Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Dampak Penyalahgunaan Narkoba DiTinjau Dari Segi Hukum, Miras Di Tinjau Dari Segi Agama Dan Kesehatan Di Desa Jono Kab. Sigi Provinsi Sulawesi Tengah: The Impact of Drug Abuse Reviewed from a Legal Perspective, Alcoholic Beverages Reviewed from a Religious and Health Perspective in Jono Village, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Maryam; Imam Hikam; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8353

Abstract

The tri dharma of higher education is the obligation of lecturers, and one of them is community service. This service raised the theme of health education about the impact of drug use in terms of law, Miras in terms of religion and health. Previously, a joint observation was made by the Sheep Indonesia Foundation that the problem obtained in Jono Village was the average community consuming liquor (Miras). Jono Village is a remote area in Sigi Regency. The purpose of this community service is to increase public knowledge about the impact of the Miras. The method of implementing community service with direct counseling techniques to the community with Flip chart and Leaflet media. The results of community service are very enthusiastic to listen to the material. Previously, many residents did not know the impact of liquor. This is reflected in the number of questions asked regarding the harm caused by drinking liquor. In the evaluation session, the community is given questions and the average community can answer correctly according to the material provided. Conclusions community service activities have been carried out well and lancer. The community welcome is very good and it is hoped that the community can avoid liquor, and this activity and community service can be carried out regularly.
Edukasi Hewan Ternak Berkeliaran di Jalan Raya Picu Kecelakaan Lalu lintas : Education: Livestock Roaming on Highways Triggers Traffic Accidents Maryam; Muhammad Asrum; Syaiful
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8354

Abstract

Hewan ternak yang berkeliaran bebas di jalan menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas atau lakalantas di Kabupaten Donggala. Penyuluhan ini bertujuan Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya hewan berkeliaran dijalan raya picu kecelakaan Lalu Lintas dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang peraturan yang mengatur hewan ternak yang berkeliaran dijalan Raya. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan tentang hewan ternak berkeliaran di jalan raya picu kecelakaan lalu lintas. Peraturan Daerah Nomor 14 tahun 2010 tentang peternakan dan penertiban ternak, kemudian dibuat aturan pelaksanaanya melalui Peraturan Bupati Nomor 24 tahun 2020 tentang pelaksanaan Perda Nomor 14 tahun 2010 agar seluruh pemilik ternak mengandangkan hewan ternaknya. pemilik hewan ternak, agar menjaga, mengandangkan hewan ternaknya, baik sapi maupun kambing dan sebagainya. Supaya menyiapkan kandang untuk hewan ternaknya jangan diumbar di jalan umum dan sebagainya, dengan adanya Perda ini apabila masih ada hewan ternak yang berkeliaran, maka akan dikenakan sanksi denda.
Implementasi terapi Afirmasi Positif Pada Pasien Depresi Dengan Masalah Harga Diri Rendah (HDR) Diruangan Srikaya UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation Of Positive Affirmation Therapy In Patients With Depression And Low Self-Esteem (Lse) In The Srikaya Ward Of Upt Rsud Madani Palu Central Sulawesi Sindi Julia Bengko; Rosita; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10318

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa atau sering disebut ODGJ adalah orang dengan gangguan pikiran, perilaku, dan perasaan dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku. Harga diri rendah merupakan perasaan negatif terhadap dirinya sendiri yang menyebabkan kehilangan rasa percaya diri, pesimis, dan tidak berharga dalam kehidupannya.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi terapi afirmasi positif untuk menurunkan tingkat depresi dan meningkatkan harga diri rendah. Desain Studi kasus yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasikan tentang implementasi penerapan terapi afirmasi positif pada pasien dengan gangguan konsep diri:harga diri rendah, dan adapun subyek penelitian yang akan diteliti berjumlah 1 pasien yakni pasien dengan masalah harga diri rendah. Hasil penelitian menunjukkan terapi afirmasi positif pada pasien dengan Depresi dengan masalah harga diri rendah adalah pasien sudah menunjukkan penurunan tingkat depresi dan meningkatnya harga diri rendah. Pasien dengan masalah harga diri rendah mampu melakukan terapi afirmasi positif dengan baik.
Implementasi Terapi Elevasi Ekstremitas Bawah Pada Pasien Ulkus Diabetik Dengan Masalah Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Di Ruangan Bougenville RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation Of Lower Extremity Elevation Therapy In Diabetic Ulcer Patients With Ineffective Peripheral Perfusion Nursing Problems In The Bougenville Room Of The Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Lusi Evin Maritha; Sri Yulianti; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10323

