Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Frame Body Pada Mesin Pengupas Dan Pemotong Kentang Sederhana Rama Hadikusuma; M Zaenudin; M. Untung Zaenal Priyadi
Integrated Mechanical Engineering Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) Vol. 2 No 2 2024
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Global Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/imejour.v2i2.62

Abstract

Pada industri pengolahan makanan, efisiensi dan kualitas mesin pemotong kentang menjadi faktor krusial dalam produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frame body pada mesin pengupas dan pemotong kentang sederhana menggunakan simulasi statis dan perhitungan teoritis. Analisis dilakukan menggunakan Software Autodesk Inventor dengan tiga jenis material: Carbon Steel S355, Stainless Steel 304, dan Aluminium 6061. Dengan beban 83,35 N, material Carbon Steel S355 menunjukkan performa terbaik dengan nilai von Mises stress maksimum 1,717 MPa, displacement 0,004826 mm, dan safety factor 15. Pada pembebanan maksimum 257,64 N, material ini tetap menunjukkan kestabilan dengan von Mises stress 3,505 MPa, displacement 0,009916 mm, dan safety factor 15. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Carbon Steel S355 merupakan material yang paling sesuai untuk frame body mesin ini karena memiliki nilai von Mises stress yang tidak melebihi yield strength dan faktor keamanan yang memadai.
Pengaruh Variasi Kecepatan Motor AC Terhadap Hasil Tekan Botol Plastik Pada Mesin Penekan Botol Plastik Sederhana Ahmad Maulana Fajri; Mohamad Zaenudin; Yasya Khalif Perdana Saleh; M. Untung Zaenal Priyadi
Integrated Mechanical Engineering Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) Vol. 3 No. 1 Mei 2025
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Global Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/imejour.v3i1.97

Abstract

Mesin press digunakan untuk memudahkan proses awal pengepresan botol plastik sebelum memasuki tahap pencacahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi kecepatan motor AC terhadap efisiensi dan hasil pengepresan botol plastik. Pengujian dilakukan menggunakan tiga jenis botol plastik berbeda dan tiga variasi kecepatan motor, yaitu 400 RPM, 700 RPM, dan 1000 RPM. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecepatan motor AC, sedangkan variabel terikat meliputi jumlah botol yang dapat dipres per menit serta panjang botol setelah proses penekanan. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi kecepatan motor, semakin besar pula penyusutan panjang botol yang terjadi. Pada kecepatan 1000 RPM, penyusutan tertinggi terjadi pada botol VIT, yaitu hingga 12 cm. Kecepatan 700 RPM memberikan hasil penyusutan sedang, sementara pada 400 RPM, penyusutan paling kecil terjadi, dengan penyusutan hanya 1 cm pada botol Nu Greentea. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kecepatan motor AC secara signifikan memengaruhi kinerja mesin press, baik dari segi kapasitas pemrosesan maupun karakteristik fisik hasil pengepresan.
Bagaimana Program Keteknikan Mesin Bertahan Ditengah Penurunan Minat pada Bidang STEM dan Disrupsi AI? Mohamad Zaenudin; Adhes Gamayel; Yasya Khalif Perdana Saleh; M. Luqman Saiful Fikri; M. Untung Zaenal Priyadi
Integrated Mechanical Engineering Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) Vol. 3 No. 2 November 2025
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Global Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/imejour.v3i2.153

Abstract

Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru dari Kemendikti-Saintek, bidang STEM secara umum mengalami pengurangan minat. Hal ini ditengarai dikarenakan berbagai faktor, seperti dukungan yang dinilai kurang, pengaplikasian kurikulum yang belum aktual, serta kesan bidang STEM yang jauh dari konteks pembelajaran yang bermakna. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, namun cakupannya dinilai kecil, jika dibandingkan dengan keseluruhan sistem pendidikan di Indonesia. Oleh sebab itu, beberapa solusi ditawarkan untuk memperbaiki hal tersebut, seperti dukungan dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, investasi dalam mendorong pendidikan di bidang STEM, serta promosi secara lebih masif terhadap bidang STEM melalui kegiatan seperti seminar, workshop, sertifikasi, pameran, dan konten edukasi melalui sosial media. Langkah seperti tersebut diharapkan dapat menarik minat siswa dan mahasiswa pada bidang STEM dalam upaya menyokong kebutuhan tenaga terampil di bidang STEM dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Design and Construction of Special Service Tools for Forklift Wheel Bearings Lubrication Using a Pneumatic System Krisna Hadiyanto; Yasya Khalif Perdana Saleh; M. Untung Zaenal Priyadi
Integrated Mechanical Engineering Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) Vol. 4 No. 1 Mei 2026
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Global Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/imejour.v4i1.209

