Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja dan Perceived Firm Unfairness Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Henny Catering Dimoderasi Oleh Burnout Rafly Rivandy; Irwan Cahyadi; Febria Nurmelia Marlina; Makiah Makiah; Ika Yuliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8460

Abstract

Tingginya turnover intention merupakan masalah penting dalam manajemen sumber daya manusia yang dipengaruhi oleh beban kerja, persepsi keadilan perusahaan, dan burnout. Kondisi ini berdampak negatif terhadap kinerja Perusahaan Henny Catering, seperti menurunnya produktivitas, meningkatnya ketidakhadiran, serta terganggunya stabilitas operasional. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengidentifikasi serta mengevaluasi faktor-faktor yang menjadi penyebab munculnya kondisi tersebut agar dapat merancang kebijakan retensi karyawan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan perceived firm unfairness terhadap turnover intention dengan burnout sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan yang berjumlah 45 orang. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan perceived firm unfairness berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Burnout juga terbukti mampu memoderasi serta memperkuat pengaruh kedua variabel tersebut. Nilai R-Square sebesar 0,696 menunjukkan model mampu menjelaskan 69,6% variasi turnover intention, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan dan menekan tingkat turnover serta mendukung pengambilan keputusan strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, sehat, dan produktif bagi keberlangsungan organisasi jangka panjang.
Analisis Efektivitas Pelatihan Dalam Peningkatan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Provinsi NTB (Studi Kasus Diklat PBJP Level 1 Provinsi NTB) Irwan Cahyadi; Febria Nurmelia Marlina; Dwi Putri Yuliani
Jurnal Perlindungan Masyarakat: Bestuur Praesidium Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPDN Kampus NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan digitalisasi menuntut SDM untuk terus melakukan upskilling dan reskilling agar tetap relevan. Tanpa kompetensi yang sesuai, individu berisiko tertinggal akibat transformasi dan otomatisasi pekerjaan. Oleh karena itu, organisasi perlu berinvestasi dalam pengembangan kompetensi melalui pelatihan, pendidikan, dan pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh Diklat PBJP yang diselenggarakan oleh BPSDMD Provinsi NTB terhadap Kompetensi ASN di lingkungan daerah NTB. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada Pegawai ASN yang telah mengikuti Diklat PBJP Level 1 pada Tahun 2025 yang lalu yang berjumlah 40 orang pegawai. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis regresi linier, dengan melakukan uji t untuk mengetahui pengaruh Diklat PBJP terhadap Kompetensi ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diklat PBJP memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kompetensi ASN di lingkungan wilayah Provinsi NTB. Berdasarkan hasil kajian tersebut, dapat disarankan kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTB untuk terus meningkatkan kualitas Diklat PBJP melalui penyusunan materi yang relevan, metode pembelajaran yang adaptif, peningkatan kualitas sarana dan prasarana, serta evaluasi pelatihan yang berkelanjutan agar kompetensi ASN di bidang pengadaan barang dan jasa semakin optimal.
The Impact Of Workload, Leadership, And Non-Physical Work Envirement On Turnover Intention Among Expedition Couriers. Lilik Yulistya Dewi; Irwan Cahyadi; Febria Nurmelia Marlina
Business Management Vol. 5 No. 2 (2026): Business Management Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/1k9bt917

Abstract

This study aims to determine the effect of workload, leadership, and non-physical work environment on turnover intention among couriers, both partially and simultaneously. The type of research used in this study is quantitative with the application of SPSS Version 25. The research sample consisted of 37 employees in the courier section of an expedition company. The data collection technique used in this study was a questionnaire. The results of this study indicate that workload does not affect turnover intention, leadership affects turnover intention, and the non-physical work environment affects turnover intention. The variables of workload, leadership, and non-physical work environment have contributed 71.4% to turnover intention, although 28.6% of the influence comes from other factors not included in this study.