Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Tanaman Obat Lokal di Gerai Toga Desa Dadapan Trisnani Alif; Fita Fitriatul Wahidah; Mahindra Dewi Nur Aisyah; Fitroh Resmi
TAAWUN Vol. 4 No. 01 (2024): TA'AWUN FEBRUARY 2024
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v4i01.538

Abstract

Dadapan is a village that has local plants that have potential as Family Medicinal Plants (TOGA). This activity aims to transfer information regarding the cultivation and direct practice of local medicinal plants through presentation, discussions, and implantation. This activity includes 1) preparation; 2) Socialization; 3) Toga Cultivation practices and 4) Mentoring. This activity was carried out on August 20, 2023. The results obtained after the activity were an increase in basic knowledge regarding cultivation techniques practiced for family medicinal plants (TOGA) and the establishment of the TOGA Center.
The Treatment of Water Using Activated Carbon Adsorption and Sand Filtration: Physical Characteristics Analysis for Clean Water Production Imaniah Sriwijayasih; Anda Iviana Juniani; Dika Rahayu widiana; Fitroh Resmi; Septaviola Dini Utami; Eky Novianarenti; Anisa Ayuk Lestari; Raisha Risandra Rabbani
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3821

Abstract

The Kalibaru River in Indonesia faces significant pollution challenges due to industrial and human activities, threatening ecosystem balance and water quality. To address this, a sand and carbon filter-based water filtration system is employed to improve water quality to grade 2 clean water standards.The method involves filtration using sand filters, carbon filters. Results show improved water quality with parametersThe decrease in turbidity from 6 NTU (March) to 5 NTU (June) indicates the filtration system's ability to remove suspended particles. Additionally, the decrease in electrical conductivity from 179.83 umhos (March) to 173.41 umhos (June) and TDS from 95.9 mg/L (March) to 92.7 mg/L (June) shows the system's ability to reduce dissolved ion concentrations.The stability of pH between March (7.58) and June (7.38) indicates that the filtration system does not affect the water's pH balance, remaining within the class 2 water quality standard (6-9). The relatively stable water temperature between March (27.5°C) and June (27°C) also shows that the filtration system does not significantly affect the water temperature  with Indonesian Government Regulation No. 82 of 2001.The system effectively removes contaminants, reduces turbidity, and kills pathogenic bacteria, making the water suitable for recreation, freshwater aquaculture, livestock, agriculture, and other uses. Regular monitoring and maintenance are necessary to sustain water quality.Indonesia's river water quality has been declining due to industrial pollution, pesticide and fertilizer use, and plastic waste. To combat this, efforts are being made to improve wastewater management, promote sustainable agriculture practices, and enhance public awareness.  
Analisis Hubungan Kualitas Tidur dan Kondisi Psikososial Terhadap Stres Kerja Pekerja Operator Produksi IPAM PERUMDA Air Minum Zahra Imandiansa Akbar; Dewi Kurniasih; Fitroh Resmi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1223

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan kinerja pekerja. Operator produksi Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) memiliki risiko mengalami stres kerja karena bekerja dengan sistem shift, tuntutan pekerjaan, serta faktor psikososial di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas tidur, work-family conflict, family-work conflict, dan gaya kepemimpinan terhadap stres kerja pada operator produksi IPAM PERUMDA Air Minum. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 pekerja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur, work-family conflict, authoritarian leadership, dan laissez-faire leadership memiliki hubungan yang signifikan dengan stres kerja. Pekerja dengan kualitas tidur buruk, work-family conflict tinggi, serta persepsi yang tinggi terhadap authoritarian leadership dan laissez-faire leadership cenderung memiliki tingkat stres kerja yang lebih tinggi. Sementara itu, family-work conflict dan democratic leadership tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan stres kerja. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan melakukan upaya pengendalian melalui edukasi sleep hygiene, monitoring work-family conflict, peningkatan dukungan atasan, pelatihan kepemimpinan bagi supervisor, serta penyediaan media komunikasi dan penyampaian masukan bagi pekerja. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan risiko stres kerja pada operator produksi IPAM
Pengaruh Beban Kerja Mental Dan Kecemasan Terhadap Safety Behavior Pada Perusahaan Manufaktur Packaging Alief Aliya Rachmah; Dewi Kurniasih; Fitroh Resmi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1225

