Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Konsep Ekonomi Sirkular Di Masyarakat Sekitar Hutan Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Kotoran Ternak Budiyoko Budiyoko; Sunendar Sunendar; Lutfi Zukkifli; Malinda Aptika Rachmah; Budi Dharmawan; Dewanti Risa Utami; Wahyu Adhi Saputro; Kunandar Prasetyo; Muhammad Bachtiar Musthafa
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 3 No. 1 (2024): Sejahtera : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v3i1.1668

Abstract

The sustainability of the forest ecosystem is threatened by increased human activities and anthropogenic factors. This condition can have implications for the sustainability of communities around the forest. This community service activity aims to implement the circular economy concept through training in the production of organic fertilizer from livestock manure in Kemutug Lor Village, Baturraden District, Banyumas Regency. The beneficiaries of this activity are community groups around the forest affiliated with the LMDH Wana Karya Lestari. The community service is conducted through a participatory learning and action approach, aiming to enhance community participation in developing knowledge and practical skills related to the utilization of waste as a sustainable resource. The training process includes theoretical presentations, practical fertilizer production, and application to plants. This activity is expected to increase awareness and skills among the community in converting livestock manure into organic fertilizer and developing a sustainable local economy.
Perencanaan Partisipatif Pengembangan Produk Unggulan Desa Jatisaba Melalui Pendekatan Participatory Rural Appraisal BUDI YOKO; Sunendar Sunendar; Muhamad Solekan; Dian Novitasari; Lu’lu’ul Uyuni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Subur Makmur di Desa Jatisaba, Kabupaten Purbalingga, memproduksi keripik sagu tempe sebagai produk unggulan desa dalam kerangka one village one product, namun menghadapi keterbatasan kapasitas produksi akibat proses manual, standar mutu dan keamanan pangan yang belum memadai, serta branding produk yang belum kuat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan participatory rural appraisal dalam tahap perencanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada proses identifikasi permasalahan dan perumusan solusi secara partisipatif. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan tim pengabdi, anggota KWT Subur Makmur, perangkat Pemerintah Desa Jatisaba, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL), melalui teknik penjajakan awal, diskusi kelompok terfokus, penelusuran alur produksi, wawancara semi-terstruktur, serta pemeringkatan masalah secara musyawarah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses partisipatif tersebut berhasil merumuskan tiga permasalahan prioritas, yaitu rendahnya kapasitas produksi, lemahnya kapasitas kelembagaan dan standar mutu, serta lemahnya branding produk, yang masing-masing ditindaklanjuti dengan solusi berupa penerapan paket teknologi tepat guna, pelatihan dan pendampingan keamanan pangan serta sertifikasi produk, dan pendampingan perbaikan kemasan dan merek. Pelibatan mitra sejak tahap perencanaan terbukti menghasilkan rumusan kegiatan yang lebih kontekstual sekaligus menumbuhkan kesadaran dan rasa memiliki anggota KWT terhadap program. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan PRA berperan penting sebagai fondasi perencanaan yang menentukan ketepatan arah dan keberlanjutan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.