Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ILMU PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI BENTUK KAJIAN MASYARAKAT MILENIAL Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Sufi Zakiya Khoirun Nisa; Alfi Nadiroh
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v7i2.20531

Abstract

Islamic Education Science is a branch of science that examines the principles of education in Islam. As a form of study of millennial society, Islamic Education is very important to study because it can provide a better understanding of educational principles in Islam and their relevance to the context of today's millennial society. In Islamic Education, there are various concepts that can be used as a reference in understanding Islamic education. Some of them are the concepts of tarbiyah, ta'lim, and tarbiyah al-nafs. A The concepts of this study can be used as a basis for developing more effective educational approaches and strategies in the context of millennial society. Apart from that, Islamic Education also discusses educational problems faced by millennials, such as identity problems, behavioral problems, and moral problems. Through a better understanding of the principles of education in Islam, it is hoped that the millennial community can overcome these problems and become better at living their lives.
Kecerdasan Emosional Sebagai Variabel Moderasi Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas 5 Minu Waru I Sidoarjo M. Amin; Alfi Nadiroh NF; M. Miftahul Roziq Al Muzakki; Sufi Zakiya Khoirun Nisa; Tri Endang Irawati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah kecerdasan emosional mampu memoderasi (memperkuat atau memperlemah) pengaruh lingkungan belajar terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas 5 di MINU Waru I Sidoarjo. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada seluruh siswa kelas 5. Analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap kedisiplinan, dan kecerdasan emosional secara signifikan bertindak sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan tersebut.
Menganalisis Kajian Teoritis, Reverensi, dan Literatur Ilmiah Tentang Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Sekolah Dasar Muhammad Bahrul Alam; Sufi Zakiya Khoirun Nisa; Ananda Chumairoh
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i3.2182

Abstract

Saat ini pendidikan merupakan suatu hal yang harus selalu diperjuangkan untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik. Hal ini tentunya harus diatanamkan dalam setiap diri seorang anak dari kecil hingga dewasa. Pendidik sangat memiliki peran penting dalam membentuk moetivasi siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan maksimal. Motivasi belajar merupakan pendorong yang hadir dalam diri siswa untuk menumbuhkan antusias mereka dalam mengikuti proses pembelajaran. Efektivitas hasil belajar dipengaruhi dari berbagai elemen khususnya motivasi belajar yang ada dalam diri siswa.Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tentang pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian kualitatif ini menggunakan pnedekatan studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah motivasi belajar berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar.
Kajian dan Analisis Studi Literatur Tema Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Muhammad Bahrul Alam; Sufi Zakiya Khoirun Nisa; Ananda Chumairoh; Didit Darmawan
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i3.2200

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor krusial dalam memengaruhi hasil belajar siswa, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Artikel ini merupakan kajian studi literatur yang menyoroti pengaruh motivasi belajar terhadap capaian akademik siswa SD, sekaligus mengidentifikasi bahaya masa depan, tantangan dari dalam dan luar sistem pendidikan, serta potensi penyimpangan jika masalah motivasi diabaikan. Melalui pendekatan analisis kritis terhadap berbagai penelitian terdahulu, artikel ini mengungkap faktor penyebab utama rendahnya motivasi siswa, akar masalah sistemik, serta keterbatasan pemahaman dalam penanganannya. Hasil kajian menunjukkan adanya isu mendasar yang belum tuntas ditangani, seperti minimnya intervensi berbasis konteks lokal, kurangnya pelatihan guru dalam memahami faktor psikologis anak, dan meningkatnya pengaruh radikalisme digital yang dapat menggantikan motivasi belajar dengan motivasi menyimpang. Kesimpulan dari artikel ini menegaskan urgensi penanganan multidimensi terhadap motivasi belajar siswa SD sebagai langkah preventif terhadap degradasi kualitas pendidikan di masa depan.
Kontribusi Pendidik Kelas sebagai Fasilitator bimbingan dalam Menanggulangi Tindakan Perundungan di Lingkungan Madrasah Sufi Zakiya Khoirun Nisa
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1087

Abstract

Perilaku bullying di lingkungan Madrasah merupakan fenomena yang dapat merusak perkembangan psikologis siswa sekaligus mencederai nilai-nilai moral pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran strategis pendidik kelas sebagai konselor dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi perilaku perundungan di Madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan teknik analisis isi terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa guru kelas menjalankan fungsi konseling melalui tiga tahapan utama: (1) preventif, dengan mengintegrasikan nilai akhlakul karimah dalam pembelajaran; (2) kuratif, melalui pendekatan personal dan mediasi berbasis agama bagi pelaku maupun korban; serta (3) kolaboratif, dengan membangun komunikasi intensif bersama wali murid. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun guru kelas bukan tenaga profesional bimbingan konseling, kedekatan emosional dan penguasaan nilai religius menjadikannya aktor kunci yang efektif dalam memitigasi perundungan di Madrasah. Keberhasilan peran ini sangat bergantung pada kompetensi komunikasi interpersonal dan kepekaan guru dalam mendeteksi perubahan perilaku siswa secara dini.