Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Utama Peningkatan Kualitas Dunia Pendidikan Ilham Kamaruddin; Dede Ibrahim Muthawali; Trisna Rukhmana; Yohanis Hukubun; Budi Mardikawati; Uki Hares Yulianti
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5503

Abstract

Character education has become a major concern in efforts to improve the quality of education. In the context of the dynamics of the times that continue to develop, character education has an undeniable role in forming quality individuals who are able to contribute positively to society. This research explores the concept of character education as the main pillar in improving the quality of education. Through a qualitative approach, we analyzed awareness of the importance of character education, challenges in implementing it, and effective strategies in making it happen. The research findings highlight the need for collaboration between various educational stakeholders, the development of innovative strategies, and a continued commitment to creating an inclusive, ethical, and quality educational environment.
Design Maintenance System on Mixer Machine to Prevent the Breakdown Using Reliability Centered Maintenance Budhi Santri Kusuma; Mhd. Ardian Syahputra; Roaida Yanti; Dede Ibrahim Muthawali
Journal of Industrial Engineering and Halal Industries Vol. 4 No. 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Halal Industries (JIEHIS)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Science and Engineering, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jiehis.4695

Abstract

Equipment, machinery, and labor are fundamental assets of an organization. Therefore, companies must have an appropriate and scheduled maintenance system. However, many manufacturing companies neglect maintenance, leading to frequent machine breakdowns that can result in machine downtime and financial losses. This research aims to determine the machine maintenance interval and the types of actions to be taken. The method employed is Reliability Centered Maintenance with the Failure Mode and Effect Analysis approach to identify failure patterns in a system and formulate the best strategies for designing a maintenance system. The results indicate that the CS-20 Type B mixer is the most critical machine, which can significantly reduce the company's production output due to machine downtime during the repair process. Based on the Reliability Maintenance method, the maintenance interval for components with potential failures is 273.17 hours for the bearing component, experiencing breakdowns three times with the highest damage occurrence within one year.
Student’s Mathematical Communication Skills and Self-Regulated Learning: A Systematic Literature Review Hetty Elfina; Machrani Adi Putri Siregar; Dede Ibrahim Muthawali; Irham Habibi Harahap; Endi Zunaedy Pasaribu
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 4 (2025): December
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i4.859

Abstract

This study aims to synthesize research findings from published articles addressing students’ mathematical communication skills and self-regulated learning. A systematic literature review (SLR) was conducted following a structured, standardized procedure, including the formulation of review questions, database selection, keyword identification, the definition of inclusion and exclusion criteria, article screening, and data extraction. Relevant studies were identified from reputable academic databases and systematically reviewed to ensure methodological rigor and transparency. The results of the analysis indicate that mathematics learning implemented through specific instructional models or learning strategies contributes to improvements in students’ mathematical communication skills and self-regulated learning. Furthermore, several studies report a positive relationship between mathematical communication skills and self-regulated learning in mathematics education. However, other studies reveal no significant relationship between these two variables. Various factors, including differences in sample characteristics, learning contexts, and research designs, influence these inconsistencies. Therefore, further studies using more controlled and consistent methodologies are needed to obtain more specific findings and to identify the key factors influencing the relationship between mathematical communication skills and self-regulated learning, thereby improving the quality of future research.
Penggunaan Media Manipulatif terhadap Pemahaman Konsep Matematika di Sekolah Dasar : Pengabdian Hetty Elfina; Dede Ibrahim Muthawali; Irham Habibi Harahap; Suci Dahlya Narpila; Zainal Azis; Elia Elfani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7382

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam membantu siswa memahami konsep penjumlahan dan perkalian sehingga diperlukan media yang konkret, interaktif, dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep matematika melalui media manipulatif Table Shapes T539 serta menciptakan pembelajaran yang lebih aktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 26 Medan dengan melibatkan 24 siswa kelas V menggunakan metode pendampingan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan angket yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan respons siswa sangat positif dengan persentase 73%–84% (kategori setuju hingga sangat setuju). Media Table Shapes T539 meningkatkan motivasi belajar, memudahkan pemahaman konsep penjumlahan dan perkalian, menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, serta menghubungkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika di sekolah dasar dan menjadi inspirasi bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif.
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Aritmatika Sosial Irham Habibi Harahap; Hetty Elfina; Dede Ibrahim Muthawali; Ammamiarihta Ammamiarihta; Endi Zunaedy Pasaribu
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5032