Abstract

Pada penyandang DM dengan ulkus kaki diabetik seringkali mengalami berbagai masalah yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka, salah satunya gangguan perfusi perifer. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh terapi elevasi ekstremitas bawah terhadap perfusi perifer pada pasien ulkus diabetik. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah pasien ulkus diabetik yang datang di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi perfusi perifer, standar oprasional prosedur terapi elevasi ekstremitas bawah, lembar pengkajian keperawatan luka akademi keperawatan Justitia. Hasil penelitian ditemukan dari pengkajian luka pada pasien, setelah diberikan implementasi terapi elevasi ekstremitas bawah selama 2 kali dalam sehari dilakukan selama 6 hari terjadi perubahan sirkulasi perifer yang di tandai dengan penurunan pembengkakan dan nyeri. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terapi elevasi ektremitas bawah dapat memperbaiki sirkulasi perifer pada ulkus diabetik dengan masalah perfusi perifer tidak efektif. Saran untuk penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar dan evaluasi jangka panjanag diperlukan untuk memvalidasi dan menggeneralisasi temuan ini.
Implementasi Diet Dash Dengan Diagnosa Keperawatan Defisit Pengatahuan Pada Pasien Hipertensi Di UPT RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of the DASH Diet with a Nursing Diagnosis of Knowledge Deficit in Hypertension Patients at the Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Ignes Monika; Nur Febrianti; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10624

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi penyebab utama komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Salah satu upaya non-farmakologis dalam menurunkan tekanan darah adalah penerapan Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Diet DASH dalam asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan diagnosa defisit pengetahuan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Medote penelitian yang digunakan adalalah studi deskriptif dengan subjek seorang pasien hipertensi yang belum memahami konsep dan pelaksanaan Diet DASH. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi. Intervensi keperawatan dilakukan selama tiga hari berupa edukasi mengenai Diet DASH melalui media leaflet. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien tentang pola makan yang dianjurkan, serta komitmen pasien dalam menerapkan Diet DASH sebagai bagian dari pengendalian tekanan darah. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa edukasi mengenai Diet DASH dapat meningkatkan pengetahuan pasien hipertensi dan mendukung pengelolaan tekanan darah secara efektif. Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien tentang diet DASH, serta penurunan tekanan darah pasien dari 175/90 mmHg menjadi nilai yang lebih stabil. Edukasi diet DASH terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan dapat dijadikan intervensi non-farmakologis untuk mengontrol tekanan darah.
Penerapan Strategis Pelaksanaa (SP 1) Pemberian Asuhan Keperawatan Jiwa pada Ny. R terhadap Persepsi Halusinasi Pendengaran di Ruang Manggis UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Implementation Strategic (SP 1) Delivery Mental Nursing Care on Perception Hearing Hallucinations in the Manggis Room UPT Madani RSUD Palu City Sri Wulandari Nandu; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4337

Abstract

Mental disorders are patterns of behavior that are currently associated with distress or suffering which creates obstacles in one or more functions of a person's life. Hallucinations come from the Latin word hallucination which means mentally drawing or being dazed. The method used is descriptive. The population in this study were clients who suffered from auditory hallucinations in the Manggis Room at Madani Hospital, Central Sulawesi Province. The research results found from the study of Mrs. R said he often heard voices or whispers calling the client's name, sounds heard when the client was sleeping and alone. The intervention was carried out for 2 days. Data analysis carried out in application shows that after carrying out SP 1 auditory hallucinations the client no longer hears the whispers calling the client's name. From the research results, it was found that the strategic implementation of SP 1, it is hoped that the client can independently control auditory hallucinations to help the client control the hallucinations so as to provide a sense of comfort to the client.
Asuhan Keperawatan pada Anak Kejang Demam dengan Diagnosa Hipertermi di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Nursing Care for Children with Fever Seizures with a Diagnosis of Hypertermy in the Catelia Room Undata Hospital, Central Sulawesi Province Susan Cherly Mosangi; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4342

Abstract

Febrile seizures can be associated with epilepsy and the risk of mental retardation in children. Until now, the cause of children experiencing febrile seizures cannot be known with certainty. However, most febrile seizures can be attributed to high fever seizures that occur due to ear infections, chickenpox, tonsillitis, or flu virus infections. Fever is not only a disease but a symptom. Fever often occurs in toddlers, when the increase in body temperature reaches the highest number scale, only causing seizures in children or what are called febrile seizures. The method used in this research is a case study with a nursing care approach. The samples were pediatric patients with hyperthermia problems in cases of febrile seizures at Undata Hospital, Central Sulawesi Province.The results of research conducted for 3 days showed that the problem of febrile seizures was diagnosed as hyperthermia and the knowledge deficit was resolved. The conclusion from this research is that there is a decrease in body temperature after applying a warm water compress.
Implementasi Teknik Distraksi Guided Imagery Terhadap Tingkat Ansietas pada Pasien Pre Operasi Apendisitis di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Sulawesi Tengah: Implementation of Guided Imagery Distraction Techniques on the Level of Anxiety In Pre-Patients Appendicitis Operation in A General Hospital Undata Region, Central Sulawesi Jalalludin; Sri Yulianti; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i3.4358

