Yunianto Agung Nugroho
Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IPSIKOM

SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Mustar Aman; Joni Iskandar; Ipang Sasono; Nuri Wiyono; Yunianto Agung Nugroho; Adiyanto; Suroso Nugroho
IPSIKOM Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ipsikom
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v13i1.414

Abstract

Pendidikan Sekolah Dasar merupakan suatu upaya untuk mencerdaskan dan mencentak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti, dan santun serta mampu menyelesaikan permasalahan dilingkungannya. Banyak orang tua yang memilih sekolah ini untuk pendidikan anak-anaknya karena keunggulan yang ditawarkan. Dalam pengambilan keputusan untuk sekolah yang baik dan tepat pasti bukanlah suatu hal yang mudah, hal tersebut karena banyaknya pertimbangan-pertimbangan yang dilakukan untuk mendapat suatu pilihan sekolah yang tepat dan sesuai dengan keinginan orang tua dan anak, serta banyaknya pilihan Sekolah Dasar, sehingga membingunkan para orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pertimbangan dalam membantu masyarakat dalam pengambilan keputusan pemilihan Sekolah Dasar yang terbaik. Peneliti menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP), karena merupakan metode yang memiliki struktur yang berhirarki serta memberikan kemudahan dalam menyederhanakan suatu permasalahan dari kriteria yang kompleks dengan berbagai pilihan alternatif yang ada, Hasil dari penelitian ini adalah berupa perangkat lunak yang mendukung konsep digital, sehingga dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dalam pemilihan Sekolah Dasar, sehingga menghasilkan hasil yang lebih konsisten serta yang dihasilkan adalah berdasarkan urutan ranking dari setiap alternatif yang ada. Perhitungan metode AHP ini terdapat empat kriteria yang menjadi tolak ukur dalam melakukan pemilihan sekolah yaitu, biaya, kualitas sekolah, capaian lulusan, serta bakat dan minat siswa.
PENERAPAN METODE WEIGHTED PRODUCT (WP) PADASISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMBERIAN INSENTIF KARYAWAN BERBASIS WEB PADA CAR WASH TIGARAKSA Mustar Aman; Ipang Sasono; Joni Iskandar; Yunianto Agung Nugroho; Suroso; Nuri wiyono
IPSIKOM Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ipsikom
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v14i1.450

Abstract

Bisnis jasa car wash atau cuci mobil merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk membersihkan kendaraan pelanggan dengan tujuan memperoleh keuntungan. Permasalahan yang dihadapi pada Car Wash Tigaraksa adalah ketidaksesuaian dalam pemberian insentif kepada karyawan. Insentif yang diberikan dianggap tidak merata dan belum mencerminkan kinerja masing-masing karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemberian insentif yang lebih adil berdasarkan kinerja karyawan. Karyawan yang berhak menerima insentif harus memenuhi sejumlah kriteria, yaitu absensi, profesionalitas, kebersihan, kerja sama, tanggung jawab, sopan santun, dan penampilan, yang telah ditetapkan oleh manajer. Agar perhitungan besaran insentif menjadi lebih akurat, digunakan metode Weighted Product (WP). Metode WP merupakan teknik pengambilan keputusan yang mengalikan nilai setiap atribut yang sebelumnya dipangkatkan dengan bobot atribut terkait. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian diolah dengan metode Weighted Product. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian insentif secara berbasis web dapat dilakukan dengan lebih merata dan adil sesuai dengan kinerja karyawan. Selain itu, sistem ini berdampak positif terhadap motivasi kerja pegawai; karyawan yang rajin dan menerima bonus cenderung menjadi semakin bersemangat dalam bekerja, yang pada akhirnya memberikan kontribusi positif bagi perusahaan