Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Biografi Intelektual dan Kiprah Kiai Haji Saifuddin Zuhri dalam Pengembangan Perguruan Tinggi Agama Islam 1962-1967 Fahri Hidayat
Jurnal Paramaedutama Vol 1 No 1 (2023): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penulisan artikel ini adalah kelangkaan kajian tentang biografi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan perguruan tinggi agama Islam di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan biografi intelektual Kiai Haji Saifuddin Zuhri dan kiprahnya dalam pengembangan perguruan tinggi agama Islam selama menjabat sebagai Menteri Agama. Metode yang digunakan adalah sejarah biografi dengan pendekatan portrayal yaitu pendekatan yang bertujuan untuk memahami latar belakang kehidupan seorang tokoh. Sumber referensi utama yang digunakan adalah otobiografi yang ditulis sendiri oleh Kiai Haji Saifuddin Zuhri yang berjudul “berangkat dari pesantren”, selain itu sumber referensi juga peraturan menteri agama pada tahun 1963-1967. Hasil dari artikel ini adalah biografi intelektual Kiai Haji Saifuddin Zuhri yang berupa latar belakang sosial dan pendidikannya, serta kebijakannya dalam pengembangan perguruan tinggi agama Islam selama menjadi Menteri Agama. Kesimpulan artikel ini ada dua  hal, pertama Kiai Haji Saifuddin Zuhri adalah representasi kaum santri yang  mencerminkan pemikiran pendidikan religius-nasionalis.  Kedua, peran krusial Kiai Haji Saifuddin Zuhri dalam pengembangan perguruan tinggi agama Islam di Indonesia adalah mengembangkan 9 IAIN dan 14 IAIN cabang di berbagai kota di Indonesia pada tahun 1962-1967.
Internalisasi Prinsip Moderasi Beragama dalam Mewujudkan Generasi Z Islam Moderat Syarifah, Sabilatus; Hidayat, Fahri
Al Ashriyyah Vol. 10 No. 1 (2024): Al Ashriyyah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/alashriyyah.v10i1.179

Abstract

The research explores the impact of internalizing values of religious moderation on shaping Generation Z towards practicing Wasatiyyah Islam. The research method employed is literature review, a research technique that focuses on data collection through the analysis of literature from various sources relevant to the research topic. The findings of the research indicate that religious education that encourages the internalization of values of religious moderation has a significant impact on shaping Generation Z, which tends to embrace Wasatiyyah Islam. Overall, education on religious moderation plays a crucial role, especially in the context of Indonesian society characterized by pluralism and multiculturalism. Comprehensive religious education curriculum and relevant teaching methods, aligned with the preferences of the digital-era Generation Z, play a crucial role. A profound understanding of religious moderation serves as the basis for fostering social harmony and appreciation for diversity. Education emerges as a key element in shaping a correct understanding of religion and engaging the younger generation, especially Generation Z.
Karakteristik Pendidikan dan Ilmuwan Muslim Periode Keemasan 750-950 M Fahri Hidayat
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i1.5267

Abstract

Artikel ini menganalisis karakteristik pendidikan dan ilmuwan muslim pada periode keemasan (750-950M) dan merumuskan paradigma pendidikan Islam yang generalis. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah sejarah pemikiran dengan fokus pada pemikiran tentang ilmu pengetahuan dan karakteristik ilmuwan muslim pada periode keemasan. Artikel ini menghasilkan kesimpulan bahwa karakteristik ilmuwan muslim pada periode keemasan adalah ilmuwan generalis. Mereka tidak hanya menguasai monodisiplin ilmu. Hampir semua ilmuwan muslim pada periode keemasan adalah ilmuwan yang menguasai berbagai disiplin ilmu. Fakta ini menjadi dasar dari paradigma pendidikan Islam generalis. Paradigma pendidikan Islam generalis adalah sebuah paradigma untuk melahirkan insan kamil yang menguasai multidisiplin ilmu. Paradigma ini sejalan dengan kebijakan “kampus merdeka” yang menghendaki setiap sarjana mampu menguasai multidisiplin ilmu.
TRANSFORMASI BUDAYA NUSANTARA DALAM PROSES ISLAMISASI DI INDONESIA Hidayah, Hawa; Atiya Bahzatul Maulida; Alda Dwi Agustiana; Fahri Hidayat
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 13 No. 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/khazanah.v13i2.1078

Abstract

Abstract Penelitian ini mengkaji transformasi budaya Nusantara dalam proses Islamisasi di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan dengan mengambil subjek tokoh agama di desa Penaruban, kecamatan Bukateja, kabupaten Purbalingga. Dalam penelitian ini, digunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budaya Nusantara, seperti seni, bahasa, tradisi, dan sistem kepercayaan lokal, telah berperan penting dalam pengembangan Islam di Indonesia. Budaya Nusantara beradaptasi dengan ajaran Islam dan terjalin dengan nilai-nilai dan praktik keagamaan. Temuan ini juga mengungkapkan adanya sinkretisme budaya, adaptasi budaya, resistensi terhadap hegemoni budaya, dan peran identitas budaya dalam Islamisasi di Indonesia. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara budaya Nusantara dan Islam, serta implikasinya dalam menjaga keberagaman budaya dan keagamaan di Indonesia. Kata kunci: Budaya Nusantara, Islamisasi, Seni, Tradisi, Identitas Budaya, Indonesia
Perpekstif Pendidikan tentang Beramal dengan Hadist Dhaif dan Hukumnya Menurut Para Ulama Anis Amanulloh; Fahri Hidayat
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 9 No. 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v9i2.2475

