Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR KONSEP KEBIDANAN MAHASISWA TINGKAT I AKADEMI KEBIDANAN SENTRAL TAHUN 2019 Rika Apripan
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.264 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan memberikan dampak positif dengan semakin terbuka dan tersebarnya informasi dan pengetahuan dari dan seluruh dunia menembus batas ruang dan waktu. Dampak negatifnya yaitu, terjadi perubahan nilai, norma, aturan dan moral kehidupan yang bertentangan dengan nilai, norma aturan dan moral kehidupan yang dianut masyarakat. Internet atau interconnected network adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan computer diseluruh dunia. Internet menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses layanan telekomunikasi dan sumberdaya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar diseluruh dunia. Internet memungkinkan kita untuk mendapatkan banyak referensi keilmuan dari perpustakaan maya (library online) yang ada di internet dan sebagai media pembelajaran secara online dengan menggunakan teleconference internet (e-learning). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan prestasi belajar Konsep Kebidanan mahasiswa Tingkat I Akademi Kebidanan SentralTahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 20 responden yang merupakan seluruh mahasiswa tingkat I Akademi Kebidanan Sentral, sebagian besar dari seluruh responden adalah responden yang memanfaatkan fasilitas internet dengan kategori pemanfaatan sering,terlihat dari banyaknya responden yang menyatakan hal ini yaitu sebanyak 12 responden (60%). Berdasarkan hasil pengujian Chi Square terlihat bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kategori pemanfaatan internet dalam seminggu dengan prestasi belajar, hal initerlihatdarinilainilaichi-squarehitung yang lebih besar darichi-squaretabel. Dengan demikian, semakin sering responden memanfaatkan internet dalam seminggu, berhubungan dengan semakin besarnya kemungkinan responden tersebut mengalami peningkatan hasil belajar di tingkat I Akademi Kebidanan Sentral.
STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DENGAN PIJAT BAYI DI DESA SIMASOM KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU TAHUN 2020 Rika Apripan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 3 No 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promosi kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebiajakan publik yang berwawasan kesehatan. Kegiatan promosi kesehatan yang diselenggarakan mencakup diantaranya penyebarluasan informasi termasuk penyuluhan kesehatan. Pijat bayi adalah sentuhan tangan manusia yang merupakan salah satu alat yang sangat efektif dalam menghilangkan sakit pada tubuh yang dilakukan pada bayi berusia 6-12 bulan pertama. Dewasa ini para pakar telah dapat membuktikan secara ilmiah tentang manfaat pijat bayi,antara lain, meningkatkan berat badan, membina ikatan kasih saying orang tua dan anak, meningkatkan produksi ASI, membantu mudah tidur, mengurangi kolik (nyeri perut). Orang tua yang memijat anaknya dapat merangsang perkembangan koneksi antara sel – sel saraf otak bayi yang akan membentuk dasar untuk berfikir, merasakan dan belajar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stimulasi pertumbuhan daan perkembangan bayi balita dengan pijat bayi serta bagaimana cara melakukan pijat bayi dengan teknik yang benar. Bahan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini brosur atau selebaran yang berisi tehnik melakukan pijat bayi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemberian promosi kesehatan tentang pijat bayi dan mempraktekkan tata laksana pijat bayi. Dengan Pengabdian ini ibu lebih paham manfaat pijat bayi tidak sekedar memijat bayi saat sakit saja. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para ibu memahami dan mampu mempraktekkan cara melakukan pijat bayi sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan redemonstrasi para peserta secara langsung.
Factors Causing Work Accidents in Public Transportation Drivers: A Cross-Sectional Study Permayasa, Nayodi; Lastari, Asdi; Apripan, Rika; J. Hadi, Anto
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2: DECEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i2.6600

