Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Behavioral Determination of the Incidence of Hypertension in the Koya Village Community: Implications for Community-Based Health Interventions Angellica Francine Pratasik; Gio Enyelysa Gultom; Eunike Febryca Keliat; Injilita Rutemia Donsu; Livia Anatasya Djuweni; Sulfan Arfandi Siriuwa; Bukroanah Amir Makkau
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5639

Abstract

Goal. Hypertension remains one of the leading contributors to non-communicable disease burden globally and continues to rise in many low- and middle-income communities. This study aims to describe the prevalence of hypertension and identify behavioral risk factors associated with hypertension among residents of Koya Village, Minahasa Regency. Materials and methods. A cross-sectional household survey was conducted involving 30 adult respondents. Primary data were collected through structured interviews and direct household observations. Descriptive analysis was used to examine sociodemographic characteristics, smoking behavior, alcohol consumption, physical activity patterns, and hypertension status. Visual data representation supported the interpretation of behavioral–hypertension patterns within the community context. The results showed that the prevalence of hypertension reached 46.7%, a figure substantially higher than the national average. Smoking behavior was reported by 53.3% of respondents, while 36.7% consumed alcoholic beverages, including traditional high-ethanol drinks. Both behaviors were associated with noticeably higher proportions of hypertension. Physical activity levels were generally low, and routine health monitoring was inconsistent among many respondents. These patterns suggest that behavioral and social determinants strongly influence the risk of hypertension at the community level. The findings confirm that hypertension in Koya Village is shaped by a combination of high-risk behaviors, limited routine health checks, and contextual social norms that reinforce smoking and alcohol consumption. The study underscores the need for community-based promotive and preventive interventions targeting smoking reduction, alcohol control, increased physical activity, and strengthened early detection through primary healthcare services. This research contributes empirical evidence at the micro-community level and provides a contextual foundation for designing more adaptive public health programs.
Edukasi Pencegahan Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMA Negeri 1 Langowan Bukroanah Amir Makkau; Nancy Sylvia Bawiling; Andi Pramesti Ningsih; Tika Bela Sari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i5.831

Abstract

Perilaku seks bebas tidak hanya terbatas pada hubungan intim, tetapi mencakup berciuman, berpelukan, menempelkan alat kelamin, serta bentuk kontak fisik lainnya yang mengarah pada hubungan seksual. Banyak remaja belum memahami bahwa perilaku tersebut termasuk dalam kategori seks bebas. Oleh karena itu, edukasi mengenai seks bebas sangat penting diberikan, mengingat dampaknya yang merugikan, khususnya bagi mereka yang masih berada di bangku sekolah seperti kecemasan, depresi, kehamilan di luar nikah, dikucilkan masyarakat, hingga putus sekolah. Kegiatan edukasi dilakukan di SMA Negeri 1 Langowan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif yang melibatkan 50 siswa. Pemberian edukasi mampu meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya pendidikan seksual sebagai uoaya pencegahan perilaku seksual berisiko.  Diharapkan melalui penyuluhan ini, pemahaman remaja tentang bahaya seks bebas meningkat, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih bijak demi masa depan yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Identifikasi Kondisi Masyarakat Desa Totolan terhadap Pengolahan dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Bukroanah Amir Makkau; Harlin Harlin; Andi Pramesti Ningsih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i5.846

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan penyumbang terbesar timbulan sampah di Indonesia, dan volumenya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Kabupaten Minahasa termasuk wilayah dengan timbulan sampah harian tertinggi di Sulawesi Utara, yaitu 175,13 ribu ton per hari. Di Desa Totolan Kabupaten Minahasa, sistem pengelolaan sampah belum maksimal karena kurangnya sinkronisasi program serta keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan analisis univariat untuk mengidentifikasi kondisi pengolahan dan pengelolaan sampah rumah tangga masyarakat, dengan sampel 162 rumah tangga yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar masyarakat masih mengolah sampah dengan cara dibakar sebanyak 156 rumah tangga (96,3 %), dan 139 rumah tangga (85,8%) tidak melakukan pemilahan. Hal ini menunjukkan rendahnya praktik pengolahan dan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga, sehingga diperlukan penyuluhan, edukasi, dan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang benar serta bahaya pembakaran sampah terhadap kesehatan dan lingkungan.