Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KEEFEKTIFAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERCERITA BERPASANGAN (PAIRED STORY TELLING) DALAM MENENTUKAN UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN Sartika, Andi Dian
JKIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4 No 1 (2017): JKIP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.602 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui keefektifan menggunakan metode konvensional pembelajaran menyimak dalam menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen pada siswa kelas X SMA Negeri 13 Makassar; (2) mengetahui keefektifan menggunakan metode kooperatif tipe bercerita berpasangan (paired story telling) dalam menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen pada siswa kelas X SMA Negeri 13 Makassar; (3) mengetahui adanya perbedaan menggunakan metode konvensional dan metode kooperatif tipe bercerita berpasangan (paired story telling) dalam menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen pada siswa kelas X SMA Negeri 13 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan menyimak cerpen dalam menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen dengan menggunakan metode konvensional pada siswa kelas X SMA Negeri 13 Makassar dikategorikan sangat rendah dengan nilai rata-rata 50,31; (2) kemampuan menyimak cerpen dalam menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen dengan menggunakan metode kooperatif tipe bercerita berpasangan (paired story telling) pada siswa kelas X SMA Negeri 13 Makassar dikategorikan tinggi dengan nilai rata-rata 73,13; (3) pembelajaran menyimak cerpen dalam menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen dengan menggunakan metode kooperatif tipe bercerita berpasangan (paired story telling) dan metode konvensional terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung > ttabel atau 14,008 > 2,04 pada taraf signifikan 0,975. Sesuai hasil penelitian ini diajukan saran: (1) Guru diharapkan mengarahkan siswa untuk mengoptimalkan keterampilannya dalam bersastra khususnya menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen. (2) Guru diharapkan menggunakan metode kooperatif tipe bercerita berpasangan (paired story telling) selain dari metode yang lazim untuk memotivasi siswa dalam belajar. (3) Pengetahuan dans pengalaman guru dalam penerapan metode kooperatif tipe bercerita berpasangan (paired story telling) di kelas diharapkan lebih ditingkatkan sehingga siswa lebih aktif dalam menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen dan diharapkan lebih banyak referensi agar dalam penerapannya siswa lebih kreatif. (4) Peneliti selanjutnya harus lebih memahami tahap-tahap metode kooperatif tipe bercerita berpasangan (paired story telling)
Keeftifan Penggunaan Bahasa Indonesia Yang Baik Pada Mahasiswa Angkatan 2022 Kelas A Teknologi Laboratorium Medis Runimeirati Runi; Andi Dian Sartika
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v3i3.513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keeftikan penggunaan berbahasa Indonesia yang baik pada mahasiswa Angkatan 2022 kelas A prodi D4 Teknologi Laboratoium Medis. penelitian ini dilakukan pada tanggal 7 Desember 2022 hingga 14 Desember 2022, bertempat di kelas A D4 Teknologi Laboratorium Medis tepatnya dilantai 2 gedung D, Universitas Megarezky Makassar. Rancangan penelitian ini dilakukan secara langsung terhadap 38 Mahasiswa yang ada didalam kelas, dengan cara mengajak mahasiswa tersebut berkomunikasi dan memberikan pilihan pertanyaan kusioner online kepada mahasiswa tersebut untuk membedakan Bahasa yang baku dan yang tidak baku. Dari hasil yang didapatkan terdapat 17 mahasiswa yang cara berkomuniokasinya masih menggunakan Bahasa yang efektif, dan 1 mahasiswa yang tidak efektif serta 16 mahasiswa mahasiswa lainnya dapat berkomunikasi dengan jelas serta tutur bicaranya menggunakan Bahasa yang baku. Seperti yang diketahui Bahasa yang baku ialah Bahasa yang baik dan benar serta pemakaian ragam Bahasa yang serasi, contonya saya, aku kamu, dll. Sedangkan Bahasa yang tidak baku merupakan ragam Bahasa yang cara pengucapannya tidak memenuhi kaidah-kaidah standar tertentu, contonya ko (kamu), sa (saya), tra (tidak) dll. Sebagian besar mahasiswa kelas A D4 Teknologi Laboratorium Medis masih menggunakan Bahasa daerahnya masing-masing serta masih menggunakan Bahasa gaul atau istilah-istilah anak zaman sekarang, yang mengakibatkan mahasiswa tersebut sulit untuk membedakan Bahasa Indonesia yang baku dan yang tidak baku. Bahasa Indonesia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk berkomunikasi juga sudah bergeser penggunaannya banyak pengaruh dari Bahasa pergaulan yang sudah menjadi kebiasaan terutama dikalangan mahasiswa.
Keefektifan Penggunaan Media Rekaman Meletusnya Gunung Berapi Krakatau dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang Sartika, Andi Dian; Razak, Nur Khadijah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.413

