Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SUPERVISI SUPORTIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAJEMEN STRES PADA KARYAWAN BPJS KESEHATAN KOTA TANGERANG SELATAN Yulia Herman Damayanti; Sokhivah Sokhivah; Almisar Hamid
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karyawan frontliner BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan merupakan karyawan yang setiap hari melayani puluhan, bahkan ratusan peserta. Pekerjaan yang dilakukan tersebut dapat menimbulkan tekanan. Dibutuhkan adanya pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang baik untuk menjaga agar tidak berdampak pada meningkatnya kecenderungan karyawan mengalami stres. Oleh karena itu, salah satu upaya untuk menjaga karyawan agar tetap dapat memberikan pelayanan prima ialah dengan melakukan supervisi suportif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab stres karyawan BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan; mengetahui pelaksanaan supervisi suportif di BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan kemampuan manajemen stres karyawan; dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat supervisi suportif dalam meningkatkan kemampuan manajemen stres karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab stres yang dialami oleh karyawan frontliner BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan disebabkan oleh beban kerja, ambiguitas peran, sikap peserta, kondisi mental individu karyawan, dan fasilitas penunjang pekerjaan. Untuk mengatasi stres yang dialami oleh karyawan, supervisi suportif dilakukan sebagai strategi meningkatkan kemampuan manajemen stres karyawan. Supervisi suportif yang dilakukan di BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan meliputi dimensi dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan penghargaan, dukungan informasional, dukungan integrasi sosial, dan dukungan spiritual. Faktor pendukung pelaksanaan supervisi suportif dalam meningkatkan kemampuan manajemen stres karyawan BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan berasal dari adanya role play, sharing session, dan hubungan di dalam lingkungan kerja yang positif. Sedangkan, yang menjadi faktor penghambat adalah sikap peserta, dan kepribadian karyawan.Kata Kunci: Supervisi suportif, manajemen stres, karyawan frontliner
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA Amanda Nabilla; Almisar Hamid
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pedesaan yang dilakukan melalu program corporate social responsibility (CSR). Latar belakang dari penelitian ini adalah masih banyaknya pelaksanaan CSR yang dilakukan perusahaan terhadap wilayah tempat perusahaan berdiri salah satunya pedesaan dengan tidak tepat guna dan tidak berkelanjutan. Dalam penelitian ini terdapat beberapa teori yang relevan dengan fokus pembahasan, yaitu teori pemberdayaan masyarakat, teori masyarakat pedesaan, dan teori corporate social responsibility (CSR). Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan memanfaatkan bahan literatur berupa jurnal, buku, dan artikel yang relevan dengan tema dan judul penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah pemberdayaan masyarakat merupakan metode yang ideal dalam pelaksanaan program CSR. Pada pemberdayaan masyarakat pedesaan perusahaan menerapkan pemberdayaan yang berbasis pada pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk menciptakan sumber baru dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat.Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Masyarakat Pedesaan, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS FISIK MELALUI PROGRAM KETERAMPILAN DI PANTI SOSIAL BINA DAKSA BUDI BHAKTI JAKARTA BARAT Afifah Az-Zahra; Almisar Hamid
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki keterbatasan dibagian anggota tubuh yang menyebabkan adanya hambatan dalam diri mereka dan mengalami stigma negatif ketidakberdayaan dalam lingkungan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman bahwa penyandang disabilitas memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang adil dengan memberikan sebuah daya yang berasal dari pemberdayaan seperti yang dilakukan oleh PSBD Budi Bhakti yang mempunyai program pemberdayaan melalui program keterampilan, selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses program pemberdayaan keterampilan, faktor pendukung dan penghambat program tersebut dan mengetahui hasil yang dirasakan oleh WBS. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mencari informasi data Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh PSBD Budi Bhakti melalui dua kecenderungan yaitu kecenderungan primer dan kecenderungan sekunder dimana terlihat adanya perubahan dan peningkatan WBS dilihat dari segi pola pikir yang jauh lebih maju dan positif, bertambahnya wawasan mengenai keterampilan, terciptanya kemandirian yang dapat memberikan daya dalam kemampuan mereka, dan meningkatnya kualitas mutu diri penyandang disabilitas. Adanya faktor pendukung yang berkaitan dengan sarana prasarana, dana APBD, dan lingkungan yang baik dan mendukung, lalu faktor penghambat berkaitan dengan penyaluran WBS dan penjualan produk keterampilan. Kata Kunci: Pemberdayaan, Keterampilan, Penyandang Disabilitas