Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembuatan Bioetanol dari Limbah Batang Tembakau Menggunakan Proses Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF): Bioethanol Production from Tobacco Sticks Waste Using Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) Processes Wulandari, Pingky Fantika; Ma’rifah, Zustah Damul; Sani, Sani; Astuti, Dwi Hery
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2023.007.02.01

Abstract

Melimpahnya limbah batang tembakau menyebabkan permasalahan lingkungan seperti pencemaran tanah dan udara karena tingginya kadar nikotin yang terkandung oleh batang tembakau. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemanfaatan limbah batang tembakau untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Salah satunya adalah dengan dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan bioetanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi dan penambahan volume enzim selulase terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan proses Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) dimana pada proses ini hidrolisis dan fermentasi dilakukan dalam satu reaktor. Proses Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) dilakukan dengan variasi waktu fermentasi selama 24 , 48 , 72 , 96 , dan 120 jam serta variasi penambahan enzim selulase sebanyak 6, 7, 8, 9 , dan 10 ml. Produk hasil fermentasi dilakukan pengujian densitas dan kadar etanol. Dari hasil penelitian didapatkan kadar bioetanol terbaik pada waktu fermentasi selama 72 jam dengan penambahan volume enzim selulase sebanyak 10 ml yang menghasilkan densitas bioetanol sebesar 0,99569 gr/ml dan kadar etanol sebesar 18%.
Biokoagulan dari Daun Mangrove sebagai Koagulan Limbah Cair Industri Tahu Aldriansah, Aldo; Acmad Abiyyu Yusuf Sinatrya Junardokham; Astuti, Dwi Hery; Wahyusi, Kidriari Nurma
Jurnal Fisika Unand Vol 14 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.14.3.291-297.2025

Abstract

The utilization of bio-coagulants derived from mangrove leaf tannins offers an eco-friendly alternative for treating tofu industry wastewater. This study aims to evaluate the effect of mangrove leaf weight and sonication time on extracted tannin content and its effectiveness in reducing pollution parameters. Extraction was conducted using a sonication–maceration method with 96% ethanol, varying leaf weights (10–50 grams) and sonication durations (20–100 minutes). Tannin content was analyzed by KMnO₄ titration, and the extract with the highest yield was applied to the coagulation process. The highest tannin yield (10.78%) was obtained using 50 grams of leaf and 100 minutes of sonication. Application of the bio-coagulant reduced BOD by 24.7%, COD by 29.1%, increased TSS by 49.3%, and raised the pH from 3.59 to 3.71. Although less efficient than alum, tannin shows potential as a natural coagulant. Further optimization involving coagulant combinations and pH adjustment is recommended to enhance performance.