Abstract

Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks vermiformis. Apendisitis menyebabkan nyeri abdomen akut dan memerlukan tindakan bedah segera untuk mencegah komplikasi. Penyumbatan akan menyebabkan lumen usus buntu terhambat, sehingga bakteri menumpuk di usus buntu dan menyebabkan peradangan akut dengan perforasi dan pembentukan abses. Jenis penelitian studi kasus ini yang digunakan merupakan penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan desain wawancara, observasi, dan pengambilan data sekunder. Diharapkan hasil yang didapatkan oleh peneliti adalah dapat mengetahui hasil implementasi teknik destruksi guided imagery terhadap tingkat ansietas pada pasien pre operasi apendisitis. Hasil penelitian yang dilakukan pada Ny.F ditemukan hasil klien mengatakan rasa khawatir yang iya rasakan mulai berkurang dengan data objektif yaitu wajah klien nampak cemas, tanda tanda vital: TD: 120/80 mmHg, N: 70x/ menit, S:36.5 C, R:20x/menit, SpO2 : 99%. dan implementasi hari ke dua Hasil : klien mengatakan suda merasa legah dan nyaman data objektif yaitu wajah klien nampak cemas, tanda tanda vital: TD: 110/80 mmHg, N:75x/ menit, S: 36.2 C, R: 20x/menit, SpO2 : 99%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya penurunan tingkat ansietas setelah di lakukan implementasi teknik distraksi guided imagery. Pada hari pertama klien mengatakan rasa khawatir yang iya rasakan suda berkurang. dan pada hari kedua di lakukan implementasi klien mengatakan suda merasa legah dan nyaman.
Implementasi Penerapan Terapi Afirmasi Positif Pada Pasien Dengan Gangguan Konsep Diri:Harga Diri Rendah (HDR) Di Ruangan Srikaya Upt Rsud Madani Palu: Implementation of Positive Affirmation Therapy in Patients with Self-Concept Disorders: Low Self-Esteem (HDR) in the Srikaya Room, UPT Madani Hospital, Palu Lusiana; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6365

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa atau sering disebut ODGJ adalah orang dengan gangguan pikiran, perilaku, dan perasaan dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku. Harga diri rendah merupakan perasaan negatif terhadap dirinya sendiri yang menyebabkan kehilangan rasa percaya diri, pesimis, dan tidak berharga dalam kehidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi terapi afirmasi positif untuk menurunkan tingkat depresi dan meningkatkan harga diri rendah. Desain Studi kasus yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasikan tentang implementasi penerapan terapi afirmasi positif pada pasien dengan gangguan konsep diri:harga diri rendah, dan adapun subyek penelitian yang akan diteliti berjumlah 1 pasien yakni pasien dengan masalah harga diri rendah. Hasil penelitian menunjukkan terapi afirmasi positif pada pasien dengan masalah gangguan konsep diri:harga diri rendah adalah pasien sudah menunjukkan penurunan tingkat depresi dan meningkatnya harga diri rendah. Pasien dengan masalah gangguan konsep diri: harga diri rendah mampu melakukan terapi afirmasi positif dengan baik.
Implementasi Dukungan Tidur Dengan Diagnosa Gangguan Pola Tidur Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Dirumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Sleep Support with Diagnosis of Sleep Disorders in Type II Diabetes Mellitus Patients at Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Sintia Friday; Nur Febrianti; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.7116

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena resistensi insulin dan tidak berfugsinya sel beta pankreas. Pola hidup yang tidak benar menjadi pencetus diabetes melitus tipe II. Pasien yang menderita penyakit tersebut tidak memperhatikan pola makan dan aktivitas fisik. Gangguan pola tidur adalah Gangguan kualitas dan kuantitas waktu tidur akibat faktor eksternal. Dukungan tidur adalah Dukungan tidur adalah memfasilitasi siklus tidur dan terjaga yang teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan studi kasus implementasi dukungan tidur dengan diagnosa gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Metode studi kasus yang digunakan adalah studi kasus deskritif. Studi kasus deskritif adalah jenis studi kasus yang memberikan deskripsi suatu kasus, tertentu, dan membutuhkan peneliti untuk memulai penelitian. Hasil yang diharapakan oleh peneliti adalah mengetahui hasil implementasi dukungan tidur dengan diagnosa gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024.Hasil yang didapatkan pada hari pertama sebelum dilakukan implementasi dukungan tidur pasien mengeluh buang air kecil pada malam hari dan merasakan nyeri mudah lelah dan kesemutan pada kaki dan tangan sehingga pasien susah tidur. Dan setelah diberikan implementasi dukungan tidur pasien merasa tampak nyaman, hari kedua pasien mengatakan sudah tidak mulai sulit tidur, hari ketiga pasien mengatakan sudah tidak sulit tidur. Kesimpulan setelah diberikan implementasi dukungan tidur efektif digunakan dalam mengatasi gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II.