Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Metode Gallery Walk Pada Kelas Ibu Hamil Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di Wilayah Pare Astri Yunita; Junianto Fitriyadi; Liya Ni'matul Maula; Dily Ekasari
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal and child health in Indonesia is an important issue in the health sector because of the high maternal and infant mortality rates. A critical indicator of women's health status is measured by the high maternal mortality rate. The gallery walk method is effective enough to improve the learning achievement index. The research design used quasy experiment with pre test post test. The independent variable of the study is the gallery walk learning method about the danger signs of pregnancy and the dependent variable is the knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy. The study population was pregnant women aged 20-32 weeks of pregnancy totaling 31 pregnant women. The sample taken was all pregnant women aged 20-32 weeks of pregnancy totaling 31 pregnant women. The sampling technique in this study used total sampling. The research instrument used a questionnaire of the mother's knowledge level about pregnancy danger signs. Data analysis using Wilcoxon t-test. The results showed that there was a significant difference in the group before the intervention and after the intervention of the gallery walk learning method about the danger signs of pregnancy, with a p value = 0.000. The conclusion of the study is that health education using the gallery walk learning method is effective on the knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy in the class of pregnant women.
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI TBC PARU DI PARE KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2024 Astri Yunita; Erni Rahmawati; Liya Ni'matul Maula; Fresty Africia
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1 Number 2 2024
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/33kf7d81

Abstract

Investigasi Kontak merupakan kegiatan pelacakan dan investigasi yang ditujukan pada orang-orang yang kontak dengan pasien TB (indeks kasus) untuk menemukan terduga TB. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan kader kesehatan dalam melakukan investigasi kasus TB di kecamatan Pare Kabupaten Kediri Tahun 2024. Metode: Pemberdayaan kader kesehatan melalui kegiatan simulasi dan praktik investigasi kasus serta pendampingan bagi kader. Hasil kegiatan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah melatih 20 orang kader kesehatan untuk dapat melakukan investigasi kasus TB. Investigasi kontak dilaksanakan terhadap 5 kasus indek, 57 rumah dan 217 jiwa. Kegiatan yang dilakukan pengkajian kasus indeks, kunjungan rumah kontak kasus indeks, skrining TB, penyuluhan tentang TB, pendampingan dan pemantauan serta pelaporan. Saran: Diharapkan kepada kader kesehatan yang telah dilatih untuk dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dalam penanganan kasus TB dengan tetap berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah setempat.
Peran Faktor Ibu dalam Dinamika Kejadian Stunting: Sebuah Studi Kualitatif : The Role of Maternal Factors in the Dynamics of Stunting Incidence: A Qualitative Study Astri Yunita; Liya Ni'matul Maula
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi prioritas di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas di masa depan. Faktor ibu, seperti pengetahuan gizi, praktik pemberian makanan, serta kondisi sosial ekonomi, berperan penting dalam mencegah maupun memperburuk kejadian stunting. Namun, kajian kualitatif yang menggali secara mendalam pengalaman ibu dalam konteks ini masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan faktor ibu dengan kejadian stunting pada anak balita berdasarkan pengalaman dan persepsi ibu serta tenaga kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Informan terdiri dari lima ibu yang memiliki anak balita stunting dan dua tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan member checking kepada informan. Hasil: Diperoleh tiga tema utama: (1) keterbatasan pengetahuan ibu tentang gizi dan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK); (2) hambatan dalam praktik pemberian makanan dan pemantauan tumbuh kembang akibat beban kerja dan rendahnya dukungan keluarga; serta (3) pengaruh kondisi sosial ekonomi dan keterbatasan akses layanan kesehatan terhadap risiko stunting. Kesimpulan: Faktor ibu berperan besar terhadap kejadian stunting melalui interaksi antara pengetahuan, praktik pengasuhan, dan kondisi sosial ekonomi. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada peningkatan kapasitas ibu, dukungan keluarga, dan akses layanan kesehatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan ibu balita.