Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Komptensi Sosial, Ekonomi dan Keagamaan Masyarakat di Kelurahan Majaran Kabupaten Sorong Darmini Darmini; Hasbiah Hasbiah
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-khidmah.v1i1.375

Abstract

Penguatan kompetensi social, ekonomi dan keagamaan masyarakat di Kelurahan Majaran bertujuan untuk mendampingi dan memberdayakan masyarakat yang bermukin di Kelurahan Majaran untuk terlibat aktif dalam program penguatan potensi dan kompetensi mereka di bidang Sosial, Ekonomi dan Keagamaan. Dengan menggunakan metode wawancara dan observasi, penulis mula-mula menganalisa potensi dan peluang yang dimiliki oleh masyarakat. Kemudian, potensi tersebut penulis kembangkan dan dampingi demi peningkatan potensi yang mereka miliki. Seluruh masyarakat dan perangkat pemerintah di tingkat kelurahan dilibatkan dalam proses pendampingan guna menggapai tujuan yang ingin dicapai
Analisis Studi Longitudinal Fenomena Kemiskinan Pasca Pandemi Covid-19 Perspektif Ekonomi Digital Hasbiah Hasbiah; Deni Anggreani Sutomo; Nur Imam Saifuloh; Emily Nur Saidy
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 3 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i3.1370

Abstract

The Covid-19 pandemic has changed the social and economic landscape around the world, increasing poverty levels and economic uncertainty. In this context, this study adopts a longitudinal approach and a digital economy perspective to analyze the post-pandemic poverty phenomenon. With a focus on Surabaya City, East Java, this study identifies poverty trends, patterns of access to and use of digital technology, and their impact on people's income and welfare. The results show significant fluctuations in poverty levels, with digital technology playing a role in increasing income and access to health and education services. Correlation analysis confirms a negative relationship between the use of digital technology and poverty rates. The findings highlight the importance of investment in technology infrastructure, digital literacy training, and digital inclusion policies to ensure the benefits of digital technology are equitably distributed across society. In conclusion, this study illustrates the important role of digital technology in addressing post-pandemic poverty, providing important insights for public policy and community development practice.
Investment and Labor Absorption on Poverty Levels through the Dynamics of Economic Growth in West Papua Hasbiah; Saifuloh, Nur Imam; Sutomo, Deni Anggreani; Horas, Erwin; Awaluddin, Sri Prilmayanti
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 13 No. 4 (2025): JIAKES Edisi Agustus 2025
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v13i4.3524

Abstract

Poverty in Indonesia is not only caused by low income but also by limited access to education, health, and basic services. West Papua has a high poverty rate compared to the national average, suggesting that economic growth and investment have not been effective in reducing it. This study aims to analyze the impact of investment and labor absorption on poverty through economic growth in West Papua. The research method used BPS secondary data from 13 districts/cities during 2011–2023, analyzed with Eviews 13 and Microsoft Excel. Panel data regression with Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests is used to determine the best model, as well as regression tests, R², and F-tests to measure relationships between variables. The results showed that investment and GDP growth significantly reduced poverty, while labor absorption had no significant effect. The impact of investment depends on the sector and the distribution of benefits, while economic growth has the greatest influence on poverty reduction. Therefore, policies must direct investment to labor-intensive sectors, improve the quality of the workforce, and ensure inclusive economic growth so that the benefits are evenly distributed throughout society.
Peran Keturunan Arab Papua dalam Mengembangkan Pendidikan Islam di Kabupaten Fakfak Alkatiri, Nony Basma; Rasyid, Muhammad Rusdi; Hasbiah, Hasbiah; Hasbullah, Hasbullah; Khatipah, Khatipah
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya keturunan Arab Papua dalam pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Fakfak; dan menganalisis bagaimana faktor pendukung dan penghambat budaya keturunan Arab Papua dalam pengembangan pendidikan Islam di Fakfak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, logis-fenomena. Teknik pengumpulan data meliputi observasi semi-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles Huberman dan Saldana dengan langkah-langkah berikut: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diuji menggunakan triangulasi dan pengecekan anggota. Triangulasi tersebut meliputi triangulasi sumber dan triangulasi metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Budaya Arab Papua di Fakfak berhasil mengembangkan pendidikan Islam inklusif yang selaras dengan budaya lokal. Nilai-nilai Islam terintegrasi dengan tradisi Papua, seperti "Satu Tungku, Tiga Batu." Keterlibatan keluarga, kelompok belajar perempuan, dan kelompok pemuda memperkuat dakwah yang membumi. Sinergi antara tokoh agama dan adat menciptakan lingkungan belajar yang damai dan multikultural. Fakfak menjadi contoh keberhasilan integrasi Islam dan budaya lokal yang harmonis. 2) Budaya Arab Papua di Fakfak mendukung pendidikan Islam dengan memadukan nilai-nilai tradisional dengan ajaran Islam. Keterlibatan masyarakat, tokoh masyarakat, dan lembaga berbasis budaya memperkuat karakter religius sekaligus mengatasi tantangan seperti pengaruh budaya digital terhadap minat kaum muda, terbatasnya akses pendidikan di daerah terpencil, serta kendala ekonomi keluarga dan sumber daya manusia lokal. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan pendidikan Islam yang merata dan berkelanjutan di Fakfak. Dampak budaya positif ini dipupuk melalui pendekatan santun dan berlandaskan kearifan lokal yang memadukan nilai-nilai Islam dengan adat istiadat Papua, seperti tradisi "Satu Tungku, Tiga Batu", dalam suasana yang harmonis. Masyarakat dan pemuda secara aktif berkontribusi dalam dakwah dan pendidikan, yang mencerminkan semangat Islam yang toleran dan universal