Abstract

Background: Driving safety is an important factor in driving, especially for public transportation drivers. However, work pressures such as time targets, economic demands, and overwork can increase the risk of accidents. To analyze the factors that cause work accidents in public transportation drivers in Padangsidimpuan. Methods: Type of observational research with a cross-sectional study design. This research was carried out in the city of Padangsidimpuan. The population and sample are all city transportation drivers, as many as 145. A research questionnaire was carried out for data collection. Sampling techniques with exhaustive sampling and data analysis using chi-square and logistic regression. Results: This study proved that the length of working hours (p=0.001), smoking habits (p=0.001), compliance with the use of driving safety equipment (p=0.001), and health status (p=0.001) were the factors causing work accidents in public transportation drivers. At the same time, the most significant variable is the length of working hours Exp. (B)= 42.691. Conclusion: This study concludes that most work accidents occur due to unsupportive driver factors. Based on these findings, it is recommended that it is important to monitor the driver's physical condition regularly, provide adequate rest guarantees, and pay attention to his health factors.
Demontrasi Endorphin Massage pada Ibu Hamil Mengurangi Nyeri Persalinan Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola Tapanuli Selatan Sri Juwarni; Irwan Batuabara; Herawati Harahap; Rika Apripan; Ramlan Ramlan
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 2 No. 3 (2025): Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v2i3.1456

Abstract

Community service has been carried out by the service team involving students from the Padangsidimpuan Midwifery Study Program, Poltekkes Kemenkes Medan. The community service activities carried out were to provide counseling and demonstrations about Endorphine massage which is a light touch or massage therapy that is quite important to be given to pregnant women, in the time leading up to and during childbirth. This massage can stimulate the body to release endorphin compounds which are pain relievers and can create a feeling of comfort. Endorphins in the body can be triggered through various activities, such as deep breathing and relaxation, and meditation. Endorphine massage should be done to pregnant women who are 36 weeks pregnant. Because endorphin massage can stimulate the release of the hormone oxytocin which can trigger the labor process (Kuswandi, 2014). This Community Service aims to demonstrate endorphin massage to reduce pain in mothers giving birth in the first stage in the Pintu Padang Health Center work area, South Tapanuli Regency. Target pregnant women in the third trimester, young couples, Participants 40, endorphin massage is expected to be implemented in the management of the first stage to reduce pain and speed up the labor process. The results of this community service are an increase in knowledge of 50% and skills of 87% about endorphin massage correctly applied when pregnant women later undergo the labor process. This community service is carried out in collaboration with partners used as the location of this activity, namely Kalurahan Pintu Padang, Batang Angkola District, South Tapanuli Regency and Health Cadres, Village Midwives at the local Health Center. This activity received a positive response from local participants, and as a follow-up, it can be carried out by Health Cadres and midwives at the Health Center to monitor the skills that have been obtained when pregnant women are in the labor process that will be undergone
Pengetahuan Remaja Putri Tentang Terapi Nyeri Dismenorea Di Desa Pinagar Kecamatan Arse Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2025 Harahap, Dewi Arjuna Putri Pan; Apripan, Rika; Tanjung, Wiwi Wardani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.12052

Abstract

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), insiden dismenorea adalah 1.769.425 orang (90%) wanita mengalami dismenorea dengan 10-15% mengalami dismenorea berat. Insiden dismenorea di dunia adalah 50% wanita yang mengalaminya. Angka dismenorea primer yang dialami wanita usia 12-17 tahun di Amerika Serikat pada tahun 2019 adalah 59,7%, dengan derajat nyeri adalah 49% dismenorea ringan, 37% dismenorea sedang, dan 12% dismenorea berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang Terapi Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri di Desa Bintuju, Kecamatan Angkola Muaratais Tahun 2025, berdasarkan Usia, Pendidikan, Sumber/informasi di Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dengan metode deskriptif menggunakan data primer, dengan jumlah responden sebanyak 25 orang dengan sampel sebanyak 25 responden. Karakteristik responden yaitu usia, pendidikan, sumber/informasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang Pengetahuan Remaja Putri Tentang Terapi Nyeri Dismenore di Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2025, responden yang berpengetahuan kurang sebanyak 13 orang (26,7%), kurang 3 orang (3,0%), dan berpengetahuan cukup sebanyak 9 orang (37%). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diharapkan responden untuk meningkatkan pengetahuannya dengan cara memperoleh sumber informasi dari tenaga kesehatan melalui konseling atau media lainnya
Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Pada Ibu Hamil Di Desa Panyabungan Jae Kabupaten Mandailing Natal Harahap, Guslaini Purnama Intan Pan; Apripan, Rika; Tanjung, Wiwi Wardani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.12054

