Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Learning Management System (LMS) Bagi Dosen FKIP Universitas Cenderawasih Irwandi Yogo Suaka; Rio Wakhid Hujjatul Islam; Suriyah Satar; Nurbaya Satar; Hanida Listiani; Agnes Teresa Panjaitan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3423

Abstract

ABSTRACT The use of technology in education has become an unavoidable necessity in this digital era. This article discusses the implementation of training for lecturers at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) Cenderawasih University in implementing the Learning Management System (LMS), an online platform that is able to increase the efficiency of teaching and learning at the tertiary level. This training aims to improve lecturers understanding and skills in using LMS as a means to manage learning material, present material interactively, and facilitate communication between lecturers and students. Training methods include practical training sessions, case studies, and group discussions. Training findings showed a significant increase in lecturers understanding and skills regarding LMS use. Lecturers are able to seamlessly manage their courses, present material more interactively, and take advantage of the collaborative features of the LMS. These resultas provide a positive picture of the potential of LMS in improving the quality of teaching at FKIP Cenderawasih University. Keywords: Learning Management System (LMS), Training, Lecturers
PENERAPAN PROSEDUR NEWMAN PADA SOAL CERITA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH OPERASI PECAHAN. Agnes Teresa Panjaitan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode prosedur Newman dalam pemecahan masalah operasi pecahan melalui aplikasi pada soal cerita berbasis pemecahan masalah. Proses pemecahan masalah operasi pecahan seringkali menjadi tantangan bagi siswa dalam memahami konsep matematika. Pendekatan Newman, yang menekankan langkah langkah sistematis, dapat membantu siswa dalam mengatasi kesulitan tersebut.Data berasal dari hasil tes tertulis dan wawancara. Bentuk soal tes adalah soal uraian yang terdiri dari 3 soal dan diberikan kepada 3 peserta didik . Validasi data dilakukan menggunakan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita matematika pokok bahasan operasi hitung pecahan berdasarkan prosedur Newman meliputi: (1)kesalahan memahami masalah, (2) kesalahan transformasi (3)kesalahan keterampilan prosesHasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pendidikan matematika, khususnya dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah operasi pecahan. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan wawasan tambahan terkait efektivitas metode prosedur Newman dalam konteks aplikasi teknologi informasi untuk mendukung pembelajaran matematika.
Urgensi Bilingualisme dalam Kemampuan Literasi untuk Calon Guru Matematika: Sebuah Studi Literatur Agnes Teresa Panjaitan
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5930

Abstract

This research was conducted by analyzing various research articles on the urgency of bilingualism for prospective mathematics teachers. In this research, data collection is done by looking for articles that specifically discuss bilingualism in mathematics. There are 11 research articles from national and international journals. The results of the analysis of the article concluded that the ability of English mathematics (bilingualism) provides various benefits for prospective teachers. One of them is increased literacy skills due to various sources of learning using the English language. Another benefit is that motivation to welcome the future is rising. Students realize that English is an ability that can prepare 21st-century skills by preparing one of the communication skills in the learning process.
Analisis Kemampuan Calon Guru Matematika Dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Bettisari Napitupulu; Agnes Teresa Panjaitan; Elsi Sirampun
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6404

Abstract

This study aims to the lesson-planning skills of prospective mathematics teachers. This research is a qualitative descriptive research. The data are student-created lesson plans. Upon reviewing these documents, the researcher focused on how well the objectives aligned with the learning model and the students’ worksheet. According to the study's findings, only one of the seven participants in selecting the cooperative learning model type STAD advanced to the group reward stage. Furthermore, one person selected STAD less accurate, as the materials would have been better suited for a cooperative learning model like TPS. students’ worksheet which is developed by students is in accordance with the syntax of the STAD type Cooperative learning model. Five students selected the TPS-type cooperative learning model; however, two of them made an incorrect choice because the difficulties materials had a rather high. There are 6 people who choose the Discovery Learning (DL) model, but the material to be taught is too difficult if students have to discover concepts by themselves. Only 1 student chose the PBL model but this model is not suitable for the material to be taught and learning does not begin by presenting problems.
Kemampuan Pemecahan Masalah Calon Guru pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar (Studi Kasus) Bettisari Napitupulu; Agnes Teresa Panjaitan
JUMAT: Jurnal Matematika Vol. 1 No. 2 (2023): JUMAT, Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal preservice mathematics teachers’ understanding of problem solving on polyhedron topics. The subjects of this research is two students who have taken plane geometry course and have already learned studied polyhedron topics.  The data collection is collected by providing a written test where the questions are non-routine problemand focused on Polya's problems solving. Futhermore, the subjects were interviewed twice to obtain valid data. Both subjects have already demonstrated problem-solving skills at the level of understanding problems. This is characterized by the ability to express problems in their own words. The ability to make plans is also good although there is one subject makes an inappropriate planning resulting in errors in problem solving.  In carrying out the plan, one of the subjects shows the ability to present solutions that are not unique or varied, not only in the types of polyhedrons but also in the sizes of each polyhendron selected. The last part is looking back and review the solution was based on the results of interviews of them. This activity actually has been  done even if it is not apparent in the answers of  the written test.
Pelatihan Canva Edu untuk Guru MI Darul Ma’arif Numbay dalam Meningkatkan Kemampuan Mendesain Media Pembelajaran Numerasi Berbasis Budaya Lokal : Pengabdian Rina Ananta Sumawardani Sitepu; Indrawati; Rian Efendi; Elsi Sirampun; Agnes Teresa Panjaitan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6386