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji kemampuan literasi numerasi siswa SMP dalam melakukan penyelesaian soal cerita aritmatika sosial. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif di MTs Al Ulum Medan. Subjek penelitian yakni kelas VII-2 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Perolehan data dilakukan melalui tes tertulis berupa soal cerita dan wawancara. Hasil tes tersebut dibagi dalam tiga kategori tingkat kemampuan literasi numerasi, yakni tinggi, sedang, dan rendah. Selanjutnya peneliti memilih masing-masing seorang siswa mewakili setiap kategori untuk dianalisis mendalam. Prosedur analisis dilaksanakan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan pegambilan kesimpulan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa siswa yang memiliki kemampuan literasi numerasi tinggi dapat memenuhi semua indikator, yakni memahami informasi, menerapkan konsep dan strategi matematis, serta memberikan kesimpulan secara tepat. Siswa yang memiliki kemampuan sedang telah mampu menerapkan konsep dan strategi penyelesaian, namun belum optimal dalam memahami informasi yang diberikan dan menafsirkan hasil secara tepat. Sementara siswa yang memiliki kemampuan rendah mengalami kesukaran pada hampir seluruh indikator. Hasil wawancara menunjukkan bahwa ketelitian membaca soal, kebiasaan menuliskan informasi yang diketahui, serta minat siswa terhadap soal kontekstual menjadi penyebab yang mempengaruhi kemampuan literasi numerasi. Oleh karena itu, perlunya peran guru dalam membiasakan siswa menyelesaikan soal-soal kontekstual sesuai dengan kehidupan agar kemampuan literasi numerasi siswa dapat berkembang secara optimal.
Penggunaan Aplikasi Desmos Dalam Menyelesaikan Pertidaksamaan Linier di MAS Plus Al Ulum Medan: Penelitian Hetty Elfina; Dede Ibrahim Muthawali; Irham Habibi Harahap; Machrani Adi Putri Siregar; Nova Riani; Winanda Marito
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4846

Abstract

Materi pertidaksamaan linier sering kali menimbulkan kesulitan bagi siwa karena menuntut kemampuan memahami hubungan antara representasi aljabar dan grafik secara bersamaan. Kondisi ini menyebabkan rendahnya pemahaman konsep serta kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis visual, salah satuya adalah aplikasi Desmos. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan belajar siswa melalui pelatihan penggunaan aplikasi Desmos dalam menyelesaikan pertidaksamaan linier. Kegiatan ini dilaksanakan di MAS Plus Al Ulum Medan pada kelas X-2 dengan 33 siswa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa diberikan pengenalan aplikasi Desmos, demonstrasi penggunaan Desmos dalam menggambar grafik, serta praktik langsung menyelesaikan soal dengan pendampingan dosen. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi aktivitas siswa, analisis hasil latihan, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan aplikasi Desmos memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep. Siswa mampu memvisualisasikan grafik pertidaksamaan dan menentukan daerah penyelesaian dengan lebih tepat dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, antusiasme, dan motivasi belajar selama kegiatan berlangsung. Pembelajaran berbasis Desmos juga mendorong siswa untuk melakukan eksplorasi mandiri dan berpartisipasi aktif dalam diskusi belajar
Rancang Bangun Sistem Kontrol Otomatis Berbasis Panel Surya pada Mesin Spinner Oil Putra Agung Dwi Yanto; Indra Roza; Dede Ibrahim Muthawali; Budhi Santri Kusuma; Agus Almi Nasution
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i2.231

