Usability Scale produced an average score of 86.5, classified as Excellent (Grade A). These results indicate that UnsratFound meets the identified functional requirements and offers a usable, structured approach to lost and found management within the university environment.