Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Sirup Tomat dan Torakur (Tomat Rasa Kurma) Pada Kelompok Wanita Tani “Permai Tani” Kabupaten Magelang Soraya Kusuma Putri; Rahayu Wulan; Muhammad Iqbal Fanani Gunawan; Martha Arum Nugraheni; Pradipta Bayuaji Pramono
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.807

Abstract

Buah tomat merupakan buah yang sangat mudah kita jumpai dan banyak digunakan untuk membuat berbagai macam olahan masakan, minuman, dan dijadikan sebagai konsumsi untuk berbadai macam alasan. Tomat memiliki kandungan likopen, beta karoten, lutein, flavonoid, asam fenolat, kalium, serat, protein, rendah lemak dan kalori serta bebas kolesterol. Pembentukan likopen dipengaruhi oleh suhu, apabila suhu meningkat maka kandungan likopen yang terbentuk juga akan semakin meningkat. Kandungan likopen dalam tomat yaitu sirup buah tomat dan pembuatan Torakur. Kegiatan ini diawali dengan persiapan, pemberian kuisioner, tahap penyuluhan, tahap pelatihan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan ini terjadi perbedaan yang nyata dari segi pengetahuan dari sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Pada kegiatan ini terlihat bahwa Kelompok Wanita Tani sangat antusias dalam mendengarkan materi dan dalam kegiatan diskusi dan tanya jawab.
EDUKASI NUTRITIONS FACTS SIRUP TOMAT PADA KELOMPOK WANITA TANI ”PERMAI TANI"DUSUN GRENJENG, KABUPATEN MAGELANG Soraya Kusuma Putri; Rahayu Wulan; Nasywa Afif Alifah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.44316

Abstract

Tomat adalah salah satu komoditas unggulan hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Selain secara kuantitas produksi tomat di Indonesia cukup besar, buah tomat mengandung senyawa fungsional yang baik bagi tubuh, misalnya likopen. Tomat memiliki kalori dan lemak yang rendah, bebas kolesterol, sumber serat, protein, vitamin A, B6, dan C, beta-karoten, kalium. Jumlah buah tomat pada desa Gandusari melimpah. Jika panen raya dan hasil panen melimpah, maka harga bisa turun secara drastis. Sedangkan bila diolah, maka nilai jual hasil olahan akan meningkat dan masyarakat setempat akan mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk diversifikasi tomat yaitu sirup buah tomat dan melakukan edukasi terkait kandungan gizi pada sirup buah tomat yang dibuat agar kedepannya sirup buah tomat yang dihasilkan diketahui informasi nilai gizinya atau Nutriton Factsnya sehingga nanti bisa dipasarkan kepada khalayak ramai. Metode yang akan dilakukan dalam program kemitraan masyarakat ini adalah edukasi Nutrition Factsnya atau informasi nilai gizinya atau sirup buah tomat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berdasarkan analisa paired test diperoleh hasil, terjadi perbedaan yang nyata dari segi pengetahuan dari sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang pentingnya pengetahuan mengenai nutritions fact pada produk pangan
Isolasi dan Identifikasi Molekuler Bakteri Salmonella Asal Tempe Dage Berdasarkan Gen 16S rRNA Mazidah Noer Inayah; Suci Indah Budiarti; Rahayu Wulan
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.18200

Abstract

This study aimed to isolate Salmonella from tempe dage, particularly products sold in traditional markets in the Banyumas region, Central Java, and to identify the isolates through molecular analysis of the 16S rRNA gene. Isolation of Salmonella from dage samples was conducted using culture-based methods on several types of selective media specific for Salmonella. Identification was performed through biochemical characterization using the API 20E system and molecular analysis based on PCR amplification of the 16S rRNA gene. The resulting 16S rRNA sequences were subsequently analyzed using the BLAST tool available on the NCBI platform, and phylogenetic relationships were reconstructed with MEGA X. The study successfully obtained one bacterial isolate (TD.1), exhibiting transparent colonies with black centers on SSA medium. Biochemical tests including catalase activity, sugar fermentation, H₂S production, and citrate utilization showed positive results. Further identification using the API 20E system confirmed that isolate TD.1 belonged to the genus Salmonella. Molecular analysis of the 16S rRNA gene identified isolate TD.1 as Salmonella enterica. In conclusion, isolate TD.1, recovered from tempe dage was identified as Salmonella enterica. The presence of Salmonella enterica in dage highlights a potential health risk and underscores the need for improved food hygiene in traditional markets.