Purbaningrum, Kus Andini
Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efforts to Overcome Student Difficulties in Function Continuity Material Through The Use Of Structured Worksheets Purbaningrum, Kus Andini; Sukmawati, Rika
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2023): Mathline: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v8i4.524

Abstract

This study aims to overcome students' difficulties in understanding the material continuity of functions through the use of structured worksheets in differential calculus courses. The research subjects were second semester students of the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), University of Muhammadiyah Tangerang (UMT). This type of research is Classroom Action Research which is carried out in two cycles where each cycle consists of two meetings. Continuity of Function material consists of several parts, namely set intervals of numbers, limits of functions and graphs, function continuity tests. The data obtained in this study are the activities and abilities of students in understanding the material. Student activity data was obtained by observing while student abilities were obtained by using a student understanding ability test. Furthermore, the data collected in this study were analyzed by descriptive analysis. Results analysis was carried out in each cycle to determine the success of using structured worksheets in overcoming student difficulties. The percentage of students who experience difficulties in cycle 2 is 26.92%. This figure is in a weak qualification with a range of 20% - 40% of the number of students, thus indicating success in this classroom action research. Thus the use of structured worksheets can overcome students' difficulties in understanding the continuity of functions material.
Innovation in Creative Writing Skills for Mathematics Textbooks Using the Design Thinking Method Purbaningrum, Kus Andini; Saputra, Nisvu Nanda
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2024): September 2024 - February 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/jmpm.v9i2.5058

Abstract

The need for learning tools that can be mastered by prospective teacher students in the School Field Experience Program (PLP) 2 requires fifth-semester students to develop the ability to design appropriate and effective learning materials. Mathematics textbooks are among the essential tools that must be created for PLP 2, making it necessary to guide students in writing textbooks through a dedicated course. This has led to an innovation in creative writing skills for mathematics textbooks using the design thinking method, which consists of five stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. The results of this research include the physical development of school mathematics textbooks for middle and high school levels. Testing of the resulting products has placed them in the "very good" category, indicating their suitability for use as learning materials to support PLP 2 activities.
Penggunaan LMS Pada Blended Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Calon Guru Matematika Rika Sukmawati; Kus Andini Purbaningrum
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2023): RANGE Juli 2023
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v5i1.3725

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan LMS pada blended learning dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis calon guru matematika. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah metode pra–experimental design dengan one group pretest and posttest. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 1 Universitas Muhammadiyah Tangerang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes tulis pretes dan postes dengan pengolahan menggunakan SPSS terdiri dari pengujian deskriptif data dan pengujian persyaratan analisis data: uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dan uji N-gain. hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam penggunaan LMS pada blended learning meningkatkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0.00 < 0.05 dengan nilai N-gain sebesar 0,76 berkategori tinggi. maka tafsiran efektifitas N-Gain sebesar 76.221 dengan tafsiran sangat efektif. Rekomendasi pada penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematis mahasiswa harus lebih ditingkatkan lagi dengan menggunakan LMS sebagai calon guru matematika.
Arsitek Pemahaman Ruang: Studi Profil Kemampuan Spasial Mahasiswa Calon Guru Matematika untuk Mengembangkan Pedagogi Geometri Analitik Ruang yang Efektif Safitri, Prahesti Tirta; Purbaningrum, Kus Andini; Nopitasari, Dian
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i1.19092

Abstract

Kemampuan spasial merupakan prediktor penting dalam keberhasilan pembelajaran STEM, khususnya mata kuliahgeometri analitik ruang yang memerlukan visualisasi tiga dimensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis profilkemampuan spasial mahasiswa calon guru matematika dalam menyelesaikan masalah geometri analitik ruang.Metode penelitian menggunakan desain mixed-method dengan melibatkan 15 mahasiswa semester 5 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Tangerang yang dipilih secara random sampling. Instrumen berupa tes kemampuan spasial 15 soal pilihan ganda yang mencakup visualisasi spasial, orientasi spasial, dan relasi spasial. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan coding kualitatif strategi penyelesaian mahasiswa. Hasil menunjukkan kemampuan spasial kategori sedang dengan rata-rata 9,07/15 (60,4%). Analisis per aspek mengungkap orientasi spasial unggul (64%), visualisasi spasial (61,3%), dan relasi spasial terlemah (54,7%). Temuan mengindikasikan perlunya pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan metode visual dan analitis serta intervensi khusus untuk mengatasi miskonsepsi pada konsep irisan bidang dan polarisasi ekstrem tingkat kesulitansoal. Kontribusi penelitian memberikan baseline profil kemampuan spasial calon guru matematika dan implikasi desain pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan visual-analitis untuk mengembangkan kemampuan spasial secara optimal.Spatial ability is an important predictor of the success of STEM learning, especially in spatial analytical geometrycourses that require three-dimensional visualization. This study aims to analyze the profile of spatial ability ofprospective mathematics teacher students in solving spatial analytical geometry problems. The research method used a mixed-method design involving 15 5th semester students of the Mathematics Education Study Program,Muhammadiyah University of Tangerang who were selected by random sampling. The instrument was a spatial ability test of 15 multiple-choice questions covering spatial visualization, spatial orientation, and spatial relations. Data were analyzed using descriptive statistics and qualitative coding of student solving strategies. The results showed that spatial ability was in the moderate category with an average of 9.07/15 (60.4%). Analysis per aspect revealed superior spatial orientation (64%), spatial visualization (61.3%), and the weakest spatial relations (54.7%). The findings indicate theneed for a learning approach that integrates visual and analytical methods and specific interventions to overcomemisconceptions on the concept of plane intersection and extreme polarization of problem difficulty levels. Thecontribution of the study provides a baseline profile of prospective mathematics teacher spatial ability and implications for learning design that integrates a visual-analytical approach to develop spatial ability optimally
Peningkatan Kemampuan Literasi Matematika Siswa Ditinjau Dari Model PBL & TPS Safitri, Prahesti Tirta; Azhar, Firdaus; Purbaningrum, Kus Andini
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.072.09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan kemampuan literasi matematika siswa menggunakan model pembelajaran Problem Base Learning dengan siswa yang men menggunakan model Think Pair Share (TPS). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Nonequivalen Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 17 Tangerang dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas 7.3 dan 7.4. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan N-Gain menunjukkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning dan Think Pair Share dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Untuk materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel model pembelajaran ProblemBased Learning mampu meningkatkan kemampuan literasi matematika lebih baik dibandingkan dengan Think Pair Share