Abstract

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cakupan anemia pada ibu hamil di seluruh dunia pada tahun 2019 adalah 44,2% dan sebanyak 84,6% anemia terjadi pada ibu hamil pada kelompok usia 15-24 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang kejadian anemia pada kehamilan di Desa Panyabungan Jae, Kabupaten Mandailing Natal tahun 2024, berdasarkan usia, pendidikan, pekerjaan, dan gravitasi. di Desa Panyabungan Jae, Kabupaten Mandailing Natal tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan data primer, dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dengan sampel sebanyak 30 responden. Karakteristik responden adalah usia, pendidikan, pekerjaan dan gravitasi. Dari hasil penelitian, pengetahuan ibu hamil tentang anemia pada kehamilan di Desa Panyabungan Jae, Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2024 responden berpengetahuan kurang sebanyak 19 orang (63%), berpengetahuan cukup sebanyak 8 orang (27%) dan berpengetahuan cukup sebanyak 3 orang (10%). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diharapkan responden dapat meningkatkan pengetahuannya dengan cara menanggapi sumber informasi dari tenaga kesehatan melalui penyuluh kesehatan atau media lainnya
Pengetahuan Ibu Yang Mempunyai Bayi Tentang Bayi Renang (Baby Swim) Dalam Perkembangan Motorik Rosmainun, Rosmainun; Apripan, Rika; Tanjung, Wiwi Wardani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12069

Abstract

Laporan Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan tentang Profil Kesehatan Kota Padangsidimpuan menunjukkan jumlah bayi baru lahir di Pijorkoling sebanyak 615 kelahiran hidup, Padangmatinggi 942 bayi, sebanyak 469 bayi. Kebiasaan bayi diajak berenang merupakan hal yang tidak terlalu umum. Namun, orang tua tidak perlu khawatir, karena bayi lebih mudah belajar berenang dibandingkan orang dewasa. Hal ini karena berenang sendiri merupakan naluri alami bayi dan bayi belum mengenal hal-hal yang ditakutkan oleh orang yang lebih tua seperti faktor bahaya, bayi sangat menyukai air sehingga akan suka diajak berenang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu yang memiliki bayi tentang renang bayi dalam perkembangan motorik di Kelurahan V Kelurahan Sessionkal Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan menggunakan total sampling sebanyak 31 responden, dipelajari berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, dan paritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas berpengetahuan kurang dengan usia 20-39 tahun sebanyak 24 orang (77,4%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan pendidikan SMP-SMA sebanyak 10 orang (32,3%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan pekerjaan rumah tangga yaitu sebanyak 28 orang (90,3%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan paritas ibu multipara sebanyak 12 orang (38,7%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan sumber Media Elektronik sebanyak 28 orang (90,3%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas ibu yang memiliki bayi kurang memiliki pengetahuan tentang renang bayi dalam perkembangan motoriknya, sehingga diharapkan kepada ibu yang memiliki bayi untuk meningkatkan pengetahuannya tentang manfaat melakukan renang bayi.
Identifikasi Faktor Risiko Stunting pada Balita: Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Aek Godang, Padang Lawas Utara Herawati Harahap; Usrawati Pasaribu; Rika Apripan; Sri Juwarni
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i1.4866