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi siswa dipengaruhi oleh keterbatasan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain media pembelajaran numerasi berbasis budaya lokal melalui pemanfaatan Canva Edu di MI Darul Ma’arif Numbay, Papua. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik (hands-on training) yang melibatkan 15 guru melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian produk, dan refleksi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan penggunaan Canva Edu (33,3% menjadi 86,7%), keterampilan desain media (26,7% menjadi 80,0%), integrasi budaya lokal (20,0% menjadi 76,7%), serta motivasi guru (40,0% menjadi 90,0%). Rata-rata skor kompetensi meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Kegiatan ini efektif dalam mendukung pembelajaran numerasi yang kontekstual dan bermakna.
Kajian Literatur Sistematis tentang Integrasi Budaya Lokal dalam Asesmen Numerasi Sekolah Dasar Agnes Teresa Panjaitan; Elsi Sirampun
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4990

Abstract

Berbagai penelitian terkait asesmen numerasi sekolah dasar memperlihatkan bahwa unsur budaya lokal masih jarang dijadikan landasan dalam merancang instrumen evaluasi numerasi siswa. Studi ini dilakukan untuk menelaah kecenderungan penelitian sebelumnya mengenai pemanfaatan budaya lokal dalam asesmen numerasi sekolah dasar sekaligus menemukan ruang pengembangan instrumen yang lebih kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan semi-systematic literature review melalui penelusuran artikel ilmiah pada Google Scholar dan berbagai sumber akademik lain yang relevan. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi tahun publikasi, relevansi topik, dan kelengkapan sumber sehingga diperoleh 15 artikel utama untuk dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada pengembangan perangkat pembelajaran berbasis budaya lokal dibandingkan pengembangan instrumen asesmen numerasi. Selain itu, integrasi antara standar numerasi internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA), kebijakan nasional melalui Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), dan konteks budaya lokal masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan instrumen penilaian numerasi yang memanfaatkan konteks budaya daerah diperlukan agar proses evaluasi lebih dekat dengan pengalaman belajar siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada Materi Menentukan Penyelesaian Persamaan Kuadrat dengan Cara Memfaktorkan Elsi Sirampun; Happy Lumbantobing; Yosefin Rianita Hadiyanti; Bettisari Napitupulu; Pitriana Tandililing; Dewi kristika Findya Ning Tyas; Mayor M.H. Manurung; Raoda Ismail; Agnes Teresa Panjaitan; Rina Ananta Sumawardani Sitepu; Rian Efendi; Elieser Kulimbang; Martinus Ruamba
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.668

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi pada saat kegiatan belajar matematika di kelas VIII E SMP Negeri 1 Sarmi bersama guru mata pelajaran matematika, diperoleh beberapa masalah yang terjadi pada saat proses belajar mengajar berlangsung yaitu pembelajaran yang diberikan oleh guru masih menggunakan pembelajaran dengan metode ceramah yang berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif baik itu bertanya ataupun menjawab pertanyaan. Berdasarkan hasil pengamatan diatas maka penerapan model pembelajaran merupakan solusi yang dapat gunakan oleh guru dalam mengelola kelas menjadi lebih menyenangkan dan lebih mengutamakan keaktifan peserta didik serta memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensinya secara maksimal. Model pembelajaran yang dimaksud adalah model pembelajaran cooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR). Berdasarkan hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di kelas IX A SMP Negeri 1 Demta diperoleh pertama Keaktifan peserta didik dilihat dari penilaian sikap setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR pada materi barisan aritmatika di kelas VIII SMP Negeri 1 Sarmi baik; kedua Hasil belajar peserta didik setelah dilakukan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Auditory Intellectually Repetition (AIR pada materi persamaan kuadrat di kelas IX A SMP Negeri 1 Demta mengalami peningkatan dilihat dari hasil pretes dan posttest.