Abstract

Manual lubrication of forklift wheel bearings is still inefficient and inconsistent. This study aims to design and test a pneumatic-based bearing lubrication aid to improve lubrication efficiency and speed. The research method used is experimental, involving tool design and testing with air pressure variations of 2, 3, and 4 bar on bearing types 30306, 32206, and 32207. The observed parameters include lubrication time and the amount of grease supplied. The results show that increasing air pressure shortens lubrication time but reduces the amount of grease delivered. An air pressure of 3 bar is considered the most optimal condition as it provides a balance between lubrication speed and grease adequacy. Therefore, the pneumatic system is proven effective in improving the lubrication performance of forklift wheel bearings
Analisis Pengaruh Penambahan Winglet pada VAWT Berbasis NACA 0018 dengan Metode Eksperimental Diaz Ryansyah Moelia; Adhes Gamayel; M. Untung Zaenal Priyadi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1065

Abstract

Pengembangan energi angin sebagai bagian dari energi terbarukan memerlukan peningkatan efisiensi turbin, khususnya pada kondisi kecepatan angin rendah hingga sedang. Salah satu permasalahan utama pada Vertical Axis Wind Turbine atau VAWT tipe Darrieus adalah kehilangan energi akibat pusaran ujung bilah yang menurunkan performa aerodinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan winglet pada ujung bilah VAWT berbasis profil NACA 0018 terhadap kecepatan putar dan tegangan listrik yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium menggunakan wind tunnel tipe open circuit. Variasi winglet yang diuji terdiri atas sudut kemiringan 15°, 30°, dan 45°, serta konfigurasi tanpa winglet sebagai pembanding. Pengujian dilakukan pada kecepatan angin 6 m/s, 7 m/s, dan 8 m/s dengan pengukuran RPM dan tegangan listrik secara real time menggunakan sistem akuisisi berbasis Arduino. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan winglet mampu meningkatkan performa turbin secara signifikan pada seluruh variasi kecepatan angin. Konfigurasi winglet dengan sudut 30° secara konsisten menghasilkan nilai RPM dan tegangan tertinggi, dengan peningkatan kecepatan putar lebih dari 50 persen dan tegangan lebih dari 100 persen dibandingkan kondisi tanpa winglet pada kecepatan angin tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa optimasi sudut winglet berperan penting dalam mengurangi kehilangan energi akibat pusaran ujung bilah dan meningkatkan efisiensi konversi energi pada VAWT skala kecil.
Systematic review of battery cooling technologies in electric vehicles: Methods, challenges, and recent innovations Priyadi, Muhammad Untung Zaenal; Gamayel, Adhes; Chandrasa, Ganesha Tri; Priandana, Eka Rakhman; Nugraha, Heri; Haq, Imaduddin; Kurniawan, Panca
Mechanical Engineering for Society and Industry Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/mesi.14070

Abstract

This study presents a comprehensive review of battery cooling technologies in electric vehicles (EVs), focusing on their effectiveness, challenges, and recent innovations. The research methodology involved analyzing various cooling methods, including air cooling, liquid cooling, phase change materials (PCM), and thermoelectric cooling systems, through a systematic literature review. The study evaluated these technologies based on their thermal efficiency, design complexity, implementation costs, and performance across different environmental conditions. The findings reveal that while air cooling offers simplicity and cost-effectiveness, it demonstrates limited thermal efficiency for high-performance applications. Liquid cooling systems, despite higher complexity and costs, provide superior thermal management, maintaining battery temperatures within optimal ranges. PCM-based systems effectively manage short-term heat spikes but face limitations in thermal conductivity and long-term stability. Hybrid cooling solutions, particularly those combining PCM with liquid cooling, showed significant improvements in thermal efficiency, achieving temperature reductions of 40-50 °C compared to conventional methods. The integration of nanotechnology, specifically through nanofluids and graphene-based materials, enhanced heat transfer efficiency by 20-30%. The study concludes that future developments in EV battery cooling systems will increasingly integrate artificial intelligence and smart technologies for adaptive thermal management, while hybrid cooling solutions emerge as the most promising approach for optimizing battery performance and longevity. These advancements are crucial for the continued evolution of electric vehicle technology and sustainable transportation solutions.