Abstract

Stunting is a condition of growth failure in toddlers due to chronic malnutrition that occurs over a long period of time, especially in the first 1,000 days of life. Several major risk factors for stunting that are often found in Posyandu include the nutritional status of pregnant women, parenting patterns, exclusive breastfeeding, and environmental sanitation. To analyze the Identification of Risk Factors for Stunting in Toddlers: A Study in the Working Area of ​​the Aek Godang Health Center, North Padang Lawas. The type of observational study with a cross-sectional design, the study population was 139 people. This study used samples from all mothers who had stunted toddlers in Hulu Sihapas District, North Padang Lawas Regency, with the total sampling method. Data collection used a research questionnaire. Data were analyzed univariately, bivariate (chi-square), and multivariate (logistic regression) with the enter method. Newborn weight (p = 0.001) and healthy toilets (p = 0.001) significantly influenced the risk of stunting, with low birth weight and poor sanitation increasing the risk of growth disorders in toddlers. This study shows that newborn weight (p = 0.001) and healthy toilets (p = 0.001) have a significant effect on the risk of stunting in toddlers. Babies with low birth weight and environments with poor sanitation increase the likelihood of stunting. More attention is needed to monitor newborn weight and increase access to healthy latrines to reduce the prevalence of stunting. The government and health workers are expected to strengthen nutrition and sanitation programs at the community level.
STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DENGAN PIJAT BAYI DI DESA SIMASOM KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU TAHUN 2020 Apripan, Rika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i1.373

Abstract

Promosi kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebiajakan publik yang berwawasan kesehatan. Kegiatan promosi kesehatan yang diselenggarakan mencakup diantaranya penyebarluasan informasi termasuk penyuluhan kesehatan. Pijat bayi adalah sentuhan tangan manusia yang merupakan salah satu alat yang sangat efektif dalam menghilangkan sakit pada tubuh yang dilakukan pada bayi berusia 6-12 bulan pertama. Dewasa ini para pakar telah dapat membuktikan secara ilmiah tentang manfaat pijat bayi,antara lain, meningkatkan berat badan, membina ikatan kasih saying orang tua dan anak, meningkatkan produksi ASI, membantu mudah tidur, mengurangi kolik (nyeri perut). Orang tua yang memijat anaknya dapat merangsang perkembangan koneksi antara sel – sel saraf otak bayi yang akan membentuk dasar untuk berfikir, merasakan dan belajar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stimulasi pertumbuhan daan perkembangan bayi balita dengan pijat bayi serta bagaimana cara melakukan pijat bayi dengan teknik yang benar. Bahan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini brosur atau selebaran yang berisi tehnik melakukan pijat bayi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemberian promosi kesehatan tentang pijat bayi dan mempraktekkan tata laksana pijat bayi. Dengan Pengabdian ini ibu lebih paham manfaat pijat bayi tidak sekedar memijat bayi saat sakit saja. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para ibu memahami dan mampu mempraktekkan cara melakukan pijat bayi sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan redemonstrasi para peserta secara langsung.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL DI DESA SIGULANG KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA tanjung, wiwi wardani; Apripan, Rika
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1306

Abstract

Pregnancy is an exciting time and is awaited by mothers and families. All mothers want their pregnancies and deliveries to go safely, smoothly, and normally. However, pregnancy is also a time of excitement and worry. Pregnancy can be a period of crisis in which the mother often feels worried or afraid of the pain and physical dangers that arise during childbirth. This causes bleeding in pregnant women during childbirth. The purpose of this study was to determine the effect of music therapy on reducing anxiety of pregnant women in Sigulang Village, Padangsidimpuan Tenggara District, health. The research used was quasi-experimental research (pseudo-experiment) using the Prettest posttest only research design. The research site is in Sigulang Village, Padangsidimpuan Tenggara District. The study population was 20 pregnant women, the study sample was 20 people. Data analysis using univariate analysis and bivariate analysis. The results showed that there was a decrease in anxiety of pregnant women and the average anxiety score of pregnant women before religious music therapy was 35.33 and after religious music therapy there was a decrease in anxiety with an average of 25.83. The p-value is 0.001, meaning that there is an effect of music therapy on reducing anxiety. The implication of this study is that the provision of religious music therapy can reduce anxiety in pregnant women when facing childbirth.