Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Cedera Musculoskeletal pada Peserta Lari Marathon dan Korelasi Terhadap Faktor Usia dan Jenis Kelamin Sukadi; Noha Zulkarnain, Alfian; Hardini, Kurniani; Cahyadinata, Indra
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 5 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v5i1.183

Abstract

Olahraga berlari marathon merupakan jenis aktivitas fisik yang banyak digemari oleh masyarakat dan memiliki nilai sport tourim yang cukup tinggi. Olahraga berlari merupakan aktifitas fisik yang sering menimbulkan cedera akibat dari overused atau aktivitas yang berlebihan dan memiliki tingkat resiko untuk cedera fisik yang tinggi akibat dari overused sehingga dapat memicu munculnya trauma atau injury pada jaringan musculoskeletal. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui korelasi antara usia dan jenis kelamin terhadap cedera pada sistem musculoskeletal. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitan cross sectional dengan variabel independent berupa usia dan jenis kelamin serta variabel dependent yaitu cedera pada sistem musculoskeletal. Hasil dari penelitian ini didapatkan responden sebanyak 97 peserta dalam event olahraga Kediri Half Marathon pada tahun 2023 dan 2024. Hasil uji statistik didapatkan cedera didominasi hamstring spasme (26,6%), quadriceps spasme (23,7%), gastrocnemius spasme (21,6%), ankle sprapin (4,1%), lower back pain (3,1), groin spasme (2,1%), dan tenditis tendon patela, condromalacia patela, peroneus spasme, axila pain syndrome, dan illio tibial band syndrome sebanyak (1,0%). hasil uji signfikansi dengan menggunakan Chi-square didapatkan hasil pada variabel usia (0,590) dan variabel jenis kelamin (0,896) lebih besar dibandingkan dengan nilai signifikansi (0,05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak ada korelasi antara variabel usia dan jenis kelamin terhadap munculnya cedera pada sistem musculoskeletal.
Distribusi Keluhan Muskuloskeletal pada Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Wijayati, Ekawati Wasis; Cahyadinata, Indra
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 3 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petugas rekam medis di rumah sakit tentunya juga memiliki potensi untuk menderita keluhan muskuloskeletal sebagai akibat terpapar risiko ergonomi dari pekerjaannya. Keluhan muskuloskeletal akibat kerja merupakan masalah kesehatan salah satu masalah kesehatan di tempat kerja yang perlu mendapat perhatian khusus dan upaya pencegahan guna memastikan gangguan tersebut tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja, penurunan kualitas hidup serta peningkatan biaya kesehatan. Selain hal tersebut, keluhan muskuloskeleta juga dapat menjadi salah satu penyebab tingginya absensi pekerja dari pekerjaannya yang tentunya akan berpengaruh terhadap kinerja. Banyak orang merasakan keluhan muskuloskeletal biasanya berawal dari kebiasaan yang mereka lakukan selama bekerja. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu RS yang ada di kota Kediri dengan tujuan memperoleh gambaran prevalensi dan distribusi keluhan muskuloskeletal serta meminimalisir keluhan muskuloskeletal pada petugas rekam medis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 39 responden petugas rekam medis menunjukkan mayoritas responden yaitu 64,1% merasakan keluhan muskuloskeletal kategori sedang dan tidak ada responden yang merasakan keluhan muskuloskeletal kategori tinggi dan sangat tinggi. Keluhan muskuloskeletal yang dirasakan responden menurut bagian tubuh, dirasakan mulai dari leher sampai telapak kaki. Keluhan sakit banyak dirasakan pada pinggang (53,8%), tengkuk (41%), dan bahu kanan (38,5%). Sedangkan keluhan sangat sakit paling banyak dirasakan pada punggung (28,2%). Upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dan mencegah munculnya keluhan muskuloskeletal yang lebih parah adalah dengan cara melakukan pekerjaan sesuai kapasitasnya, melakukan istirahat yang cukup, dan melakukan peregangan secara berkala saat bekerja.
Pembuatan Susu Jelly MooMilly untuk Meningkatkan Nilai Jual Susu dan Upata Pemenuhan Gizi Anak Bebas Stunting Prodyanatasari, Arshy; Purnadianti, Mely; Cahyadinata, Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1353

