Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Pemberdayaan Perempuan Usia Subur dalam Pengambilan Keputusan tentang Keluarga Berencana melalui Konseling Berbasis Hak Reproduksi di Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas: Pemberdayaan perempuan usia subur di Desa Huristak Rika Apripan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2370

Abstract

Partisipasi Perempuan Usia Subur (PUS) dalam program Keluarga Berencana (KB) sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait metode kontrasepsi. Namun, di berbagai daerah termasuk Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas, masih terdapat miskonsepsi dan rendahnya pemahaman mengenai hak reproduksi perempuan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan analisis, dan kesadaran perempuan PUS mengenai KB melalui konseling berbasis hak reproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas diawali dengan observasi awal untuk memetakan tingkat pengetahuan Perempuan Usia Subur (PUS), persepsi terhadap hak reproduksi, dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait keluarga berencana (KB). Observasi awal ini sangat penting mengingat berbagai studi di Indonesia menunjukkan masih rendahnya informed choice. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan PUS, kemampuan menentukan metode KB sesuai kondisi kesehatan, serta pemahaman bahwa mereka berhak memilih metode kontrasepsi tanpa tekanan. Kegiatan ini membuktikan bahwa konseling berbasis hak reproduksi dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan partisipasi perempuan PUS dalam program KB.
FENOMENA PENINGKATAN KASUS HIV/AIDS DITINJAU DARI KAJIAN FILSAFAT Apripan, Rika; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena peningkatan kasus HIV/AIDS melalui pendekatan filsafat ilmu, sains, dan agama. Kajian ini dilakukan dengan metode deskriptif-kualitatif berbasis studi pustaka, dengan menelaah literatur ilmiah terkini terkait aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari HIV/AIDS. Hasil analisis menunjukkan bahwa HIV/AIDS tidak hanya merupakan permasalahan medis, tetapi juga menyangkut dimensi moral, sosial, dan spiritual. Pendekatan filsafat memberikan kerangka reflektif dalam memahami hakikat penyakit dan nilai kemanusiaan; sains memberikan dasar empiris dalam pencegahan dan pengobatan; sedangkan agama memperkuat nilai-nilai moral dan etika dalam penanganan penderita. Integrasi ketiga pendekatan ini menghasilkan pemahaman yang lebih holistik dan manusiawi dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
Exploration of Zamzam Water Consumption on Toddlers' Expressive Language Abilities: A Review from Islamic and Psycholinguistic Perspectives Trisna, Ayu; Pasaribu, Usrawati; Apripan, Rika; Handayani, Fitri Rahma; Siregar, Mariani
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.1902

Abstract

Expressive language skills are a crucial aspect of toddler development, because they are directly related to communication, social understanding, and learning readiness. Toddlerhood is the golden period in which appropriate stimulation significantly supports optimal language development. In Padangsidimpuan City, Zamzam water is better known as holy water consumed in the context of Hajj and Umrah pilgrimages. Its use in supporting child development, especially language development, is not yet a common practice. By highlighting this local context, this study is important to open new horizons where religious beliefs can be integrated with a psycholinguistic approach to support child growth and development, including language. This study aimed to explore the practice and meaning of Zamzam water consumption by parents in supporting toddlers' expressive language skills, viewed from an Islamic and psycholinguistic perspective. Using a qualitative approach with a case study method, data were obtained through in-depth interviews, observations, and documentation, and then analyzed thematically. The results showed that providing Zamzam water twice a day for three months with accompanying prayers and verbal interactions demonstrated expressive language development through simple basic vocabulary. These findings indicate that Zamzam water consumption influences toddlers' language development through aspects of family spirituality that improve the quality of verbal interactions, thereby stimulating toddlers' expressive language.
Impact of Household Social Factors on Stunting among Under-Five Children in a Public Health Center: A Cross-Sectional Study Apripan, Rika; Rosmainun, Rosmainun; Permayasa, Nayodi
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.538

Abstract

Background: Stunting is a chronic growth disorder in young children characterized by height below age standards and is closely linked to household social conditions. Factors such as parenting practices, maternal education, employment, and family socioeconomic status are believed to influence stunting. However, evidence remains limited regarding which household-level social determinants exert the strongest influence on stunting within primary healthcare settings in Indonesia. This study aimed to analyze the impact of household social factors on stunting among children under five. Methods: This research employed an observational study with a cross-sectional design. A total of 215 mothers with children under five were selected from a population of 466 using purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires. Statistical analysis was conducted using chi-square tests to examine associations and logistic regression to determine the most influential factors. Results: The findings revealed significant associations between stunting and parenting practice (p = 0.001), maternal education level (p = 0.002), family income (p = 0.001), and complementary feeding practices (p = 0.001). Logistic regression analysis indicated that complementary feeding practices were the most dominant factor influencing stunting, with an Exp(B) value of 12.927. Conclusion: Stunting among children under five is significantly influenced by household social factors, particularly complementary feeding practices, which play the most critical role. Strengthening nutrition education, promoting appropriate complementary feeding, and enhancing family support programs are strongly recommended to reduce stunting prevalence in the community.