Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital dan Efektivitas Pengelolaan Sampah Plastik Melalui Aplikasi Duitin di Bank Sampah PESONA Anggraini, Daz Vholasky; Budiman, Yusuf Unggul; Santoso, Miftah Faroq; Wahidin, Ahmad Jurnaidi
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1764

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Indonesia masih menjadi tantangan serius akibat tingginya timbulan sampah dan rendahnya tingkat pengelolaan berbasis data. Bank sampah sebagai pendekatan berbasis masyarakat memiliki potensi strategis, namun efektivitas operasionalnya kerap terhambat oleh rendahnya literasi digital dan ketergantungan pada pencatatan manual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan efektivitas pengelolaan sampah plastik melalui implementasi aplikasi Duitin di Bank Sampah PESONA,.Metode participatory community engagement digunakan dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan, dan evaluasi kuantitatif menggunakan  analisis pre-test dan post-test serta analisis N-Gain. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 12,67 pada pre-test menjadi 20,20 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,611 (kategori sedang) dan 6 peserta tinggi. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan mencapai 69,33% (kategori puas). Temuan ini memberikan kontribusi empiris bahwa integrasi pelatihan literasi digital dengan aplikasi pengelolaan sampah berbasis teknologi efektif dalam meningkatkan kapasitas komunitas, transparansi transaksi, dan potensi nilai ekonomis sampah. Secara akademik, kegiatan ini memperkaya kajian pengabdian masyarakat dengan model evaluasi terukur yang dapat direplikasi untuk mendukung penguatan ekonomi sirkular berbasis komunitas
Implementasi aplikasi sayurbox sebagai transofrmasi digital dalam peningkatan pemasaran hasil pertanian KWT Pesona Miftah Faroq Santoso; Yusuf Unggul Budiman; Ahmad Jurnaidi Wahidin; Daz Vholasky Anggraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27565

Abstract

AbstrakPemberdayaan perempuan di sektor pertanian menjadi prioritas dalam pembangunan pedesaan, termasuk di Indonesia, dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai wadah yang efektif dalam meningkatkan kapasitas ekonomi dan sosial mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi digital guna memperluas akses pasar bagi KWT PESONA di Kota Tangerang, yang masih terbatas pada metode pemasaran konvensional. Mitra sasaran adalah 20 anggota KWT PESONA yang terdiri dari petani perempuan dan penggerak lokal. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelatihan, dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi Sayurbox sebagai platform pemasaran digital. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman awal dan akhir peserta, serta analisis interpretasi skor untuk mengetahui efektivitas pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,568 (kategori sedang), serta tingkat kepuasan sebesar 73% dan efektivitas solusi yang diberikan mencapai 82%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT PESONA dalam pemasaran digital, memperluas akses pasar mereka, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian lokal. Kata kunci: kelompok wanita tani; pemasaran digital; pemberdayaan perempuan; pertanian; sayurbox AbstractEmpowering women in the agricultural sector has become a priority in rural development, including in Indonesia, with Women Farmers Groups (KWT) serving as an effective platform to enhance their economic and social capacity. This activity aims to introduce digital technology to expand market access for KWT PESONA in Tangerang City, which remains limited by conventional marketing methods. The target partners are 20 members of KWT PESONA, consisting of female farmers and local agricultural leaders. The implementation methods included preparation, training, and assistance in using the Sayurbox application as a digital marketing platform. Evaluations were conducted using pre-test and post-test assessments to measure participants' initial and final understanding, and interpretasi score analysis was used to assess the training’s effectiveness. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding, with an average N-Gain of 0.568 (moderate category), a satisfaction rate of 73%, and the effectiveness of the provided solutions reaching 82%. This activity successfully enhanced KWT PESONA's knowledge and skills in digital marketing, expanded their market access, and supported sustainable development in the local agricultural sector. Keywords: agriculture; digital marketing; sayurbox; women empowerment; women farmers groups.