Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Peran BUMDes sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Fitria Fitria; Eko Nuriyatman; Syamsir Syamsir; Lili Naili Hidayah; Latifah Amir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6109

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi desa di Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan persuasif melalui model attention, interest, desire, action yang dilaksanakan melalui tahapan survei awal, sosialisasi, diskusi partisipatif, implementasi program, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan program, Badan Usaha Milik Desa belum berjalan optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya kapasitas manajerial, rendahnya pemahaman regulasi, serta minimnya pemanfaatan potensi lokal dan teknologi. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan pemahaman hukum masyarakat, kapasitas pengelola dalam manajemen usaha, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Muncul inovasi usaha berbasis potensi lokal dan peningkatan kapasitas digital dalam pemasaran produk desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan secara terintegrasi efektif dalam memperkuat kapasitas kelembagaan Badan Usaha Milik Desa dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
PENYALAHGUNAAN PEMANFAATAN RUANG SEBAGAI MODUS PENCUCIAN UANG : ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENGAWASAN TATA RUANG DI INDONESIA Leila Virdayanti H; Arrie Budhiartie; Latifah Amir
Wijaya Putra Law Review Vol 5 No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/wplr.v5i1.333

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyalahgunaan pemanfaatan ruang sebagai modus pencucian uang dalam perspektif hukum tata ruang di Indonesia. Pesatnya perkembangan sektor properti dan real estate menjadikannya medium strategis bagi pelaku kejahatan untuk menyamarkan asal-usul dana ilegal melalui mekanisme transaksi, alih fungsi lahan, dan manipulasi perizinan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang. Studi ini menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus untuk menganalisis efektivitas penataan ruang serta keterkaitannya dengan praktik pencucian uang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya sistem pengawasan penegakan hukum dalam penataan ruang membuka peluang terjadinya penyalahgunaan ruang sebagai sarana pencucian uang, khususnya pada sektor properti dan real estate. Secara konseptual maupun praktis, penelitian ini menegaskan bahwa pengawasan tata ruang yang efektif memiliki peran strategis dalam mendukung pencegahan pencucian uang di Indonesia melalui penguatan sistem perizinan, integrasi data antar instansi, serta koordinasi antara lembaga penataan ruang dan aparat penegak hukum. Dengan demikian, pengawasan tata ruang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pencegahan tindak pidana pencucian uang di Indonesia.
Peran Hukum dalam Pengelolaan dan Perlindungan Lahan Gambut Eko Nuriyatman; Arrie Budhiartie; Latifah Amir
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 8 No. 2 (2025): AUGUST
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v8i2.11857

Abstract

This article aims to evaluate the effectiveness of the implementation of legislation in the management and protection of peatlands in Tanjung Jabung Timur Regency, as well as to identify the main obstacles and legal strategies that can be applied to overcome them. The background of the issue highlights that peatlands have significant ecological functions, particularly in maintaining environmental balance and mitigating climate change. Their existence faces serious threats due to land conversion, fires, and uncontrolled exploitation. The urgency of this research lies in the need to review the effectiveness of the regulations that have been implemented to ensure the sustainability of the peatland ecosystem functions, as well as the balance between utilization and environmental conservation. This research adopts a normative juridical approach with a descriptive-analytical method. The data used consists of secondary data obtained through a literature study of legislation, court decisions, scientific journals, and relevant policy documents. The novelty of this study lies in its specific focus on examining the implementation of legal regulations in peatland management in Tanjung Jabung Timur Regency, differing from previous studies that have been more general at the national level. The research findings indicate that the main obstacles in the implementation of peatland management laws include weak law enforcement, regulatory overlaps, conflicts of interest, and low public legal awareness. To address these challenges, optimal strategies are required, including strengthening coordination among state institutions, harmonizing regulations, enforcing strict sanctions, and utilizing technology for monitoring and law enforcement. With these strategies, it is expected that a balance between the utilization and protection of peatlands can be achieved in accordance with the principles of sustainable development.   Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan dan perlindungan lahan gambut di Kabupaten Tanjung Jabung Timur serta mengidentifikasi hambatan utama dan strategi hukum yang dapat diterapkan guna mengatasinya. Latar belakang permasalahan menunjukkan bahwa lahan gambut memiliki fungsi ekologis yang signifikan, terutama dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim. Keberadaannya menghadapi ancaman serius akibat konversi lahan, kebakaran, serta eksploitasi yang tidak terkendali. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya peninjauan efektivitas regulasi yang telah diterapkan untuk memastikan keberlanjutan fungsi ekosistem gambut serta keseimbangan antara pemanfaatan dan konservasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis.  Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya yang secara spesifik menelaah implementasi hukum dalam pengelolaan lahan gambut di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, berbeda dari kajian sebelumnya yang lebih bersifat umum pada tingkat nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam implementasi hukum pengelolaan lahan gambut meliputi lemahnya penegakan hukum, tumpang tindih regulasi, konflik kepentingan, serta minimnya kesadaran hukum masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan strategi optimal berupa penguatan koordinasi antar lembaga negara, harmonisasi regulasi, penerapan sanksi tegas, serta pemanfaatan teknologi dalam pengawasan dan penegakan hukum. Dengan strategi ini, diharapkan keseimbangan antara pemanfaatan dan perlindungan lahan gambut dapat terwujud sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.