Yenny Sri Wahyuni
Universitas YPIB Majalengka

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PEMUTARAN VIDEO SWAMEDIKASI OBAT MAAG TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DI PUSKESMAS KABUPATEN LOMBOK TENGAH Yenny Sri Wahyuni; Bambang Karsidin; Saifatul Husna Rodiah
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 2 (2024): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/q2en2f33

Abstract

Penyakit maag merupakan penyakit yang umum terjadi di masyarakat dan salah satu penyakit yang dapat diobati dengan cara swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemutaran video swamedikasi obat maag terhadap tingkat pengetahuan pasien di Puskesmas Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan sampel 118 pasien. Insrumen yang digunakan berupa kuesioner pretest dan post test serta video sebagai media edukasi. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji T paired sample test dengan nilai sig (2-tailed) <0,05. Hasil uji T paired sample test memberikan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000.Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan video terhadap pengetahuan swamedikasi obat maag pada pasien di Puskesmas Kabupaten Lombok Tengah dimana tingkat pengetahuan pasien meningkat setelah adanya penayangan video dengan rata-rata nilai pretest dan posttest adalah 60,72 (kategori cukup) dan 83,51(kategori baik) 
TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG TOGA DENGAN PEMANFAATAN TOGA PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK STUNTING Ahmad Azrul Zuniarto; Siti Pandanwangi TW; Yenny Sri Wahyuni; Tatik Sofiyani Suhada; Rai Fadiilah Akbar
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 2 (2024): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/p20y6q24

Abstract

Pengetahuan tentang tanaman obat keluarga sudah ada sejak jaman dahulu. Diantara manfaat dan kegunaannya baik untuk upaya peningkatan kesehatan, mencegah dari penyakit, penyembuhan penyakit dan pemulihan. Berdasarkan hasil laporan nasional Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, proporsi pemanfaatan TOGA di Indonesia sebesar 24,6%. Pemanfaatan TOGA untuk kesehatan balita dapat diawali dari tanaman yang ada di pekarangan rumah atau di lingkungan tempat tinggal. Dengan pengetahuan yang benar tentang pemanfaatan TOGA bagi kesehatan balita akan mendorong peningkatan pengobatan balita yang sakit maupun mencegah sakit dengan meningkatkan daya tahan tubuh balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang TOGA dengan perilaku pemanfaatan TOGA pada ibu anak stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode observasional analitik dengan jenis penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 50 responden ibu anak stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner penelitian. Hasil uji tingkat pengetahuan tentang TOGA terdapat 44 responden dengan pengetahuan baik (88%). Perilaku pemanfaatan TOGA dengan kategori cukup 26 responden (52%). Hasil analisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang TOGA dengan perilaku pemanfaatan TOGA pada ibu anak stunting dengan nilai p-value sebesar 0,001, korelasi sedang (0,455) dengan arah korelasi positif. 
PENGARUH PENAYANGAN VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PASIEN TBC DI PUSKESMAS TENGAH TANI Yenny Sri Wahyuni; Ahmad Azrul Zuniarto; Clara shinta
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 2 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/x6fg9s62

Abstract

Video pembelajaran dapat dimanfaatkan sebagai alat pendidikan secara menyeluruh agar meningkatkan pemahaman, tentang sikap, serta perilaku terkait kesehatan. Beberapa pengembangan alat pendidikan dengan teknologi mutakhir telah dilakukan, termasuk penggunaan media audio visual seperti video. Disamping itu, pemakaian video audio visual secara signifikan berkontribusi terhadap perubahan dalam pemahaman, sikap dan perilaku kesehatan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai dampak media promosi di bidang kesehatan dalam bentuk video secara audio visual mengenai peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pasien TBC paru dalam mengkonsumsi obat di Puskesmas Tengah Tani. Metode penelitian yang diterapkan adalah Deskripsi Survei dengan pendekatan Deskriptif Analitik. Dalam studi ini, dilakukan penelitian secara kuantitatif dengan jenis desain pre experimental type one group pretest-posttest design, melibatkan responden 100 orang. Untuk menganalisis data,  penelitian ini menggunakan uji t berpasangan. Pengujian hipotesa dilakukan melalui analisis uji t sampel berpasangan dengan nilai Sig.(2-tailed) mencapai 0,000 (di bawah dari 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti bahwa penggunaan video memberikan dampak yang positif bagi pengetahuan dan kepatuhan dalam  minum obat di Puskesmas Tengah Tani. Dari tabel Statistics sampel berpasangan, terlihat adanya  peningkatan antara sebelum dan setelah test. Diketahui bahwa rerata nilai responden sebelum test sebesar 13,01, sementara  setelah test sebesar 22,58. Maka dari itu dapat di simpulkan adanya perbedaan dari sebelum di tayangkan video edukasi dan sesudah di tayangkannya video edukasi terhadap responden.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN ADHERENCE MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA LANSIA DI KELURAHAN KALIJAGA CIREBON Dwi Meiria A; Ahmad Azrul Zuniarto; Yenny Sri Wahyuni; Apriyadi
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 2 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/ezzrct60

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai kondisi meningkatnya tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg  pada dua kali pengukuran dalam keadaan istirahat, sesuai pedoman World Health Organization (WHO, 2021). Provinsi Jawa Barat memiliki prevalensi yang tinggi, termasuk di Kota Cirebon dengan 2.319 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan, tingkat adherence, hubungan tingkat pengetahuan dengan adherence, serta hubungan faktor sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan dan adherence minum obat antihipertensi pada lansia di Kelurahan Kalijaga, Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasi dengan menggunakan rancangan cross-sectional yang melibatkan 32 lansia. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan hipertensi yang tervalidasi, terdiri dari 15 item, dengan kategori skor rendah (<56%), sedang (56-75%), dan tinggi (>75%). Pengukuran tingkat adherence minum obat diukur menggunakan instrument Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) yang diklarifikasikan menjadi 3 kategori, yaitu kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori sedang, namun tingkat adherence minum obat masuk dalam kategori rendah. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan adherence minum obat antihipertensi (χ², p < 0,001; OR= 48,75). Selain itu, tingkat pendidikan juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan adherence minum obat (p = 0,046). Namun, penelitian ini masih memiliki keterbatasan berupa jumlah sampel yang relative kecil, desain cross-sectional, serta penggunaan instrument self-report. Hasil penelitian mengindikasikan perlunya intervensi edukasi yang lebih terstruktur dan pemantauan minum obat untuk meningkatkan adherence pada lansia hipertensi.