Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPACT OF EMOTIONAL AND SPIRITUAL INTELLEGENCE ON EMPLOYEES OF P. INDOMARCO PRISMATAM SUKADANA EAST LAMPUNG Rinnanik Rinnanik; Hikmatul Aliyah; Sri Rahayu; Leni Citra Handayani
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v4i2.144

Abstract

The aim of this research is to find out the impact of emotional and spiritual intelligence on employee performance. The data gathering techniques in this study are done with observations, interviews, questionnaires, and documentation. The population in this study was selected based on the total number of employees of a total of 28 employees at PT Indomarco Prismatama Sukadana East Lampung. In this study, the researchers used saturated sampling. Based on the results of the calculation of the test t through the coefficients table obtained variable significance values of X1 of 0.017 and X2 of 0.019. While simultaneously, through the anova table known significance of 0.003 is a small result of 0.05 which means Ha3 accepted that there is an influence of emotional intelligence and spiritual intelligence on the performance of employees in PT Indomarco Prismatama Sukadana East Lampung. The regression equation result is Y = 3.542 + 0.451 X1 + 0.381 X2, whereas R counts 0.611, which means that the degree of relationship between emotional intelligence (X1) and spiritual intelligences (X2) with employee performance (Y) is quite strong. Whereas the R squere value is 0.373, R Squere can be called a determination coefficient in this case, meaning that the regression model method can be used to predict the Y variable which means Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence influence employees performance by 37.3% and the rest is influenced by other factors.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Ekonomi Sirkular Minyak Jelantah: Model Produksi Sabun Berkelanjutan di Kulon Progo Sri Rahayu; Septiari Nawanksari; Ayu Diana Ansori; Hanafi Hajar Rahmawati; Julia Anisa Putri; Ghatafa Rizkidian Ramadhan; Ibrahim Abdulloh Hanif; Ardila Dwi Rahma Ningrum
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1219

Abstract

Meningkatnya permintaan minyak goreng berdampak pada tingginya produksi minyak goreng bekas, baik dari rumah tangga maupun industri. Perilaku berulang kali menggunakan minyak goreng bekas berbahaya bagi kesehatan, sedangkan pembuangan yang tidak diolah menyebabkan pencemaran lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wates, Kulon Progo dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam mengolah minyak jelantah bekas menjadi sabun cuci daur ulang. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan sistem pengolahan limbah memasak bekas berdasarkan kepedulian lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berurutan, yaitu (1) sosialisasi tentang dampak negatif minyak jelantah terhadap kesehatan dan lingkungan, (2) pelatihan pemurnian minyak jelantah dengan arang kayu, (3) pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun daur ulang, 4) penjelasan strategi pengemasan dan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah teknik pemurnian minyak goreng yang digunakan, produk sabun cuci daur ulang, serta wawasan pengemasan dan pemasaran. Kegiatan ini juga dapat menunjukkan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku: 21% peserta mengetahui bahwa minyak goreng bekas dapat diolah menjadi sabun, 20% memahami langkah-langkah pembuatannya, 20% berkomitmen untuk tidak sembarangan membuang minyak, 19% tertarik untuk mencoba membuat sabun di rumah, dan 20% siap berbagi ilmu dengan lingkungan sekitar. Program ini terbukti efektif dalam memberdayakan masyarakat, mengurangi pencemaran lingkungan, dan membuka peluang usaha rumah tangga.