Abstract

Media pembelajaran sangat penting dalam mengembangkan proses pembelajaran. Minat dan motivasi belajar peserta didik juga meningkat. Seperti yang kita ketahui permasalahan utama dalam proses pembelajaran yakni minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan penggunaan rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dalam pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri satu Lembang, Kabupaten Pinrang yang berjumlah dua ratus empat puluh lima orang dan terbagi ke dalam lima kelas. Penarikan sampel dilakukakn dengan menggunakan teknik purposive sampling atau sampel purposif, artinya penentuan sampel dilakukan secara sengaja dengan jumlah yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis puisi dengan menggunakan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau atau kelas eksperimen. kemampuan menulis puisi siswa tanpa menggunakan media rekaman rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau kelas kontrol. Hasil perbandingan koefisien nilai rata-rata siswa t-hitung antara kelas eksperimen X. empat dan kelas kontrol X lima dapat di simpulkan penggunaan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dapat meningkatkan pembelajaran menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri satu Lembang, Kabupaten Pinrang.
The Effect of Knowledge and Understanding of Bahasa Indonesia toward Personal, Professional, and Social Competency of University Students Aniati, Aniati; Lumbantoruan, Jitu Halomoan; Arifin, Syaadiah; Nurfaizah, Andi; Sartika, Andi Dian
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The fact is that 38% of students are satisfied and 50% are less satisfied with Indonesian language competency. Another fact, out of 30,564 there are 82.59% categories of sufficient, weak, and very weak language knowledge. Urgency is researched because there is a gap between theory, expectations, and reality. So, the aim is to determine the relationship between knowledge competency and understanding of Indonesian language learning personally, professionally, and socially. Quantitative research method with surveys. Sample of 180 people out of 360. Data collection techniques using instruments assisted by Google. Likert Scale Instrument 1-5. 25.0 Statistical analysis techniques, standard deviation, and mean. The mean level of knowledge and understanding of subject content among lecturers is very high. A relationship was found between the three domains of knowledge, understanding, and personal competence. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge and understanding of the contents of the personal, professional, and social domains. Keywords: higher education, student competencies, professional and social.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i1.202411
Keefektifan Penggunaan Media Rekaman Meletusnya Gunung Berapi Krakatau dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang Sartika, Andi Dian; Razak, Nur Khadijah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.413

Abstract

Media pembelajaran sangat penting dalam mengembangkan proses pembelajaran. Minat dan motivasi belajar peserta didik juga meningkat. Seperti yang kita ketahui permasalahan utama dalam proses pembelajaran yakni minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan penggunaan rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dalam pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri satu Lembang, Kabupaten Pinrang yang berjumlah dua ratus empat puluh lima orang dan terbagi ke dalam lima kelas. Penarikan sampel dilakukakn dengan menggunakan teknik purposive sampling atau sampel purposif, artinya penentuan sampel dilakukan secara sengaja dengan jumlah yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis puisi dengan menggunakan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau atau kelas eksperimen. kemampuan menulis puisi siswa tanpa menggunakan media rekaman rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau kelas kontrol. Hasil perbandingan koefisien nilai rata-rata siswa t-hitung antara kelas eksperimen X. empat dan kelas kontrol X lima dapat di simpulkan penggunaan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dapat meningkatkan pembelajaran menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri satu Lembang, Kabupaten Pinrang.
Problematika Siswa dalam Pembelajaran Sastra Indonesia Andi Dian Sartika; Wiwik Andriani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1683

Abstract

Problematika Pembelajaran Sastra Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) problematika siswa dalam pembelajaran sastra Indonesia; (2) problematika guru dalam pembelajaran sastra Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Baranti Kabupaten Sidrap yang berjumlah 105 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) sehingga diperoleh sampel sebanyak 35 orang, yakni 45% dari jumlah populasi. Instrumen penelitian berupa angket, wawancara, dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menemukan empat problematika yang dialami oleh siswa dan tiga problematika yang dialami oleh guru. Keempat problemtika yang dialami siswa dalam pembelajaran sastra Indonesia adalah: (1) kurangnya bimbingan guru mata pelajaran; (2) lambat mengerti materi pelajaran; (3) kurangnya motivasi dari pihak sekolah; dan (4) kurangnya fasilitas penunjang. Problematika guru dalam pembelajaran sastra Indonesia adalah: (1) alokasi waktu yang tidak memadai; (2) kurikulum yang belum tersusun dengan baik; dn (3) kurangnya fasilitas penunjang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemecahan problematika yang dihadapi dalam pembelajaran sastra Indonesia dapat melahirkan siswa yang kreatif dan berkualitas.
Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Melalui Audiovisual Siswa Kelas X SMA Negeri 6 Bulukkumba Andi Dian Sartika; Andi Nurfaizah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2737

Abstract

Menulis karangan Deskripsi melalui Audio Visual ini Siswa Kelas X SMA Negeri 6 Bulukkumba. Penenlitian ini memiliki pupulasi dan sampel siswa kelas X yang terdiri atas 32 jumlah siswa dalam satu kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian deskriptif kuantitatif. Dengan Teknik pengambilan data adalah observasi dan tes yang dibagikan. Kemampuan siswa berdasarkan data yang diperoleh bahwa siswa mampu dengan mudah menciptakan ide dan gagasan lalu dituangkan dalam wujud tulisan yang berciri deskripsi. Kemampuan siswa menulis karangan deskripsi dengan menggunakan media audiovoisual lebih tinggi dibandingkan kemampuan siswa sebelum menggunakan media audiovoisual.