Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penggunaan Bahasa Tidak Baku dalam Tugas Critical Book Review pada Mahasiswa Manajemen Lasenna Siallagan; Nazwa Aulia Putri; Serly Sahfitri; Paula Florensia Munthe; Olivia Sembiring; Ninda Rohani Situmorang; Rebecca Putri Sihaloho; Novia Grace Cristin Limbong; Muhammad Rayhan Satria
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4123

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan bahasa tidak baku dalam tugas Critical Book Review (CBR) pada mahasiswa manajemen. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kesalahan penggunaan bahasa tidak baku dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak ditemukan penggunaan kata tidak baku dalam tugas CBR mahasiswa, seperti kesalahan ejaan, penggunaan istilah asing yang tidak tepat, dan penulisan kata yang tidak sesuai kaidah. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya pemahaman mahasiswa tentang bahasa baku, dan kurangnya ketelitian dalam penulisan. Penggunaan bahasa tidak baku ini dapat menghambat perkembangan bahasa Indonesia dan menurunkan kualitas tulisan akademik. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menggunakan bahasa Indonesia baku, terutama dalam penulisan tugas akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kualitas penulisan akademik mahasiswa dan pelestarian bahasa Indonesia baku.
Brand Image Influence on UNIMED Students Purchasing Decisions During Boycott Mica Siar Meiriza; Rey Septanislaus Togatorop; Maysri Handayani Putri Sinaga; Nazwa Aulia Putri; Krisdamaiyanti Hia
SYNERGY: Jurnal Bisnis dan Manajemen Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/synergy.v5i1.53

Abstract

This study examines the influence of brand image on consumer purchasing decisions at McDonald's during the boycott period caused by the Israeli-Palestinian conflict. The boycott movement reflects a combination of cultural, ethical, and religious considerations influencing consumer behavior. The research focused on Medan State University students, utilizing a quantitative approach with a survey method. Data were collected from 100 respondents through an online questionnaire and analyzed using simple linear regression. The findings reveal that brand image significantly and positively impacts purchasing decisions, accounting for 61.2% of the variance. Despite the boycott, McDonald's strong brand image helped sustain consumer loyalty, emphasizing the importance of brand perception in mitigating external pressures. However, regional variations and other factors such as peer influence and personal ethics also play a role in shaping consumer behavior. This study highlights the resilience of brand image during socio-political crises but also exposes the limitations of boycott campaigns targeting well-established global brands. The results underscore the need for culturally specific strategies by activists and proactive crisis management by corporations. Future research should explore additional variables influencing consumer decisions to provide a more comprehensive understanding of these dynamics
Dampak Tingkat Pendidikan terhadap Kemiskinan di Sumatera Utara Tahun 2017-2021 Rey Septanislaus Togatorop; Maysri Handayani Putri Sinaga; Nazwa Aulia Putri; Roihanah Hafifah; Azra Lena Nuraina
Jurnal Simki Economic Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v7i2.660

Abstract

This research aims to investigate the relationship between education level and poverty level in North Sumatra during the 2017-2021 period. The data used was sourced from the Central Statistics Agency (BPS) and analyzed using the linear regression method via the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software. The research sample includes secondary data that records education levels and poverty levels in North Sumatra. The results of the analysis show that there is a significant relationship between the level of education and the level of poverty in the region.
Efektivitas Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam Mendukung UMKM Tahun 2021-2024 Sahira Annaba Lubis; Agustian Sinambela; Chesia Rika Adrilia Br Sitepu; Heny Desiana Simangunsong; Lilis Febiola; Nazwa Aulia Putri; Syarah Safira Husna; Nasrullah Hidayat
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI -JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dkjv8m66

Abstract

Keterbatasan akses permodalan masih menjadi hambatan utama bagi jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir sebagai solusi pembiayaan berbunga rendah yang disalurkan melalui perbankan, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penyaluran KUR oleh BRI pada periode 2021–2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian dilakukan dengan mengkaji data penyaluran KUR BRI secara nasional menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung data kuantitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan studi literatur dari laporan tahunan BRI, SIKP Kemenko Perekonomian, laporan OJK, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran KUR BRI tergolong efektif berdasarkan tiga indikator teori efektivitas Steers, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Efektivitas program ditentukan secara simultan oleh stabilitas regulasi, kesiapan sistem operasional perbankan, dan kapasitas administratif UMKM sebagai penerima kredit.