Abstract

Kecelakaan kerja di sektor manufaktur masih menjadi permasalahan yang dipengaruhi oleh tingginya perilaku tidak aman pekerja. Kondisi ini menunjukkan pentingnya safety behavior dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja mental dan kecemasan terhadap safety behavior pada 81 pekerja produksi di perusahaan manufaktur packaging. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX), Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan kuesioner safety behavior. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ordinal. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja mental terhadap safety behavior dengan p-value = 0,011 (< 0,05) dan kecemasan terhadap safety behavior dengan p-value = 0,007 (< 0,05) terhadap safety behavior. Hasil uji pengaruh menggunakan regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa beban kerja mental dan kecemasan secara serentak berpengaruh signifikan terhadap safety behavior dengan p-value = 0,000 (< 0,05). Secara parsial, beban kerja mental dengan p-value = 0,003 (< 0,05) dan kecemasan dengan p-value = 0,001 (< 0,05) juga berpengaruh signifikan terhadap safety behavior. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan beban kerja mental dan kecemasan dapat mempengaruhi perilaku keselamatan kerja, Oleh karena itu, pengelolaan beban kerja mental dan kecemasan pekerja perlu menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan kerja di perusahaan manufaktur ini.
ANALISIS KEKUATAN BANGKU TAMAN BERBAHAN CEMENTITIOUS COMPOSITE DENGAN CAMPURAN FLY ASH DAN PASIR LIMBAH SANDBLASTING M. Rizal Fahmi; Wiwik Dwi Pratiwi; Fitroh Resmi; Luqman Cahyono; Endang Fitria Rahmawati; Hanum Wardah Anggraeni
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.67-75

Abstract

ABSTRAK Meningkatnya kebutuhan akan ruang terbuka yang nyaman dan berkelanjutan mendorong inovasi dalam pemilihan material furnitur luar ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bangku taman berbahan cementitious composite ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah industri berupa fly ash, pasir sandblasting, dan fiberglass sebagai bahan penguat. Cementitious composite yang kuat, tahan cuaca ekstrem, tahan terhadap serangan serangga serta jamur serta fleksibilitas dalam desain membuatnya menjadi pilihan ideal untuk penggunaan di luar ruangan. Empat variasi campuran dibuat dengan substitusi fly ash sebesar 0%, 20%, 30%, dan 40%. Pembuatan spesimen sampel uji tekan dan tarik dilakukan pada 4 variasi dengan 3 kali replikasi untuk masing-masing varian. Hasil cetakan didiamkan terlebih dahulu selama 24 jam kemudian dilanjutkan dengan proses curing selama 28 hari. Seluruh spesimen uji tekan dan tarik diuji dengan menggunakan standar ASTM C-39 dan C-307. Pengujian kuat tekan dan tarik dilakukan untuk menentukan varian dengan performa mekanik terbaik. Hasil menunjukkan bahwa substitusi fly ash sebesar 20% menghasilkan kekuatan tekan dan tarik tertinggi, yaitu 30,27 MPa dan 4,16 MPa. Desain bangku taman selanjutnya disimulasikan menggunakan software Fusion 360 dengan masukan data material dari hasil uji laboratorium. Analisis menunjukkan bahwa desain memiliki nilai safety factor minimum 3,46 dan nilai von misses stress maksimum 0,884 MPa yang berada jauh di bawah batas kerusakan material. Dengan demikian, bangku taman yang dirancang terbukti aman dan layak digunakan, sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan limbah industri dan peningkatan estetika ruang publik secara berkelanjutan. ABSTRACT The increasing need for comfortable and sustainable outdoor spaces drives innovation in the selection of outdoor furniture materials. This study aims to develop an environmentally friendly cementitious composite park bench by utilizing industrial waste in the form of fly ash, sandblasting sand, and fiberglass as reinforcing materials. Strong cementitious composite, resistant to extreme weather, resistant to insect and fungal attacks and flexibility in design make it an ideal choice for outdoor use. Four variations of the mixture were made with fly ash substitution of 0%, 20%, 30%, and 40%. The manufacture of compressive and tensile test sample specimens was carried out on 4 variations with 3 replications for each variant. The mold results were left for 24 hours first and then continued with a curing process for 28 days. All compressive and tensile test specimens were tested using ASTM C-39 and C-307 standards. Compressive and tensile strength tests were carried out to determine the variant with the best mechanical performance. The results showed that 20% fly ash substitution produced the highest compressive and tensile strengths, namely 30.27 MPa and 4.16 MPa. The park bench design was then simulated using Fusion 360 software with input of material data from laboratory test results. The analysis shows that the design has a minimum safety factor value of 3.46 and a maximum von misses stress value of 0.884 MPa which is far below the material damage limit. Thus, the designed park bench is proven to be safe and suitable for use, while contributing to the reduction of industrial waste and the improvement of the aesthetics of public spaces in a sustainable manner.