Abstract

This research examines the role and practice of the dhaif hadith in Islam, especially in the context of Islamic religious education. Hadith, as the second source of law after the Koran, has an essential function in providing explanations (bayan) of the teachings of the Koran. This research uses a qualitative approach by reviewing literature from the opinions of ulama. The results of this research state that there are two main approaches to dhaif hadith. Some scholars think that dhaif hadith should be avoided and not practiced in any form, considering its weakness in the chain of transmission and the potential for error. Meanwhile, other groups of ulama allow the use of dhaif hadith, especially in the context of fadha'ilul a'mal (the importance of charity), as long as it does not conflict with the teachings of the Koran and stronger hadith. This research highlights the differences in these approaches and their impact on the practice of Islamic education. These findings are essential for educators and researchers in Islamic Religious Education to understand how dhaif hadith can or cannot be integrated into religious teaching and practice. This research also provides insight into the flexibility of interpretation in Islam and how this influences a dynamic and contextual approach to religious education.
EDUKASI PENDIDIKAN KELUARGA ISLAMI MELALUI KAJIAN SIRAH NABAWIYAH DI KOMUNITAS LANSIA MASJID AGUNG BAITUSSALAM PURWOKERTO Hidayat, Fahri; Sivatur Rizma, Rahma
Jurnal ABDI PAUD Vol. 5 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v5i2.39621

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan edukasi pendidikan keluarga Islami melalui kegiatan kajian sirah nabawiyah. Pendidikan keluarga sebagai diktum atas apa yang ada di dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi Muhammad SAW dalam membina umat manusia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada komunitas lansia yang tergabung dalam Forum Lansia Bahagia dan difasilitasi oleh Bagian Kewanitaan Masjid Agung Baitussalam Purwokerto. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dalam bentuk ceramah keagamaan. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pemahaman peserta tentang pentingnya meluruskan tujuan hidup, pentingnya kedisipinan dalam ibadah, dan prioritas-prioritas dalam pendidikan keluarga.
Strengthening the Role of Parents and Teachers (POMG) as Social Capital in Schools Arif Fani, Mauliya Nandra; Hidayat, Fahri
Arfannur Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : The Magister of Islamic Education IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v5i1.2076

Abstract

This study aims to analyze and describe the role of cooperation or unity of parents and teachers (POMG) in Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT). This collaboration is pursued in order to organize and improve the quality of education and is a step so that parents as users of education have an important role in the implementation of education because they are also a community that feels the results of education itself. However, what often happens is that there is a tendency that parents are indifferent to the education obtained by their children at school. Along with the development of educational institutions, guidance is made on the role of parents. This study used descriptive qualitative methods through observation, interviews, and documentation data collection methods. Data analysis techniques are carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. As a result, parents in these schools have a tendency to take a role in the educational process.
Pembelajaran Baca Al-Qur’an dan Praktik Fikih Ibadah (BQ-PI) pada Pesantren Mahasiswa Ulul Albab Purwokerto Kabupaten Banyumas Hasanah, Uswatun; Fahri Hidayat
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT yang suci dan sempurna, setiap muslim wajib mempelajari dan mengamalkan ajarannya. Layanan ini bertujuan untuk menilai peningkatan kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan penerapan hukumibadah pasca mengikuti bimbingan di Pondok Pesantren Mahasiswa Ulul Albab Purwokerto dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Metodologi yang digunakan dalam layananini disesuaikan dengan materi pelajaran. Hasil layanan menunjukkan adanya peningkatan yangsignifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an secara tajwid, memahami ilmu tajwid, danmengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta peningkatan pemahaman hukum ibadahdan penerapannya baik secara pribadi maupun kelompok. Keberhasilan ini dipengaruhi olehmetode pembelajaran yang efektif, media pembelajaran yang tepat, antusiasme dari mahasiswaserta dukungan pimpinan dan pengurus pondok pesantren. Melalui pendampingan ini, pemahaman dan kemampuan pengamalam membaca Al-Qur’an secara tartil dan pengamalan fikihibadah menjadi sangat memadai sehingga mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat lingkungan sekitar.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Usaha Toko Beras Pada Aspek Pemasaran (Studi Kasus Toko Beras Soleh di Pasar Bulak Temu Kabupaten Bekasi ) Fahri Hidayat; Nur Saran; Dwi Astuti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A business feasibility study is a systematic process to assess whether a business is feasible to run and can be sustainable. This study aims to determine whether the Soleh Rice Shop is feasible to run sustainably. This study uses a qualitative method with a case study research type, in exploring field data the researcher uses data collection techniques in the form of interviews and observations of business owners. The focus of the analysis includes Marketing Strategy, Market Research, Competitor Analysis, Promotion and Branding, and Financial Aspects. The results of this study indicate that the Soleh Rice Shop in Bulak Temu Market is a feasible business to run sustainably. An effective marketing strategy and large market potential make sales stable and even increase. However, there are challenges in facing market competition that will increase over time, the Soleh Rice Shop must prepare a special strategy to maintain customer loyalty.
Modernisasi Pendidikan Islam di Minangkabau: Studi tentang Interaksi dengan Pan-Islamisme (1909-1945) Fahri Hidayat; Mujibur Rohman
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/attarbawi.v9i2.10955

Abstract

This article aims to analyze the influence of pan-Islamism on the modernization of Islamic education in Minangkabau during the National Movement period. This study fills a gap in previous research that has not integrally examined the relationship between the two, even though pan-Islamism is an important factor in the modernization of Islamic education in Indonesia. The writing of this article employs a historical research method encompassing four stages: heuristics, verification, interpretation, and historiography. This article concludes that the ideas of Pan-Islamism influenced the modernization of Islamic education in Minangkabau in three aspects: the modernization of Islamic educational thought through the publication of magazines and newspapers, the modernization of Islamic educational institutions by transforming Surau into madrasah, and the modernization of Islamic educational organizations through the establishment of Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), an organization engaged in Islamic education.