Abstract

Susu sapi segar adalah sumber bahan pangan dengan kandungan gizi tinggi. Di Desa Blimbing terdapat peternak sapi perah, akan tetapi produk susu sapi belum dilakukan pengolahan secara optimal dan hanya disetorkan ke BUMDES dan dijual dengan harga yang relatif rendah. Untuk jangkauan pasar konsumen susu sapi masih skala lokal Desa Blimbing saja. Hal ini dipengaruhi minta beli masyarakat terhadap susu sapi segar masih kurang dikarenakan terdapat aroma dan rasa amis pada susu. Berdasarkan hal di atas, maka dilakukan upaya untuk meningkatkan nilai jual susu dan jumlah konsumen melalui pengolahan susu sapi segar menjadi susu Jelly Moomilly aneka rasa. Pembuatan susu Jelly Moomilly menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dan mudah diperoleh. Pada kegiatan PkM ini dilakukan edukasi tentang manfaat, pengolahan, dan penyimpanan susu segar yang baik serta unjuk kerja membuat susu Jelly MooMilly. Pada akhir kegiatan PkM, produk susu Jelly MooMilly yang telah dibuat dibagikan kepada peserta. Respon peserta terhadap susu Jelly Moomilly adalah sangat menyukai rasa, aroma, dan warnanya yang menarik. Peserta anak-anak pun juga sangat menyukai susu Jelly MooMilly yang telah dibuat. Susu Jelly MooMilly dapat menjadi alternatif minuman untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak dan mencegah stunting. Susu Jelly MooMilly ini juga bisa dijadikan sebagai alternatif usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan UMKM Desa.
Analisis Kombinasi IASTM dan Sport Massage dalam Mempercepat Pemulihan Pasca Lomba Marathon Noha Zulkarnain, Alfian; Sukadi; Hardini, Kurniani; Cahyadinata, Indra; Rangga, Dio
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.279

Abstract

Marathon adalah aktivitas fisik intensif yang menyebabkan stres fisiologis signifikan, termasuk kerusakan otot, peradangan, dan akumulasi metabolit seperti laktat. Pemulihan pasca-lomba sangat penting untuk mengembalikan fungsi otot dan mencegah cedera jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dua intervensi fisioterapi, yaitu Instrument-Assisted Soft Tissue Mobilization (IASTM) dan Sport Massage, dalam mempercepat pemulihan pasca-marathon, khususnya dalam mengurangi nyeri. Data diuji menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pre-test (p=0,004) dan post-test (p=0,039) tidak berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menunjukkan bahwa seluruh responden bersifat homogen (p=0,414). Analisis lebih lanjut menggunakan uji statistik non-parametrik menemukan bahwa intervensi IASTM dan Sport Massage secara signifikan mempercepat pemulihan nyeri (p=0,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua metode tersebut efektif dalam mendukung pemulihan atlet pasca-marathon terutama menurunkan nyeri pada sistem musculoskeletal
Hubungan Intensitas Konsumsi Alkohol Terhadap Kadar Kreatinin Serum Pada Pria Dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek Cahyadinata, Indra; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Lukis, Prima Agusti; Zulkarnain, Alfian Noha; Sukadi, Sukadi; Hardini, Kurniani Fatma; Saraswati, Ayuni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2169

Abstract

Fenomena maraknya konsumsi alkohol dapat memicu risiko terhadap kesehatan, khususnya mengenai kecanduan dan dampaknya terhadap fungsi tubuh, seperti kinerja ginjal. Fungsi ginjal dapat dinilai dengan mengukur kadar kreatinin pada pria dewasa yang berada di rentang 0,7 - 1,2 mg/dL. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum pria dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dimana sebanyak 30 responden pria dewasa dipilih dengan metode purposive sampling. Pemeriksaan kadar kreatinin serum dilakukan dengan metode fotometeri. Analisis hubungan intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum menggunakan uji Spearman-Rho karena distribusi data bersifat tidak normal. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebanyak 40% responden intens mengonsumsi alkohol selama 5-10 tahun dan 60% intens mengonsumsi > 10 tahun. Hasil uji kadar kreatinin serum menunjukkan 60% memiliki kadar kreatinin normal, sementara 40% memiliki kadar abnormal. Uji Spearman-Rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin (r = 0,539; p = 0,002). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum. Konsumsi alkohol lebih dari 10 tahun berpotensi menimbulkan gangguan fungsi ginjal pada pria dewasa.