Adrias
Departemen PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Menjadi Kreasi Tempat Pensil Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Enes Oryza Sativa; Indah Nurmahanani; Rayhansyach Genevieve Kurniawan; Adrias Kasman
Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education (IJOCSEE) Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the most serious problems faced by people in Indonesia is the waste problem. Waste is an object that is often the cause of environmental pollution, especially plastik waste. In Bantar Gebang District, there are various types of waste, such as plastik waste, household waste and organic waste. Seeing this, a plastik waste recycling program was formed by children. In addition to utilizing plastik waste, this program can also increase children's creativity. The method used in this program is Research Development (RD). The target of this program is children aged 6 to 9 years. The result of this program is a pencil case that children can use to store writing utensils to make it more tidy and also reduce plastik waste in the area around the Bantar Gebang neighborhood, Bekasi City.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS NARASI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS IV SDN 20 GUMARANG KABUPATEN AGAM Rendi maileondri; Adrias
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6284

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks narasi peserta didik di kelas IV SDN 20 Gumarang Kabupaten Agam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks narasi dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SDN 20 Gumarang Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatakan kualitatif dan kuantitatif. Dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dilaksanakan 2 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan 1 kali pertemuan. Di setiap siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik dikelas IV SDN 20 Gumarang Kabupaten Agam dengan jumlah 17 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan, dilihat dari aspek Modul Ajar di siklus I memperoleh rata–rata 85,41% dengan kualifikasi (B) dan siklus II 95,83% dengan kualifikasi sangat baik (SB). Pelaksanaan pembelajaran pada aspek guru siklus I memperoleh rata-rata yaitu 82,14% dengan kualifikasi baik (Baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 96,42% dengan kualifikasi sangat baik (SB). Aspek peserta didik siklus I rata-rata yaitu 82,14% dengan kualifikasi baik (Baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 96,42% dengan kualifikasi sangat baik (SB). Hasil penilaian keterampilan menulis peserta didik pada siklus I diperoleh rata-rata 73,25 dengan kualifikasi cukup (C) dan pada siklus II meningkat menjadi 81,94 dengan kualifikasi baik (B). Dengan demikian model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan menulis teks narasi di kelas IV SDN 20 Gumarang Kabupaten Agam.
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Picture Word Inductive Model (PWIM) di Kelas IV D SDS IT Dar El Iman Monica Puspa Cahyani; Chandra; Adrias; Nana Fauzana Azima
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7239

Abstract

This classroom action research was conducted to improve narrative writing skills among fourth-grade students in Class IV D at SDS IT Dar El Iman. Initial observations indicated that students faced difficulties in generating ideas, had limited vocabulary, and struggled to produce engaging narrative texts. To address these issues, the Picture Word Inductive Model (PWIM) was implemented as an instructional strategy. The study employed both qualitative and quantitative approaches and was carried out over two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through tests and non-test instruments, with participants including the classroom teacher as an observer, the researcher as the instructor, and 26 fourth-grade students. The findings revealed a consistent improvement in students’ narrative writing skills from the first to the second cycle. The evaluation of the teaching module increased from 87.50% (Good) to 100% (Very Good). Teacher activity observations rose from 87.25% to 97.91%, while student engagement improved from 77.08% to 95.83%. These results demonstrate that the application of PWIM effectively enhances students' ability to write narrative texts.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS IV SD NEGERI 01 MUNGO KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Putri Wulandari; Elfia Sukma; Ari Suriani; Adrias
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7501

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas IV SD Negeri 01 Mungo Kabupaten Lima Puluh Kota, yang ditunjukkan dengan kesulitan memahami isi teks, menangkap informasi penting, dan menyimpulkan bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan model Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah guru dan 23 peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan non-tes berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, soal evaluasi, dan pedoman wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada beberapa aspek: rata-rata nilai modul ajar meningkat dari 87,5% (B) pada siklus I menjadi 95,83% (A) pada siklus II; pelaksanaan pembelajaran oleh guru meningkat dari 89,28% (B) menjadi 98,42% (SB); partisipasi peserta didik meningkat dari 89,28% (B) menjadi 96,42% (SB); serta nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman meningkat dari 80,2 (B) menjadi 88,63 (B). Dengan demikian, penerapan model Discovery Learning terbukti dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik secara signifikan.
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SD Hilda Eka Putri; Wita Defriwanti; Adrias Adrias; Nur Azmi Alwi
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i7.119

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPS di SD. Metode yang diterapkan dalam penelitan ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, meliputi langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan model PBL dalam mata pelajaran IPS mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil mengalami pengangkatan pada guru 18% dan pada motivasi peserta didik mengalami peningkatan 22,5%. Demikian, Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil dari penerapan model PBL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pelajaran IPS di SD.
Tantangan Kreativitas Berfikir Siswa Sekolah Dasar Nabila Juita; Adrias Adrias; Aissy Putri Zulkarnaini
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1: April 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan studi literatur sistematis (SLR) untuk mengkaji secara komprehensif tantangan-tantangan yang menghambat perkembangan kreativitas berpikir siswa sekolah dasar di era digital. Fokus utama penelitian ini adalah pada peran penggunaan gadget dan faktor-faktor kontekstual lainnya yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif anak. Analisis lima jurnal penelitian terbaru (2018-2023) yang relevan dengan tema kreativitas, teknologi, dan pendidikan anak usia dini, menunjukkan temuan yang konsisten: penggunaan gadget yang berlebihan secara signifikan berkorelasi negatif dengan kreativitas siswa. Siswa yang menghabiskan waktu berlebih di depan layar cenderung mengalami penurunan kemampuan imajinasi, pemecahan masalah, dan berpikir divergen. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor pendukung seperti metode pembelajaran yang kurang inovatif dan interaktif, kurangnya stimulasi kreativitas dalam lingkungan belajar, serta kurangnya dukungan dan bimbingan dari guru dan orang tua dalam mengembangkan potensi kreatif anak. Temuan ini menyoroti perlunya strategi intervensi yang terintegrasi dan komprehensif untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan kreativitas, serta meningkatkan kolaborasi antara guru, orang tua, dan siswa. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai model intervensi yang diusulkan, serta untuk meneliti lebih lanjut dampak spesifik jenis-jenis konten digital dan durasi penggunaan gadget terhadap perkembangan kreativitas anak.