Abstract

Improving efficiency and sustainability in industrial processes is a key focus in modern technological development. This study aims to design an automatic control system for an oil spinner machine using renewable energy from solar panels. The system is intended to enhance operational efficiency, reduce reliance on conventional energy sources, and support environmentally friendly initiatives. It integrates sensors to monitor machine conditions such as speed and raw material levels, with a microcontroller unit connected to solar panels as an alternative energy source. The methodology includes system design, microcontroller programming, solar panel installation, and operational testing. Results show that the system successfully improved machine efficiency, reduced consumption of non-renewable energy, and contributed to lowering carbon emissions. This research provides a significant contribution to the development of renewable energy-based automation systems. It opens opportunities for similar applications in other industrial processes requiring efficient and eco-friendly solutions.
Pembuatan Biobriket dari Campuran Bottom Ash dengan Limbah Padat Kelapa Muda Menggunakan Lem Molase sebagai Bahan Bakar Alternatif Heriansyah Tampubolon; Dede Ibrahim Muthawali; Zainuddin Ginting; Jalaluddin Jalaluddin; Budhi Santri Kusuma
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 3 No 1 (2024): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v3i1.39

Abstract

Biobriquettes are solid fuels made from compressed organic residues with adhesives. Bottom ash, a byproduct of boiler combustion at PT Blang Ketumba, and young coconut solid waste both have high calorific value and can be utilized as bio briquettes. This study uses a mixture of young coconut waste and molasses adhesive. The research aims to assess the benefits of these materials in bio briquettes, analyze the composition of bottom ash and young coconut waste, and examine the impact of varying ratios of these materials with molasses adhesive. The biobriquette production process involves mixing bottom ash and coconut waste with 2%, 3%, and 4% molasses adhesive in ratios of 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, and 0:100. The resulting biobriquettes are evaluated for moisture, ash content, bulk density, combustion rate, and calorific value. The optimal biobriquette, with 25:75 bottom ash to coconut waste and 4% adhesive, showed 7.6% moisture, 5.9% ash, 14.76% volatiles, 71.74% fixed carbon, 1.74 g/cm³ density, 0.32 cal/sec combustion rate, and 5142 cal/g calorific value, meeting SNI 01-6235-2000 standards.
Karakteristik Biopelet Dari Limbah Kulit Kelapa Muda Dan Batok Kelapa Menggunakan Perekat Getah Pinus Sebagai Bahan Bakar Alternatif Sekar Aulia; Zainuddin Ginting; Dede Ibrahim Muthawali; Ishak Ishak; Muhammad Muhammad; Eddi Kurniawan; Budhi Santri Kusuma
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 3 No 1 (2024): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v3i1.61

Abstract

Biopellets are an energy source derived from biomass that can serve as a substitute for fossil fuels. This study uses young coconut waste consisting of husks and shells and coconut shells as the main raw materials. This research aims to analyze the characteristics of bio pellets through proximate analysis, calorific value, density, and combustion rate tests. The bio-pellets are produced through a carbonization process using pine resin adhesive with varying raw material compositions of 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, and 0:100, and adhesive concentrations of 10%, 20%, and 30%—previous research combined coconut shells with instant coffee grounds to create bio-pellets. The results of this study indicate that the best bio-pellets are made from a mixture of young coconut waste and coconut shells with a 25:75 ratio and 30% adhesive concentration. These bio-pellets have a moisture content of 7.0%, ash content of 0.8%, volatile matter of 14.76%, fixed carbon of 76.96%, combustion rate of 0.028 g/min, density of 1.410%, and a calorific value of 7468.51 cal/g, meeting the SNI 8021-2014 standards.
Pemanfaatan Teknologi Internet of Things IoT dalam Laboratorium Kimia Herlina Herlina; Dede Ibrahim Muthawali
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 3 No. 4: Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i4.460

Abstract

Laboratorium kimia merupakan tempat untuk melakukan berbagai macam penelitian dan eksperimen kimia Dalam pelaksanaannya laboratorium kimia membutuhkan berbagai macam peralatan dan bahan kimia yang harus dikelola dengan baik agar dapat berfungsi secara optimal dan aman Teknologi Internet of Things IoT dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam pengelolaan laboratorium kimia IoT dapat digunakan untuk memantau kondisi peralatan dan bahan kimia serta untuk mengontrol proses eksperimen secara otomatis Untuk meningkatkan pemanfaatan IoT dalam laboratorium kimia diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan teknologi IoT yang sesuai dengan kebutuhan laboratorium kimia Selain itu diperlukan juga sosialisasi dan pelatihan bagi tenaga kerja laboratorium agar dapat memanfaatkan teknologi IoT secara optimal